BREAKING NEWS
light_mode
Tag Terpopuler
Beranda » Kalbar » Dari Briefing hingga Pendinginan, Strategi BPBD Kalbar Tekan Karhutla di Sejumlah Daerah

Dari Briefing hingga Pendinginan, Strategi BPBD Kalbar Tekan Karhutla di Sejumlah Daerah

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Koordinator Harian Pusdalops Penanggulangan Bencana BPBD Kalimantan Barat, Daniel

YOKALBAR- Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat tak hanya soal pemadaman di lapangan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kalimantan Barat kini mengedepankan strategi berbasis analisis data titik panas (hotspot) untuk mempercepat respons dan mencegah kebakaran meluas.

Berdasarkan laporan Pusdalops per 6 Maret 2026, karhutla terpantau terjadi di sejumlah wilayah, mulai dari Kota Pontianak, Kabupaten Kubu Raya, Kabupaten Ketapang, Kabupaten Kayong Utara hingga Kabupaten Mempawah.

Koordinator Harian Pusdalops BPBD Kalbar, Daniel, mengungkapkan setiap operasi penanganan selalu diawali dengan briefing tim Satuan Tugas di ruang Pusdalops. Tahap ini menjadi kunci dalam menentukan strategi di lapangan.

“Briefing dilakukan untuk menganalisa hotspot, monitoring, hingga menentukan lokasi pemadaman, pemblokiran, dan pembasahan sebagai langkah preventif,” ujarnya, Jumat 6 Maret 2026.

Dari hasil analisis tersebut, tim kemudian bergerak ke sejumlah titik. Di Kubu Raya, pemadaman dilakukan di kawasan Kompleks RBK Sei Raya Dalam, Punggur Kecil, Kecamatan Sungai Kakap, dengan luas lahan sekitar 0,2 hektare.

Sementara di Pontianak, kebakaran terjadi di Jalan Parit H Husin 2 yang berbatasan langsung dengan wilayah Kubu Raya. Luas lahan yang berhasil dipadamkan di lokasi ini mencapai sekitar 0,8 hektare.

Penanganan lebih besar dilakukan di Ketapang. Kebakaran di Desa Pematang Gadung, Kecamatan Matan Hilir Selatan, mencapai sekitar 3 hektare, dengan 0,9 hektare di antaranya telah berhasil dipadamkan tim gabungan.

Selain itu, upaya pemadaman juga berlangsung di Kayong Utara dan Mempawah, dengan karakteristik lahan terbakar didominasi semak belukar dan hutan.

BPBD Kalbar menegaskan, keberhasilan penanganan karhutla tidak lepas dari kolaborasi lintas sektor. Unsur TNI, Polri, relawan pemadam, hingga Masyarakat Peduli Api (MPA) dilibatkan untuk mempercepat respons di lapangan.

Sebagai langkah antisipasi jangka panjang, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat telah menetapkan status siaga darurat bencana asap akibat karhutla sejak 2 Februari hingga 15 November 2026. Status ini menjadi dasar penguatan patroli, pemantauan hotspot, serta kesiapsiagaan tim dalam menghadapi potensi kebakaran yang lebih luas.

Dengan pendekatan yang dimulai dari ruang komando hingga aksi cepat di lapangan, BPBD Kalbar berupaya menekan risiko karhutla sejak dini sebelum berkembang menjadi bencana yang lebih besar.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Stok Cadangan Beras Pemerintah Capai 5 Juta Ton, Dirut Perum Bulog Ahmad Rizal Sebut Bukti Nyata Keberhasilan Swasembada Pangan

    Stok Cadangan Beras Pemerintah Capai 5 Juta Ton, Dirut Perum Bulog Ahmad Rizal Sebut Bukti Nyata Keberhasilan Swasembada Pangan

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR, JAKARTA – Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan stok cadangan beras pemerintah (CBP) yang mencapai 5.000.198 ton menjadi bukti nyata keberhasilan swasembada pangan, bukan sekadar rekayasa data. Tinjauan Dirut Bulog bersama Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di gudang filial Bulog Karawang, Jawa Barat, Kamis, Rizal menyatakan fasilitas penyimpanan Bulog, baik gudang milik […]

  • Hotspot Turun, Pemprov Kalbar Tak Turunkan Kesiapsiagaan

    Hotspot Turun, Pemprov Kalbar Tak Turunkan Kesiapsiagaan

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Yokalbar PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat tidak menurunkan kesiapsiagaan dalam menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), meski jumlah titik panas dengan tingkat kepercayaan tinggi telah mengalami penurunan. Gubernur Kalbar Ria Norsan mengatakan status tanggap darurat karhutla diperpanjang selama 14 hari ke depan sebagai langkah antisipasi. Menurut Norsan, keputusan tersebut diperlukan karena kondisi di lapangan […]

  • Gubernur Norsan Ungkap Cara Aman Buka Lahan di Tengah Ancaman Karhutla

    Gubernur Norsan Ungkap Cara Aman Buka Lahan di Tengah Ancaman Karhutla

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YoKalbar Pontianak – Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam membuka lahan di tengah kondisi cuaca panas dan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih tinggi. Norsan menyebut, prinsip kearifan lokal dalam pembukaan lahan sebelumnya telah diatur melalui Perda Nomor 1 Tahun 2022. Meski aturan tersebut kini tengah dievaluasi, menurutnya […]

  • TINGKATKAN IPM KALBAR, NORSAN DUKUNG KERJASAMA BERSAMA KEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI MALAYSIA

    TINGKATKAN IPM KALBAR, NORSAN DUKUNG KERJASAMA BERSAMA KEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI MALAYSIA

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Yokalbar PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat, Drs. H. Ria Norsan, M.M., M.H. menerima kunjungan dari Menteri Kedutaan Bidang Pendidikan Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta. Adapun tujuan dari kunjungan tersebut ingin menjalin silaturahmi serta mengadakan perbincangan mengenai penjajakan peluang kerjasama di bidang pendidikan antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dengan Kementerian Pendidikan Tinggi Malaysia. Pada pertemuan yang […]

  • Hardiknas 2026, Kadisdikbud Kalbar Minta Sekolah Perkuat Mutu Pendidikan dan Karakter Siswa

    Hardiknas 2026, Kadisdikbud Kalbar Minta Sekolah Perkuat Mutu Pendidikan dan Karakter Siswa

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR – Momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 menjadi pengingat bagi seluruh satuan pendidikan di Kalimantan Barat untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus memperkuat pembentukan karakter peserta didik. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Barat, Syarif Faisal Indahmawan Alkadri, menegaskan bahwa sekolah memiliki peran strategis dalam mencetak generasi yang tidak hanya unggul […]

  • ILUSTRASI

    Siswi MTs di Pontianak Gantung Diri, Kemenag Pontianak Bantah Isu Pembullyan di Sekolah

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      YOKALBAR PONTIANAK- Duka mendalam menyelimuti keluarga dan lingkungan sekolah setelah seorang siswi berusia 13 tahun yang bersekolah di salah satu Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Kota Pontianak ditemukan meninggal dunia di rumahnya, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, pada Kamis, 22 Januari 2026, pagi. Kabar yang sempat beredar menyebutkan faktor utama siswi tersebut nekat mengakhiri […]

expand_less