BREAKING NEWS
light_mode
Tag Terpopuler
Beranda » Kalbar » Hadapi Ancaman Karhutla, BPBD Kalbar Perkuat Mitigasi dan Patroli Terpadu

Hadapi Ancaman Karhutla, BPBD Kalbar Perkuat Mitigasi dan Patroli Terpadu

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PONTIANAK– Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Barat terus mematangkan kesiapsiagaan menghadapi puncak musim kemarau 2026 melalui berbagai strategi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Upaya tersebut dilakukan dengan memperkuat koordinasi lintas instansi, meningkatkan pemantauan wilayah rawan, hingga menyiapkan dukungan operasi udara.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat telah menetapkan Status Siaga Darurat Bencana Karhutla yang berlaku sejak 2 Februari hingga 15 November 2026 sebagai dasar pelaksanaan berbagai langkah mitigasi di seluruh wilayah.

Ketua Satuan Tugas Informasi Bencana BPBD Provinsi Kalimantan Barat, Daniel, mengatakan kesiapsiagaan menjadi prioritas utama agar potensi kebakaran dapat dicegah sejak dini sebelum meluas.

Menurutnya, BPBD bersama TNI, Polri, Manggala Agni, BMKG, serta BPBD kabupaten dan kota terus memperkuat koordinasi dalam pemantauan kondisi lapangan. Pemanfaatan data satelit dan informasi cuaca juga dilakukan secara rutin untuk mendukung deteksi dini terhadap potensi munculnya titik panas.

Selain pemantauan berbasis teknologi, patroli terpadu terus digelar di wilayah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap karhutla. Berdasarkan pemetaan yang dilakukan BPBD, terdapat 355 desa dan kelurahan di 14 kabupaten/kota yang masuk kategori rawan sehingga menjadi fokus pengawasan selama musim kemarau.

BPBD juga menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya membuka lahan tanpa pembakaran. Edukasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus mengurangi risiko terjadinya kebakaran akibat aktivitas manusia.

Di sisi lain, kesiapan sumber daya juga terus diperkuat melalui pendataan personel, sarana, dan prasarana penanggulangan bencana yang dimiliki seluruh BPBD kabupaten/kota. Langkah ini dilakukan untuk memastikan setiap daerah mampu merespons secara cepat apabila terjadi kebakaran.

Memasuki periode kemarau yang diperkirakan mencapai puncaknya pada Agustus hingga September 2026, BPBD bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan BMKG menyiapkan pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) sebagai salah satu upaya mengurangi potensi meluasnya kebakaran.

Selain OMC, dukungan armada udara berupa helikopter patroli dan helikopter water bombing juga dipersiapkan untuk mempercepat pemantauan sekaligus membantu proses pemadaman apabila terjadi kebakaran di wilayah yang sulit dijangkau melalui jalur darat.

Berdasarkan data BPBD Provinsi Kalimantan Barat, luas lahan yang terdampak kebakaran sepanjang Januari hingga 31 Mei 2026 mencapai 28.216,32 hektare. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius pemerintah untuk memperkuat langkah pencegahan sejak awal musim kemarau.

Daniel menegaskan bahwa keberhasilan pengendalian karhutla memerlukan keterlibatan seluruh unsur, mulai dari pemerintah pusat dan daerah, TNI, Polri, Manggala Agni, Brigade Pengendalian Karhutla, dunia usaha, hingga masyarakat melalui Masyarakat Peduli Api (MPA), Desa Tangguh Bencana, relawan, serta tokoh masyarakat.

“Kami mengajak seluruh elemen untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat kerja sama dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan. Pencegahan sejak dini merupakan langkah paling efektif untuk menghindari terjadinya karhutla dalam skala besar,” ujar Daniel.

