BREAKING NEWS
light_mode
Tag Terpopuler
Beranda » Lain-lain » Tata Kelola Ruang Laut jadi Fokus DKP Kalbar Agar Pembangunan Pesisir Berkelanjutan

Tata Kelola Ruang Laut jadi Fokus DKP Kalbar Agar Pembangunan Pesisir Berkelanjutan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

YOKALBAR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus memperkuat tata kelola ruang laut sebagai fondasi pembangunan pesisir yang berkelanjutan.

Upaya tersebut diwujudkan melalui Rapat Koordinasi Tata Kelola Ruang Laut dan Pemanfaatan Ruang Laut Kewenangan Provinsi Kalimantan Barat yang digelar di Ruang Rapat Arwana, Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Jumat (29/5/2026).

Rapat yang dipimpin Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kalimantan Barat itu menjadi forum strategis untuk menyelaraskan kebijakan dan memperkuat koordinasi lintas sektor dalam pemanfaatan ruang laut yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Barat, Natalia Karyawati, mengatakan pengelolaan ruang laut memerlukan sinergi berbagai pihak agar pembangunan dapat berjalan selaras dengan upaya menjaga kelestarian ekosistem pesisir.

“Ruang laut memiliki banyak fungsi dan kepentingan, sehingga pengelolaannya harus dilakukan secara terintegrasi. Melalui koordinasi ini, kami ingin menyamakan persepsi seluruh pemangku kepentingan agar pemanfaatan ruang laut dapat mendukung pembangunan sekaligus tetap menjaga keberlanjutan lingkungan,” ujarnya.

Rapat tersebut dihadiri oleh unsur Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, Pemerintah Kabupaten Ketapang, serta sejumlah organisasi perangkat daerah dan instansi yang membidangi perencanaan pembangunan, hukum, perekonomian, kelautan dan perikanan, lingkungan hidup, investasi, perhubungan, pariwisata, tata ruang, hingga pengelolaan kawasan konservasi.

Dalam forum tersebut, peserta membahas berbagai strategi pengelolaan ruang laut yang mampu mengakomodasi kebutuhan pembangunan, investasi, dan aktivitas ekonomi masyarakat tanpa mengesampingkan aspek perlindungan lingkungan.

Menurut Natalia, tata kelola ruang laut yang baik menjadi pedoman penting dalam setiap proses pemanfaatan ruang sehingga potensi konflik kepentingan dapat diminimalkan dan pembangunan dapat berlangsung lebih terarah.

“Perencanaan yang baik akan memberikan kepastian dalam pemanfaatan ruang laut, baik bagi masyarakat maupun pelaku usaha. Di sisi lain, kelestarian ekosistem pesisir dan laut tetap menjadi prioritas agar sumber daya yang dimiliki dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan,” katanya.

Ia menambahkan, koordinasi lintas sektor juga diperlukan untuk memperkuat sinkronisasi kebijakan antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan instansi terkait. Dengan demikian, setiap program pembangunan di wilayah pesisir dapat berjalan lebih efektif, terukur, dan saling mendukung.

Melalui rapat koordinasi tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat berharap tata kelola ruang laut semakin tertib dan terpadu, sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kelautan sekaligus menjaga keseimbangan antara pemanfaatan sumber daya dan pelestarian lingkungan sebagai bagian dari pembangunan ekonomi biru di Kalimantan Barat.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • GMD Serimbu, Norsan Dorong Potensi Desa Jadi Penggerak Ekonomi Masyaraka

    GMD Serimbu, Norsan Dorong Potensi Desa Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat

    • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKAlBAR LANDAK – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menegaskan bahwa program Gema Membangun Desa (GMD) bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan upaya nyata mendekatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat hingga ke wilayah pedalaman. Hal tersebut disampaikan Norsan saat membuka kegiatan Gema Membangun Desa (GMD) ke-4 di Desa Serimbu, Kecamatan Air Besar, Kabupaten Landak, Sabtu (29/8/2026). “Hari ini […]

  • Gubernur Norsan Sebut Titik Api Karhutla Kalbar Turun Drastis Jadi 28

    Gubernur Norsan Sebut Titik Api Karhutla Kalbar Turun Drastis Jadi 28

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YoKalbar PONTIANAK-– Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menyebut jumlah titik api kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalbar mengalami penurunan drastis. Dari sebelumnya lebih dari 2.000 titik, kini tersisa 28 titik api. Norsan menyampaikan kondisi tersebut usai mengecek langsung penanganan karhutla di Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, bersama Menteri Kehutanan Republik Indonesia Raja Juli […]

  • Olahraga Bersama Lansia, Ketua TP PKK Kalbar Tegaskan Pentingnya Kesehatan dan Kepedulian Sosial

    Olahraga Bersama Lansia, Ketua TP PKK Kalbar Tegaskan Pentingnya Kesehatan dan Kepedulian Sosial

    • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    KUBU RAYA – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Barat, Erlina Ria Norsan,menegaskan pentingnya perhatian terhadap kesehatan dan kesejahteraan lanjut usia (lansia). Pesan tersebut disampaikan Erlina saat mengikuti olahraga bersama para lansia di Halaman UPT Panti Sosial Rehabilitasi Lanjut Usia dan Rehabilitasi Penyandang Disabilitas Mulia Dharma Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Barat, Jalan Adisucipto, Kabupaten Kubu […]

  • Diduga Kompor Minyak Meledak, Satu Unit Rumah Terbakar Di Pontianak Barat

    Diduga Kompor Minyak Meledak, Satu Unit Rumah Terbakar Di Pontianak Barat

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      Yokalbar PONTIANAK – Peristiwa kebakaran kembali terjadi di wilayah Kota Pontianak. Kali ini, satu unit rumah tinggal yang berstatus kontrakan di Jalan Apel Gang Gandaria, Kelurahan Sei Jawi Luar, Kecamatan Pontianak Barat dilalap si jago merah, Jumat malam (3/4/2026). Kapolsek Pontianak Barat AKP Basuki melalui Kanit Reskrim Ipda Alvon Oktobertus membenarkan kejadian tersebut. Ia […]

  • Direktur Bank Kalbar, Rokidi yang menyatakan penurunan TKD justru membuka peluang pembiayaan bagi bank daerah untuk membantu pemerintah kabupaten dan kota dalam menjaga kesinambungan pembangunan.

    Bank Kalbar Dorong Pertumbuhan Kredit Produktif dan Konsumtif, ini Alasannya

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR – PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Barat (Bank Kalbar) menyatakan optimisme dalam menghadapi tahun 2026 dengan menitikberatkan strategi pada peningkatan ekspansi kredit serta optimalisasi pinjaman daerah. Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Direktur Utama Bank Kalbar, Rokidi, dalam konferensi pers di Aula Kantor Utama Bank Kalbar, Pontianak, Selasa, 6 Januari 2026. Rokidi menjelaskan bahwa fokus […]

  • Akses Terbatas Saat Banjir, BPBD Kalbar Dorong Warga Rawan Banjir Siap Evakuasi Mandiri

    Akses Terbatas Saat Banjir, BPBD Kalbar Dorong Warga Rawan Banjir Siap Evakuasi Mandiri

    • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Barat mengingatkan masyarakat di wilayah rawan banjir rob dan pasang tinggi untuk meningkatkan kesiapsiagaan mandiri. Hal ini menyusul peringatan dini Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait potensi pasang tinggi di sejumlah wilayah, termasuk Pontianak dan Kendawangan, Kabupaten Ketapang. Ketua Satgas Informasi Bencana BPBD Kalbar, Daniel, […]

expand_less