Penerapan Tata Kelola secara umum berpedoman pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 17 Tahun 2023 Tanggal 14 September 2023 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum, dan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 13/SEOJK.03/2017 tanggal 17 Maret 2017 perihal Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum. Dalam kaitan pratik bisnis yang baik, perusahaan menerapkan praktik GCG (Good Corporate Governance secara konsisten, di mana hasil self-assessment tata kelola tahun 2025 berada pada peringkat 2. Hal ini mencerminkan pengelolaan bank yang akuntabel, transparan, patuh terhadap regulasi, serta didukung oleh penguatan budaya risiko dan kepatuhan (GRC).
Demikian beberapa poin yang disampaikan Dirut BPD Kalbar -H. Rokidi saat presentasi dan wawancara penjurian TOP BUMD Awards 2026 yang dilakukan pada Jumat (30/01/2026), di Graha 415 Jakarta. TOP BUMD Awards 2026 merupakan kegiatan corporate rating (penilaian), pembelajaran sekaligus pemberian penghargaan kepada BUMD-BUMD Terbaik di Indonesia, yang dinilai berprestasi, berkinerja baik, dan telah banyak melakukan perbaikan/ improvement, serta berkontribusi besar dalam pembangunan daerah.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh majalah Top Business, bekerjasama dengan Institut Otonomi Daerah (i-OTDA) serta beberapa lembaga Tim Penilai seperti LKN Astacita, PT Sinergi Daya Prima, Dwika Consulting, Melani K Harriman & Associate, Solusi Kinerja Bisnis (SKB) serta beberapa Staf Pengajar dari Universitas Indonesia, Universitas Padjajaran Bandung, Unoversitas Diponegoro Semarang, serta beberapa Lembaga lainnya.
Adapun tim juri penilai terdiri M. Lutfi Handayani (CEO Madani Solusi Internasional – MSI Group), Dwinda Ruslan -Yayasan Pengembangan Keuangan Mikro -Pakem), Sentot Basokoro (Akademisi-Pakar Hukum Korporasi), Benyamin De Haan (Senior Advisor MSI Group-Komisaris LPK MSI Institut) yang dimoderatori oleh Ahmad Chury (Managing Editor Majalah ItWorks) sekaligus Tim Juri.
Prestasi Unggulan Bank Kalbar
Sesuai tema yang diangkat, “Inovasi BUMD Dalam Pembangunan Berkelanjutan”, kali ini Dirut H. Rokidi, didampingi timnya, membawa materi presentasi berjudul “Kinerja Berkelanjutan dan Prestasi Unggulan Bank Kalbar Tahun 2025”.
Mengawali presentasinya, kepada dewan juri ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas terpilihnya kembali Bank Kalbar sebagai salah satu finalis atau kandidat peraih penghargaan TOP BUMD Awards 2026 ini.
Secara umum dijelaskan bahwa Bank Kalbar dalam beberapa tahun terakhir, bisa terus membukukan kinerja dan pencapaian bisnis yang membaik dan terus berkelanjutan. Dari sisi keuangan, Bank Kalbar mencatatkan kinerja impresif melampaui mayoritas target tahun 2025.
Sepanjang tahun 2025, Bank Kalbar meraih laba bersih tumbuh 7,66% (yoy) mencapai Rp522,99 miliar, didorong oleh pertumbuhan kredit 7,20% menjadi Rp18,07 triliun dan Dana Pihak Ketiga (DPK) naik 3,77% menjadi Rp21,11 triliun. Aset tumbuh 5,02% menjadi Rp27,84 triliun, diiringi rasio dana murah (CASA) 57,90%.
Pertumbuhan ini juga diiringi kualitas kredit yang tetap terjaga, tercermin dari rasio kredit bermasalah (NPL) yang berada pada level rendah- NPL (gross) stabil rendah di 1,85%, bahkan NPL net 0,58%. Berbagai capaian ini kian memperkuat posisi Bank Kalbar sebagai BPD yang sehat, dengan tingkat kesehatan bank berada pada Peringkat Komposit 2.
“Berdasarkan Self Assessment, penilaian tingkat kesehatan Bank Kalbar pada posisi 31 Desember 2025 lalu berada pada peringkat komposit 2. Di antaranya profil risiko 2, Good Corporate Governance (GCG) 2, rentabilitas 2, permodalan 2. Hal ini mencerminkan kondisi Bank Kalbar yang secara umum -Sehat-, dan juga bisa terus meraih laba. Tahun lalu (2025) perusahaan meraih laba Rp522.991 miliar dari yang ditargetkan Rp511.133 miliar atau tercapai 102,32%. Dengan kinerja yang terus meningkat, kami juga konsisten mampu memberikan dividen setoran PAD dan juga penyaluran kredit bagi pelaku usaha (UMKM) yang tentunya juga berdamlpak positiuf bagi peningkatan ekonomi dan pembangunan di Kalbar,” ungkap Dirut BPD Bank Kalbar H. Rokidi.
Ditegaskan bahwa beberhasilan ini juga tidak terlepas dari inovasi produk dan layanan yang dilakukannya, terutama dalam hal pengembangan sistem IT dan juga pengembang SDM pendukung untuk transformasi digital layanan perbankan ini (digital banking).


Saat ini belum ada komentar