Melalui sinergi yang terus diperkuat tersebut, BPBD Kalbar berharap penanganan karhutla tahun 2026 dapat berjalan lebih efektif sehingga dampak terhadap lingkungan, kesehatan masyarakat, dan aktivitas ekonomi dapat diminimalkan.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rokidi, Direktur Utama Bank Kalbar

    Anggota DPRD Puji Kinerja Bank Kalbar

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR PONTIANAK – Komisi III DPRD Kalimantan Barat mendorong optimalisasi Badan Usaha Milik Daerah agar lebih sehat secara bisnis dan mampu memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah. Ketua Komisi III DPRD Kalbar, Syarif Amin Muhammad menilai BUMD menjadi salah satu instrumen untuk memperkuat kemandirian fiskal daerah di tengah keterbatasan anggaran. Bank Kalbar yang telah […]

  • Siagakan Tim Satgas Karhutla, BPBD Kalbar Kerahkan Lima Tim Padamkan Api di Sekitar SMA Negeri 4 Kubu Raya

    Siagakan Tim Satgas Karhutla, BPBD Kalbar Kerahkan Lima Tim Padamkan Api di Sekitar SMA Negeri 4 Kubu Raya

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    KUBU RAYA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Barat terus melanjutkan operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan sekitar SMA Negeri 4 Kubu Raya, Jumat (16/7/2026). Sebanyak lima tim pemadaman diterjunkan untuk memastikan api tidak kembali membesar dan tidak merambat ke permukiman warga. Danru Satgas Darat BPBD Kalbar, Cut Mahdalena, mengatakan […]

  • Cari Solusi Penerbangan Di Masa Kabut Asap, Walikota Singkawang dan Danlanud Supadio Bahas Penggunaan Slot Time Diluar Jadwal Resmi

    Cari Solusi Penerbangan Di Masa Kabut Asap, Walikota Singkawang dan Danlanud Supadio Bahas Penggunaan Slot Time Diluar Jadwal Resmi

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Yokalbar ​PONTIANAK – Walikota Singkawang, Tjhai Chui Mie bersama Kepala Dinas Perhubungan Kota Singkawang, Kepala BMKG Stasiun Singkawang, General Manager AirNav Indonesia Cabang Pontianak, serta DM Lion Air Group Wilayah Pontianak melaksanakan pertemuan strategis dengan Komandan Lanud Supadio, Marsma TNI Sidik Setiyono, S.E., M.Han., 18 September 2026. ​Pertemuan ini digelar guna membahas langkah-langkah optimalisasi operasional […]

  • Gubernur Ria Norsan Turut Berjibaku Padamkan Api di Rasau Jaya

    Gubernur Ria Norsan Turut Berjibaku Padamkan Api di Rasau Jaya

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YoKalbar – Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan turun langsung meninjau sekaligus ikut melakukan pemadaman kebakaran lahan di kawasan Sekunder C, Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, Rabu (2/9/2026). Di tengah upaya pemadaman yang dilakukan tim gabungan, Norsan kembali mengingatkan masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. “Punya lahan kosong, baik untuk pertanian […]

  • Dugaan Tipikor Pengadaan Minyak Non Subsidi, Jaksa Geledah Paksa Kantor Distrik Navigasi Pontianak

    Dugaan Tipikor Pengadaan Minyak Non Subsidi, Jaksa Geledah Paksa Kantor Distrik Navigasi Pontianak

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR – Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat pada melakukan upaya paksa, menggeledah Kantor Distrik Navigasi Kelas III Pontianak di Jalan Khatulistiwa No.149 Siantan Hilir, Kecamatan Pontianak Utara, Kota Pontianak, dalam penyidikan dugaan tindak pidana korupsi penyimpangan pengadaan minyak Non Subsidi di Distrik Navigasi Kelas III Pontianak Tahun Anggaran 2020, Senin (29/12/2025) mulai Pukul 08.30 […]

  • Taman Nasional Terbakar , Gubernur Norsan Instruksikan BPBD Kerahkan Helikopter Water Bombing

    Taman Nasional Terbakar , Gubernur Norsan Instruksikan BPBD Kerahkan Helikopter Water Bombing

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Yokalbar PONTANAK – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan menyiapkan langkah penanganan untuk mengatasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di kawasan Taman Nasional Gunung Palung (TNGP) di Kabupaten Kayong Utara. Salah satu upaya yang disiapkan yakni pengerahan helikopter untuk melakukan operasi water bombing. Langkah ini dinilai diperlukan untuk membantu mempercepat pemadaman, terutama apabila titik […]

expand_less