BREAKING NEWS
light_mode
Tag Terpopuler
Beranda » Kalbar » Raja Juli Minta Karhutla Jangan Dipolitisasi, Penanganan Harus Fokus dan Terus Waspada

Raja Juli Minta Karhutla Jangan Dipolitisasi, Penanganan Harus Fokus dan Terus Waspada

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

YoKalbar – Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni meminta persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak dipolitisasi. Menurutnya, penanganan karhutla membutuhkan kerja bersama seluruh pihak, mulai dari pemerintah, aparat, hingga masyarakat.

Raja Juli menyampaikan hal tersebut saat meninjau penanganan karhutla di Desa Rasau Jaya 3, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Senin (24/8/2026).

Ia mengatakan, kondisi karhutla saat ini sangat dinamis sehingga seluruh pihak harus tetap waspada meski jumlah hotspot di Kalimantan Barat mengalami penurunan.

“Jangan kita politisasi persoalan ini. Yang paling penting sekarang adalah bagaimana kita bersama-sama bekerja mengatasi karhutla,” kata Raja Juli.

Berdasarkan data Sistem Monitoring Hutan dan Lahan (Sipongi) per pukul 23.59 WIB malam sebelumnya, jumlah hotspot di Kalbar tercatat 28 titik. Sebarannya yakni 16 titik di Ketapang, 11 titik di Melawi, dan satu titik di Kubu Raya.

Sementara itu, jumlah hotspot tertinggi justru terpantau bergeser ke wilayah Sumatera. Sumatera Selatan tercatat memiliki 127 hotspot, Riau 54 hotspot, dan Jambi 40 hotspot.

“Beberapa hari yang lalu, minggu yang lalu, hotspot terbanyak itu ada di Kalimantan. Tapi per malam tadi, data yang sangat dinamis ini menunjukkan hotspot terbanyak pindah ke Sumatera,” ujarnya.

Meski demikian, Raja Juli mengingatkan penurunan hotspot tidak serta-merta berarti persoalan karhutla telah selesai. Terlebih, kondisi lahan gambut membuat asap dapat bertahan meski api di permukaan sudah tidak terlihat.

“Tidak adanya hotspot tidak berarti aman dari asap. Di sini apinya sudah tidak ada, tetapi asapnya masih tetap ada. Karena ini daerah gambut, pembakaran tidak sempurna sehingga asapnya lebih banyak dibandingkan tanah mineral,” jelasnya.

Raja Juli mengapresiasi kerja bersama pemerintah daerah, TNI-Polri, BNPB, Manggala Agni, BPBD, relawan, serta masyarakat dalam penanganan karhutla di Kalbar. Ia juga menyebut operasi water bombing yang dilakukan turut membantu menekan titik panas.

Namun, ia menegaskan penurunan angka hotspot tidak boleh membuat semua pihak lengah. Musim kemarau masih berlangsung dan September diperkirakan menjadi salah satu periode yang perlu diwaspadai.

“Angkanya sangat dinamis. Kita tidak boleh berbangga hati kemudian tidak mawas diri dan tidak hati-hati,” katanya.

Raja Juli juga mengajak masyarakat tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar, khususnya dalam kondisi cuaca kering.

“Partisipasi masyarakat untuk tidak melakukan land clearing di saat-saat kering seperti ini akan sangat menolong,” tutupnya.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Di Tengah Isu Global, Imigrasi Catatkan Kenaikan PNBP 6.42% dari Sektor Visa pada Semester I Tahun 2026

    Di Tengah Isu Global, Imigrasi Catatkan Kenaikan PNBP 6.42% dari Sektor Visa pada Semester I Tahun 2026

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    JAKARTA – Direktorat Jenderal Imigrasi mencatatkan kenaikan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari sektor visa sebesar 6,42% pada semester I tahun 2026 (Rp 2.815.639.500.000), dibanding periode yang sama di tahun 2025 (Rp. 2.645.712.900.000). PNBP dari sektor visa tetap tercatat naik di tengah ketidakpastian kondisi global sejak awal tahun. Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, menekankan bahwa […]

  • Gubernur Norsan Buka EXPO REI dan Andalkan untuk Bantu Program 3 Juta Rumah Subsidi

    Gubernur Norsan Buka EXPO REI dan Andalkan untuk Bantu Program 3 Juta Rumah Subsidi

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YoKalbar — Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan mendorong Real Estate Indonesia (REI) Kalimantan Barat ikut mempercepat realisasi Program 3 Juta Rumah yang menjadi program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Hal tersebut disampaikan Ria Norsan saat menghadiri pembukaan REI Kalbar Expo 2026 di Gaia Bumi Raya City, Kabupaten Kubu Raya, Rabu (26/8/2026). Ria Norsan mengatakan, realisasi Program […]

  • Penggerebekan Safe House Ilegal di Kubu Raya, Polisi Tetapkan 2 Tersangka

    Penggerebekan Safe House Ilegal di Kubu Raya, Polisi Tetapkan 2 Tersangka

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      YOKALBAR KUBU RAYA – Tim Macan Raya Satreskrim Polres Kubu Raya berhasil menggagalkan upaya pengiriman 19 Calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) non-prosedural yang hendak diselundupkan ke Malaysia. Sebuah rumah yang berlokasi di Desa Kapur, Kecamatan Sungai Raya, yang dijadikan “save house” ilegal digerebek petugas pada Sabtu malam, 10 Januari 2026. Operasi senyap ini mengungkap […]

  • Gubernur Ria Norsan Targetkan Jalan Mantap Kalbar Capai 80 Persen dalam Lima Tahun

    Gubernur Ria Norsan Targetkan Jalan Mantap Kalbar Capai 80 Persen dalam Lima Tahun

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      Gubernur Ria Norsan Targetkan Jalan Mantap Kalbar Capai 80 Persen dalam Lima Tahun YoKalbar Pontianak— Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menargetkan tingkat kemantapan jalan di Kalimantan Barat dapat meningkat hingga 80 persen dalam lima tahun ke depan. Saat ini, kondisi jalan mantap di provinsi tersebut masih berada di kisaran 60 persen. Norsan mengatakan, pemerintah […]

  • OUTBOUND HARDIKNAS 2026: Kala Para Kepala Sekolah di Singkawang Melepas Singkawang Melepas Penat dan Menggalang Kekuatan

    OUTBOUND HARDIKNAS 2026: Kala Para Kepala Sekolah di Singkawang Melepas Singkawang Melepas Penat dan Menggalang Kekuatan

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR, SINGKAWANG – Deburan ombak di Palm Beach Singkawang menjadi saksi kekompakan para pejuang pendidikan. Sebanyak 134 Kepala SD dan SMP se-Kota Singkawang berkumpul untuk mengikuti kegiatan outbound dalam rangka memeriahkan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026, Kamis (7/5/2026). Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 13.00 hingga 17.30 WIB ini dikemas dengan konsep unik: khidmat namun […]

  • Jambret Viral di Pontianak Ditangkap Tim Jatanras,  Pelaku Residivis dan Masih di Bawah Umur

    Jambret Viral di Pontianak Ditangkap Tim Jatanras, Pelaku Residivis dan Masih di Bawah Umur

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Yokalbar PONTIANAK – Tim Jatanras Satreskrim Polresta Pontianak berhasil mengamankan dua anak di bawah umur yang diduga sebagai pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) yang sempat viral di media sosial. Kedua terduga pelaku diamankan pada Selasa (20/1/2026) sekitar pukul 17.00 WIB, setelah aksi penjambretan yang mereka lakukan terekam kamera dan beredar luas melalui media sosial Instagram. […]

expand_less