BREAKING NEWS
light_mode
Tag Terpopuler
Beranda » Kalbar » Dua Sekolah Terdampak Banjir, Masing-masing di Sekadau dan Sanggau

Dua Sekolah Terdampak Banjir, Masing-masing di Sekadau dan Sanggau

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

YOKALBAR -Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kalimantan Barat berdampak langsung terhadap aktivitas pembelajaran di dua sekolah menengah atas, yakni SMAN 2 Nanga Taman di Kabupaten Sekadau dan SMAN 2 Sekayam di Kabupaten Sanggau.

Gangguan terjadi akibat terputusnya akses dan genangan air yang merendam bangunan sekolah.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalbar, Syarif Faisal Indahmawan Alkadri, menjelaskan bahwa laporan pertama diterima pihaknya pada 7 Januari 2026 terkait kondisi SMAN 2 Nanga Taman.

“Sekolahnya memang belum tergenang banjir, tetapi pelajar, dan guru tidak bisa menuju sekolah karena jembatan itu satu-satunya akses,” ujarnya, Senin (12/1).

Ia menyebut jembatan yang putus membuat seluruh aktivitas belajar tatap muka terhenti. Disdikbud Kalbar pun segera mengambil langkah darurat dengan menginstruksikan pembelajaran mandiri dari rumah.

Namun upaya pembelajaran jarak jauh tidak berjalan optimal karena keterbatasan infrastruktur.

Internet juga tidak tersedia di sana, sehingga pembelajaran tidak bisa dilakukan secara daring. Guru-guru memberikan materi penugasan secara lisan kepada masing-masing pelajar,” kata Faisal.

Selain itu, pihaknya meminta orang tua berperan aktif mengawasi anak-anak selama belajar dari rumah, terutama di tengah situasi banjir yang berisiko terhadap keselamatan.

Sementara itu, kondisi berbeda terjadi di SMAN 2 Sekayam. Pada 8 Januari 2026, sekitar 70 persen gedung sekolah tersebut sempat terendam banjir.

“Untuk Sekayam, kondisi banjir sudah sampai ke sekolah. Namun karena akses listrik, dan internet masih tersedia, pembelajaran masih bisa dilakukan secara daring,” jelasnya.

Meski akses daring memungkinkan, Disdikbud Kalbar tetap meliburkan siswa dari pembelajaran tatap muka hingga situasi benar-benar aman. Hingga kini, pembelajaran di dua sekolah tersebut belum sepenuhnya kembali normal.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hotspot Turun, Pemprov Kalbar Tak Turunkan Kesiapsiagaan

    Hotspot Turun, Pemprov Kalbar Tak Turunkan Kesiapsiagaan

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Yokalbar PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat tidak menurunkan kesiapsiagaan dalam menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), meski jumlah titik panas dengan tingkat kepercayaan tinggi telah mengalami penurunan. Gubernur Kalbar Ria Norsan mengatakan status tanggap darurat karhutla diperpanjang selama 14 hari ke depan sebagai langkah antisipasi. Menurut Norsan, keputusan tersebut diperlukan karena kondisi di lapangan […]

  • Geger Suara Ledakan di SMPN 3 Kubu Raya, Aktivitas Sekolah Langsung Dihentikan

    Geger Suara Ledakan di SMPN 3 Kubu Raya, Aktivitas Sekolah Langsung Dihentikan

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      KUBU RAYA –SMP Negeri 3 Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya digegerkan suara ledakan yang sangat keras. Akibatnya suasana sekolah mendadak mencekam, para murid panik ketakutan. Selasa (3/2/2026). Peristiwa itu terjadi tak lama setelah jam istirahat berakhir. Para murid yang baru kembali ke kelas dikejutkan oleh suara ledakan keras yang diduga menurut sejumlah informasi […]

  • Terus Diserang Fitnah Keji, Gubernur Ria Norsan : Ada Upaya Sistematis Cemarkan Nama Baik Dirinya dan Keluarga

    Terus Diserang Fitnah Keji, Gubernur Ria Norsan : Ada Upaya Sistematis Cemarkan Nama Baik Dirinya dan Keluarga

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Yokalbar Pontianak, – Gubernur Kalimantan Barat, Drs. H. Ria Norsan, MH, dengan tegas membantah pemberitaan di salah satu media yang menyebutkan bahwa pada tahun 2026 Tim Airlangga diduga menguasai sekitar 800 proyek penunjukan langsung (PL) di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat. Menurut H. Ria Norsan, informasi tersebut sama sekali […]

  • Hadapi Ancaman Karhutla, BPBD Kalbar Perkuat Mitigasi dan Patroli Terpadu

    Hadapi Ancaman Karhutla, BPBD Kalbar Perkuat Mitigasi dan Patroli Terpadu

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    PONTIANAK– Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Barat terus mematangkan kesiapsiagaan menghadapi puncak musim kemarau 2026 melalui berbagai strategi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Upaya tersebut dilakukan dengan memperkuat koordinasi lintas instansi, meningkatkan pemantauan wilayah rawan, hingga menyiapkan dukungan operasi udara. Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat telah menetapkan Status Siaga Darurat Bencana Karhutla yang […]

  • Bupati Mempawah Pastikan Pemkab Mempawah Dukung Penuh PSN

    Bupati Mempawah Pastikan Pemkab Mempawah Dukung Penuh PSN

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR MEMPAWAH -Bupati Mempawah, Erlina, menghadiri kegiatan Konsultasi Publik Pengembangan Industri Aluminium Terintegrasi dalam Kerangka Program Strategis Nasional (PSN) yang digelar di Hotel Novotel Pontianak, Rabu (18/2/2026). Dalam kegiatan tersebut, Bupati Erlina didampingi Wakil Bupati Mempawah Juli Suryadi, Sekretaris Daerah Kabupaten Mempawah Ismail, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Konsultasi publik ini dilaksanakan […]

  • Ketapang Jadi Prioritas, BNPB Siapkan Base Camp Heli Water Bombing

    Ketapang Jadi Prioritas, BNPB Siapkan Base Camp Heli Water Bombing

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR PONTIANAK – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Barat menggelar Rapat Koordinasi Penanggulangan Bencana selama dua hari untuk menyatukan langkah seluruh BPBD kabupaten/kota dalam menghadapi ancaman bencana, khususnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih berpotensi terjadi. Ketua Satgas Informasi BPBD Kalbar, Daniel, mengatakan rakor tersebut bertujuan menginventarisasi berbagai persoalan penanganan bencana di daerah […]

expand_less