Kunjungi Rumah Betang Saham, Disdikbud Kalbar Tekankan Pentingnya Penguatan Budaya Lokal di Sekolah
- account_circle Admin
- calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Foto Wikipedia
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
LANDAK – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Barat menegaskan komitmennya mengintegrasikan pelestarian budaya lokal dengan penguatan sektor pendidikan. Komitmen tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikbud Kalbar, Sy Faisal Indahmawan Alkadri, saat melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Landak, Rabu (4/3/2026).
Usai meninjau kegiatan belajar mengajar di SMA Negeri 3 Sengah Temila, Faisal melanjutkan kunjungan ke Rumah Betang Saham, salah satu cagar budaya yang menjadi simbol warisan budaya masyarakat Dayak di Kabupaten Landak.
Menurut Faisal, kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pendidikan dan kebudayaan dalam membangun karakter generasi muda.
“Pendidikan yang baik harus dibarengi dengan penguatan nilai-nilai budaya lokal. Karena itu, pelestarian budaya daerah juga menjadi perhatian kami agar tetap dikenal, dipahami, dan diwariskan kepada generasi muda,” ujarnya.
Ia menilai sekolah memiliki peran strategis dalam menanamkan kecintaan terhadap budaya daerah sejak dini. Selain memberikan pengetahuan akademik, sekolah juga diharapkan mampu membentuk karakter peserta didik melalui pengenalan sejarah, adat istiadat, serta nilai-nilai budaya yang hidup di tengah masyarakat.
Sebelumnya, dalam kunjungan ke SMA Negeri 3 Sengah Temila, Faisal berdialog dengan kepala sekolah dan dewan guru untuk mendengarkan berbagai kebutuhan sekolah, mulai dari sarana dan prasarana hingga tantangan yang dihadapi dalam proses pembelajaran.
“Kami ingin mendengar langsung kondisi di lapangan, baik terkait kebutuhan sekolah maupun tantangan dalam proses belajar mengajar. Dengan komunikasi yang baik, solusi yang tepat juga dapat dirumuskan bersama,” katanya.
Melalui kunjungan tersebut, Disdikbud Kalbar berharap terjalin sinergi yang semakin kuat antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat dalam meningkatkan mutu pendidikan tanpa mengesampingkan pelestarian budaya lokal.
Menurut Faisal, pendidikan dan kebudayaan merupakan dua pilar yang saling melengkapi dalam mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter serta identitas budaya yang kuat sebagai bagian dari pembangunan Kalimantan Barat.
- Penulis: Admin

Saat ini belum ada komentar