Gubernur Norsan Pastikan Aspirasi Warga Serimbu Jadi Arah Pembangunan 2027
- account_circle Admin
- calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

GMD Serimbu, Norsan Dorong Potensi Desa Jadi Penggerak Ekonomi Masyaraka
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
YoKalbar Landak– Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan memastikan aspirasi masyarakat Desa Serimbu, Kecamatan Air Besar, Kabupaten Landak, akan menjadi salah satu bahan dalam penyusunan program pembangunan tahun 2027.
Hal itu disampaikan Norsan saat membuka kegiatan Gema Membangun Desa (GMD) ke-4 di Desa Serimbu, Sabtu (29/8/2026).
Menurut Norsan, kehadiran pemerintah melalui program Gema Membangun Desa bukan sekadar melaksanakan kegiatan seremonial. Program tersebut menjadi sarana bagi pemerintah untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus mendengarkan langsung kebutuhan warga hingga ke wilayah pedalaman.
“Hari ini kita hadir di Desa Serimbu bukan sekadar melaksanakan sebuah acara, tetapi untuk membawa pelayanan lebih dekat kepada masyarakat, mendengarkan kebutuhan warga, sekaligus mempertemukan potensi desa dengan dukungan pemerintah dan para mitra pembangunan,” kata Norsan.
Dalam dialog pembangunan bersama masyarakat, Norsan meminta setiap aspirasi yang disampaikan warga dicatat dan dipilah berdasarkan kewenangan pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat.
Aspirasi tersebut, kata dia, selanjutnya akan ditindaklanjuti secara terukur dan menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan anggaran pembangunan tahun 2027.
“Setiap aspirasi yang muncul dalam dialog nanti akan kita catat dan pilah sesuai kewenangan, kemudian kita tindak lanjuti secara terukur. InsyaAllah akan menjadi bahan dalam penyusunan anggaran pembangunan tahun 2027,” ucapnya.
Norsan menegaskan, pembangunan harus berangkat dari kebutuhan nyata masyarakat. Karena itu, pemerintah membutuhkan data yang akurat untuk memetakan kondisi, persoalan, kebutuhan serta potensi yang dimiliki setiap desa.
Ia pun menyoroti pentingnya Sistem Analisis Data Kehendak Desa atau Sandi Desa yang baru diluncurkan sebagai salah satu instrumen untuk mendukung pembangunan berbasis data.
“Data bukan sekadar angka, tetapi menjadi dasar bagi kita untuk menentukan apa yang harus kita lakukan dan kita perbuat untuk pembangunan di desa tersebut,” jelasnya.
Menurut Norsan, Desa Serimbu memiliki berbagai potensi yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Mulai dari UMKM, produk pangan lokal, madu hutan, kopi, sektor pariwisata hingga kekayaan budaya.
Berbagai potensi tersebut, lanjut Norsan, perlu mendapat dukungan dan dikembangkan secara berkelanjutan agar dapat menjadi penggerak ekonomi masyarakat di wilayah pedalaman Kecamatan Air Besar.
Selain menyerap aspirasi warga, kegiatan GMD juga menghadirkan berbagai pelayanan publik serta kegiatan masyarakat, mulai dari perlombaan olahraga, permainan tradisional hingga hiburan rakyat.
Norsan mengatakan Gema Membangun Desa menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat untuk memastikan kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat, termasuk mereka yang berada di desa-desa terpencil.
“Silakan sampaikan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Jika itu kewenangan pemerintah kabupaten akan ditindaklanjuti pemerintah kabupaten, dan jika menjadi kewenangan provinsi maka akan kami tindak lanjuti,” tegasnya.
Melalui kegiatan tersebut, Norsan berharap pembangunan di Kalimantan Barat dapat semakin tepat sasaran karena dirancang berdasarkan data, potensi daerah dan kebutuhan nyata masyarakat di setiap desa.
- Penulis: Admin

Saat ini belum ada komentar