BREAKING NEWS
light_mode
Tag Terpopuler
Beranda » Kalbar » Disdikbud Kalbar Dorong Sekolah Terbuka Soal Informasi Pendidikan, dari BOS hingga Kebijakan Akademik

Disdikbud Kalbar Dorong Sekolah Terbuka Soal Informasi Pendidikan, dari BOS hingga Kebijakan Akademik

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

YOKALBAR- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Barat mendorong seluruh satuan pendidikan untuk memperkuat budaya keterbukaan informasi sebagai bagian dari peningkatan pelayanan publik di bidang pendidikan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikbud Kalbar, Syarif Faisal Indahmawan Alkadri, mengatakan transparansi informasi menjadi salah satu kunci dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan pendidikan.

Hal tersebut disampaikan Faisal dalam momentum Hari Keterbukaan Informasi Nasional (HKIN) 2026, Kamis (30/4/2026).

Menurutnya, keterbukaan informasi bukan hanya sebatas memenuhi kewajiban sebagai badan publik, tetapi juga menjadi upaya menciptakan tata kelola pendidikan yang lebih akuntabel dan melibatkan partisipasi masyarakat.

“Keterbukaan informasi harus menjadi bagian dari budaya kerja. Masyarakat perlu mendapatkan akses informasi pendidikan yang jelas, akurat, dan mudah dipahami,” ujarnya.

Faisal menilai sekolah sebagai ujung tombak layanan pendidikan memiliki peran besar dalam menerapkan prinsip keterbukaan informasi. Karena itu, ia meminta seluruh sekolah mampu mengelola informasi secara baik, termasuk terkait program pendidikan, layanan siswa, hingga penggunaan anggaran.

Ia menegaskan, transparansi pengelolaan informasi juga penting untuk mendorong pengawasan bersama antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat.

“Sekolah tidak boleh tertutup terhadap permintaan informasi selama sesuai dengan aturan. Keterbukaan akan memperkuat kepercayaan publik terhadap layanan pendidikan,” katanya.

Selain kepada aparatur dan tenaga kependidikan, Faisal juga menekankan pentingnya memberikan pemahaman keterbukaan informasi kepada peserta didik.

Menurutnya, siswa perlu dibekali kemampuan memahami informasi secara benar agar mampu menghadapi tantangan era digital yang dipenuhi berbagai informasi.

“Keterbukaan informasi juga menjadi bagian dari pendidikan karakter. Siswa harus mampu mencari informasi yang benar, memahami haknya, dan tidak mudah terpengaruh informasi yang tidak valid,” jelasnya.

Ia berharap momentum HKIN 2026 dapat menjadi penguat komitmen seluruh jajaran pendidikan di Kalimantan Barat untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Dengan keterbukaan informasi yang semakin baik, Disdikbud Kalbar optimistis hubungan antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat dapat semakin kuat dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan di daerah.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hadapi Potensi Banjir, TRC BPBD Kalbar Disiagakan Pantau Titik Rawan

    Hadapi Potensi Banjir, TRC BPBD Kalbar Disiagakan Pantau Titik Rawan

    • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Barat menyiagakan Tim Reaksi Cepat (TRC) hingga ke tingkat kabupaten dan kota untuk menghadapi potensi bencana banjir di sejumlah wilayah. Ketua Satgas Informasi Bencana BPBD Kalbar, Daniel, mengatakan TRC BPBD memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam pemantauan, asesmen cepat, dan penanganan awal saat terjadi bencana. […]

  • Pasal 311 KUHP: “Barang siapa dengan sengaja menuduh orang lain melakukan suatu perbuatan dengan maksud agar diketahui oleh umum, padahal tuduhan itu tidak benar, dapat dikenakan hukuman penjara paling lama 4 tahun.”

    Hoax Bisa Dipidana dan Masuk Penjara

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR (UNTAR FAKULTAS HUKUM)  – Di era digital saat ini, penyebaran berita bohong atau hoax menjadi masalah serius yang dapat memicu kepanikan, konflik sosial, bahkan kerugian materiil dan immateriil. Pemerintah Indonesia telah mengatur sanksi bagi pelaku penyebaran hoax melalui berbagai peraturan perundang-undangan, terutama dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), Kitab Undang-Undang Hukum Pidana […]

  • Dua Sekolah Terdampak Banjir, Masing-masing di Sekadau dan Sanggau

    Dua Sekolah Terdampak Banjir, Masing-masing di Sekadau dan Sanggau

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR -Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kalimantan Barat berdampak langsung terhadap aktivitas pembelajaran di dua sekolah menengah atas, yakni SMAN 2 Nanga Taman di Kabupaten Sekadau dan SMAN 2 Sekayam di Kabupaten Sanggau. Gangguan terjadi akibat terputusnya akses dan genangan air yang merendam bangunan sekolah. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalbar, […]

  • Yudisium FIPPS UPGRI Pontianak Resmi Dikukuhkan, Lulusan Siap Menjemput Peluang dan Tunjukkan Kontribusi Nyata

    Yudisium FIPPS UPGRI Pontianak Resmi Dikukuhkan, Lulusan Siap Menjemput Peluang dan Tunjukkan Kontribusi Nyata

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Citizen Reporter Arif Januardi, M.Pd Yokalbar PONTIANAK – Suasana haru dan penuh kebanggaan mewarnai pelaksanaan yudisium program sarjana dan magister Fakultas Ilmu Pendidikan dan Pengetahuan Sosial (FIPPS) Universitas PGRI Pontianak tahun akademik 2025/2026, Senin, (6/4/2026). Kegiatan ini berlangsung khidmat di Grand Anggrek Lantai 3, IBIS Hotel Pontianak City Center. Acara tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan […]

  • Lonjakan Titik Panas Awal 2026, BPBD Kalbar Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla

    Lonjakan Titik Panas Awal 2026, BPBD Kalbar Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR – Lonjakan jumlah titik panas (hotspot) di Kalimantan Barat pada awal 2026 menjadi alarm dini potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Berdasarkan data Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), tercatat sebanyak 1.575 hotspot tersebar di 14 kabupaten/kota sepanjang periode 1–30 Januari 2026. Koordinator Harian Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Penanggulangan Bencana BPBD Kalimantan Barat, Daniel, […]

  • Kalbar Kini Punya “Alarm Tsunami” Real-Time, Peringatan Bisa Tiba dalam Hitungan Menit

    Kalbar Kini Punya “Alarm Tsunami” Real-Time, Peringatan Bisa Tiba dalam Hitungan Menit

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR– Sistem peringatan dini bencana di Kalimantan Barat kini semakin diperkuat. Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kalimantan Barat melalui Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) resmi dilengkapi perangkat Warning Receiver System InaTEWS, yang berfungsi sebagai “alarm” tsunami berbasis data real-time. Perangkat dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ini telah terpasang sejak Sabtu, 28 Februari 2026, sebagai bagian dari […]

expand_less