BREAKING NEWS
light_mode
Tag Terpopuler
Beranda » Dari Desa » Siswi MTs di Pontianak Gantung Diri, Kemenag Pontianak Bantah Isu Pembullyan di Sekolah

Siswi MTs di Pontianak Gantung Diri, Kemenag Pontianak Bantah Isu Pembullyan di Sekolah

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

YOKALBAR PONTIANAK- Duka mendalam menyelimuti keluarga dan lingkungan sekolah setelah seorang siswi berusia 13 tahun yang bersekolah di salah satu Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Kota Pontianak ditemukan meninggal dunia di rumahnya, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, pada Kamis, 22 Januari 2026, pagi.

Kabar yang sempat beredar menyebutkan faktor utama siswi tersebut nekat mengakhiri hidupnya lantaran adanya dugaan indikasi bulying.

Kasi Pendidikan Madrasah (Penmad) Kantor Kementerian Agama Kota Pontianak, Aris Sujarwono turut memberikan penjelasan dan menegaskan bahwa hal tersebut tidak benar.

“Pada intinya mengenai permasalahan itu sudah selesai dan mengenai bulying itu saya kira tidak ada dan tidak ada indikasi menjustifikasi, murni tekanan pribadi secara personal,” katanya kepada wartawan, Rabu 28 Januari 2026.

Ia juga menjelaskan kronologi singkat tentang wafatnya siswi kelas 8 di salah satu MTs di Kota Pontianak tersebut.

“Jadi, awal mulanya mereka itu ada kegiatan PMR pada hari Sabtu 17 Januari 2026, kemudian di hari itu dilaporkan ada kehilangan uang sekitar Rp200ribu. Kalau dari sudut pandang kami, almarhumah ini mungkin bertujuan meminjam uang kas tersebut dan lupa untuk di infokan. Berlanjut pada hari Selasa, 20 Januari 2026, dilihat pada CCTV itu memang terindikasi almarhumah yang sempat beredar di beberapa media online,” jelasnya.

Keesokan harinya, yang bersangkutan dipanggil oleh wali kelasnya dan menceritakan bahwa uang tersebut memang mau digunakan untuk sebuah acara namun belum digunakan.

“Dia bilang uangnya masih dirumah dan akan dikembalikan dan mengenai keperluannya tadi itu, salah satu gurunya sudah siap untuk menyumbang dengan nominal yang dibutuhkan,” katanya.

Menurutnya, saat almarhumah ini bertemu teman-teman PMR nya memang sempat bertanya mengenai permasalahan itu.

Almarhumah juga bilang memang cuma minjam untuk pakai sementara dan teman-temannya juga memberikan respons sederhana.

“Waktu dia bilang mau pakai uangnya itu, teman-temannya tidak gimana-gimana hanya (oh iyalah) seperti itu lah kurang lebih. Mungkin karena merasa malu dan sedih sehingga beliau mengambil langkah nekat,” ungkapnya.

Sebelum mengakhiri hidupnya. Siswi tersebut sempat menyampaikan pesan kepada ibunya pada rabu malam.

Pesan itu menyampaikan bahwa dia tidak mau masuk sekolah karena malu.

Namun, pada waktu malam harinya terjadilah tindakan nekat tersebut.

“Dia juga sempat menuliskan surat. Kurang lebih isinya dia meminta maaf kepada orang tua nya atas apa yang telah dia lakukan dan memang ini tidak ada yang salah,” ungkapnya.

Selain itu, mengenai isu yang beredar pihaknya jiga telah melakukan musyawarah dan pertemuan bersama antara orang tua juga jajaran MTs.

