Safari Ramadan Jadi Momentum Ria Norsan Pantau Fasilitas Pendidikan di Melawi
- account_circle Admin
- calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Safari Ramadan Jadi Momentum Ria Norsan Pantau Fasilitas Pendidikan di Melawi
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MELAWI – Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan memanfaatkan rangkaian Safari Ramadan 1447 H untuk memantau langsung kondisi pendidikan di daerah, termasuk di antaranya di Kabupaten Melawi.
Dirinya merespons keluhan pelajar SMK Negeri 1 Nanga Pinoh terkait genangan air yang kerap mengganggu aktivitas belajar.
Dalam kunjungan kerja ke sekolah tersebut pada Selasa (24/2/2026), Gubernur mendapati lingkungan sekolah sering tergenang saat hujan akibat saluran air tersumbat dan sistem drainase yang belum memadai.
“Genangan air ini karena saluran tersumbat dan pembuangan air belum baik. Ini mengganggu anak-anak belajar karena sepatu bisa basah saat lewat,” ujar Norsan di sela peninjauan.
Ia menegaskan persoalan tersebut harus segera ditangani agar tidak menghambat proses belajar mengajar.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, kata dia, akan mengambil langkah cepat untuk memperbaiki sistem drainase di lingkungan sekolah.
“Insyaallah akan kita atasi secepat mungkin,” tegasnya.
Safari Ramadan Jadi Momentum Pantau Pendidikan
Menurut Gubernur, Safari Ramadan tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga kesempatan melihat langsung kondisi masyarakat, termasuk fasilitas pendidikan di daerah.
Ia menilai sarana sekolah yang layak dan nyaman menjadi kunci peningkatan kualitas pendidikan dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di daerah terutama di Kabupaten Melawi yang masih perlu percepatan pembangunan sektor pendidikan.
Selain persoalan drainase, Norsan juga menyoroti jumlah siswa SMK 1 Nanga Pinoh yang terus meningkat setiap tahun. Ia menyebut, jumlah peserta didik berpotensi mencapai lebih dari 2.000 siswa pada tahun depan.
Dengan pertumbuhan tersebut, Pemprov Kalbar membuka kemungkinan relokasi sekolah ke lokasi yang lebih luas dan representatif.
“Ada kemungkinan besar akan kita relokasi, karena siswa SMK ini tiap tahun bertambah. Kita siapkan lokasi yang lebih layak agar proses belajar lebih nyaman,” ujarnya.
Pemerintah daerah akan melakukan kajian lebih lanjut terkait rencana relokasi tersebut, termasuk penyiapan lahan dan perencanaan pembangunan.
Langkah cepat Gubernur Ria Norsan menindaklanjuti keluhan pelajar ini menunjukkan komitmen Pemprov Kalbar untuk memastikan sarana pendidikan di seluruh daerah, termasuk Melawi, semakin baik dan mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia.
- Penulis: Admin

Saat ini belum ada komentar