Wakil Gubernur Kalbar Hadiri Musda Pemuda Batak
- account_circle Admin
- calendar_month Sabtu, 21 Mar 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
YOKALBAR PONTIANAK – Wakil Gubernur Kalimantan Barat (Wagub Kalbar), Krisantus Kurniawan, menegaskan pentingnya peran Pemuda Batak Bersatu sebagai kekuatan pemersatu dan penggerak pembangunan daerah saat menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) I Pemuda Batak Bersatu Tahun 2026 di Hotel Maestro Pontianak, Sabtu (28/3/2026).
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur menegaskan bahwa Pemuda Batak Bersatu memiliki peran strategis sebagai agent of change dan agent of unity di tengah semangat keberagaman masyarakat Kalimantan Barat. Nilai-nilai luhur budaya Batak seperti gotong royong, kekeluargaan, dan persaudaraan dinilai menjadi fondasi penting dalam memperkuat harmoni sosial dan persatuan.
Krisantus mengapresiasi terselenggaranya Musda pertama Pemuda Batak Bersatu sebagai momentum konsolidasi organisasi sekaligus penguatan peran pemuda dalam pembangunan daerah.
“Saya mengapresiasi terselenggaranya Musyawarah Daerah Pemuda Batak Bersatu yang pertama ini. Ini menjadi momentum penting dalam memperkuat persatuan dan kontribusi pemuda dalam pembangunan Kalimantan Barat,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa Kalimantan Barat merupakan rumah bersama bagi seluruh suku dan budaya. Tercatat terdapat 24 suku yang hidup berdampingan sebagai putra-putri Kalimantan Barat, sehingga persatuan dan kebersamaan harus terus dijaga.
“Batak yang ada di Kalimantan Barat adalah Batak Kalimantan Barat, bagian dari masyarakat Kalimantan Barat. Saya tidak akan mentolerir kelompok atau organisasi mana pun yang berpotensi memicu konflik di Kalimantan Barat,” tegasnya.
Menurutnya, tidak ada manusia yang bisa memilih dilahirkan sebagai suku, agama, atau budaya tertentu. Perbedaan adalah anugerah Tuhan yang seharusnya menjadi kekuatan pemersatu, bukan sumber pertentangan.
“Kita terlahir dengan suku, agama, dan budaya sebagai anugerah Tuhan. Itu bukan perbedaan yang memecah, tetapi justru menjadi pemersatu kita dalam membangun Kalimantan Barat,” jelasnya.
- Penulis: Admin

Saat ini belum ada komentar