“Pada intinya sudah legowo dan menerima semuanya,” tutupnya.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • CW Coffee Dukung Ekspedisi Merah Putih: Perjalanan  Jurnalis Pontianak–Temajuk Kibarkan 1.000 Bendera Merah Putih di Perbatasan Negeri

    CW Coffee Dukung Ekspedisi Merah Putih: Perjalanan Jurnalis Pontianak–Temajuk Kibarkan 1.000 Bendera Merah Putih di Perbatasan Negeri

    • calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YoKALBAR- Menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, CW Coffee & Eatery turut mendukung penyelenggaraan Ekspedisi Merah Putih, sebuah perjalanan lintas daerah yang diikuti oleh sejumlah jurnalis dari Pontianak menuju Temajuk, Kabupaten Sambas, titik terluar di wilayah barat Kalimantan Barat yang berbatasan langsung dengan Malaysia. Dalam ekspedisi ini, para jurnalis akan mengibarkan 1.000 bendera […]

  • Ledakan LPG 3 Kg Hancurkan RM Dapok Ngah Sho Pontianak, 7 Orang Terluka

    Ledakan LPG 3 Kg Hancurkan RM Dapok Ngah Sho Pontianak, 7 Orang Terluka

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      YOKALBAR PONTIANAK – Ledakan tabung gas LPG 3 kilogram mengguncang Rumah Makan Dapok Ngah Sho di Jalan Ampera, tepat di sebelah Pasar Sore Ampera, Kecamatan Pontianak Kota, Sabtu malam (4/4/2026) sekitar pukul 22.00 WIB. Akibat insiden tersebut, sebanyak tujuh orang mengalami luka bakar dan harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif. Kapolsek […]

  • Ekspedisi Merah Putih Rumah JurnalisxMyPertamina Sukses Digelar di Perbatasan, CW Coffee & Eatery Tebas Jadi Rest Area 10 Jurnalis

    Ekspedisi Merah Putih Rumah JurnalisxMyPertamina Sukses Digelar di Perbatasan, CW Coffee & Eatery Tebas Jadi Rest Area 10 Jurnalis

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Yokalbar SAMBAS – CW Coffee & Eatery Tebas menjadi salah satu titik istirahat (rest area) bagi para jurnalis Ekspedisi Merah Putih setelah sukses mendukung pelaksanaan pengibaran 1.000 Bendera Merah Putih di kawasan perbatasan Indonesia–Malaysia, Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas. Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Rumah Jurnalis bersama Pertamina yang digelar pada 31 Juli hingga 2 […]

  • BPBD Kalbar Imbau Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan

    BPBD Kalbar Imbau Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Barat mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem berupa hujan dengan intensitas tinggi yang dapat disertai angin kencang di sejumlah wilayah. Ketua Satgas Informasi Bencana BPBD Kalbar, Daniel, mengatakan saat ini Kalimantan Barat tengah memasuki masa peralihan dari musim kemarau ke musim hujan yang […]

  • Wakil Rektor II Universitas PGRI Pontianak Raih Gelar Doktor, Usung Harmoni Multikultural sebagai Fondasi Pendidikan

    Wakil Rektor II Universitas PGRI Pontianak Raih Gelar Doktor, Usung Harmoni Multikultural sebagai Fondasi Pendidikan

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    PONTIANAK – Kabar membanggakan datang dari Universitas PGRI Pontianak. Wakil Rektor II Universitas PGRI Pontianak, Suherdiyanto, resmi menyandang gelar doktor setelah berhasil mempertahankan disertasinya pada ujian terbuka Program Doktor Pendidikan Agama Islam Multikultural Pascasarjana Universitas Islam Malang (Unisma), Kamis (16/7/2026). Pada sidang promosi doktor tersebut, Suherdiyanto mempresentasikan disertasi berjudul *“Budaya Multikultural sebagai Modal Menciptakan Hidup […]

  • Timberland Medical Centre Siapkan Layanan Jemput di PLBN, Bidik Wisatawan Medis Asal Kalbar

    Timberland Medical Centre Siapkan Layanan Jemput di PLBN, Bidik Wisatawan Medis Asal Kalbar

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    KUCHING – Timberland Medical Centre Kuching, Sarawak, Malaysia, terus memperkuat posisinya sebagai salah satu rumah sakit swasta pilihan bagi wisatawan medis di kawasan Borneo, khususnya pasien asal Kalimantan Barat (Kalbar), Indonesia. Rumah sakit yang berdiri sejak 1994 dan kini berada di bawah jaringan IHH Healthcare Malaysia itu bahkan menyiapkan layanan penjemputan khusus bagi pasien dari […]

expand_less