BREAKING NEWS
light_mode
Tag Terpopuler
Beranda » Kalbar » BPBD Kalbar Siaga 24 Jam Hadapi Ancaman Bencana Cuaca Ekstrem

BPBD Kalbar Siaga 24 Jam Hadapi Ancaman Bencana Cuaca Ekstrem

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

YOKALBAR – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Barat menegaskan kesiapsiagaan penuh selama 24 jam dalam mengantisipasi berbagai potensi bencana akibat cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Ketua Satgas Informasi BPBD Kalbar, Daniel, mengatakan bahwa tidak ada toleransi terhadap kelengahan dalam penanganan bencana, mengingat kejadian bencana tidak dapat diprediksi secara pasti.

“Tidak ada istilah tidak siaga bagi kami, karena bencana tidak terjadwal dan bisa datang kapan saja,” ujarnya.

Selain meningkatkan kesiapsiagaan di tingkat provinsi, BPBD Kalbar juga mendorong pemerintah kabupaten dan kota untuk memperkuat koordinasi lintas instansi dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, angin kencang, dan tanah longsor.

Ia mengimbau pemerintah daerah segera melakukan langkah-langkah antisipatif, antara lain memeriksa kondisi drainase, menyiagakan tim reaksi cepat, serta memastikan sarana evakuasi dan sistem peringatan dini berfungsi dengan baik.

“Dengan langkah antisipatif tersebut, risiko bencana diharapkan dapat diminimalkan,” katanya.

Daniel juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam upaya pencegahan bencana dengan menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan yang dapat menyumbat saluran air. Masyarakat juga diminta segera melaporkan potensi bencana kepada BPBD setempat melalui kanal resmi yang tersedia.

“Imbauan ini merupakan bagian dari langkah preventif BPBD Kalbar dalam menghadapi peralihan musim yang berpotensi memicu bencana lokal, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan Kalimantan Barat yang tangguh bencana,” tutupnya.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BPBD Kalbar Pastikan Siswa SMA 4 Kubu Raya Belajar Tanpa Gangguan Asap Karhutla

    BPBD Kalbar Pastikan Siswa SMA 4 Kubu Raya Belajar Tanpa Gangguan Asap Karhutla

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    KUBU RAYA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Barat terus melakukan pemadaman lanjutan di lokasi kebakaran lahan yang berada di sekitar SMA Negeri 4 Kubu Raya, Kecamatan Sungai Raya. Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan proses belajar mengajar tetap berlangsung dengan aman dan tidak terganggu oleh asap kebakaran. Komandan Regu (Danru) Satgas Patroli Darat […]

  • layanan bank kalbar

    Bank Kalbar Yakinkan Pedagang Juadah Jika Layanan Dompet Digital Buat Transaksi Praktis dan Aman

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR -Dalam upaya memperluas akses perbankan dan mendorong digitalisasi transaksi keuangan di kalangan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Bank Kalbar melakukan sosialisasi dan layanan jemput bola di Pasar Juadah yang terletak di Jalan Surya, Pontianak. Kegiatan ini difokuskan untuk memfasilitasi para pedagang dalam membuka rekening tabungan serta mendaftar layanan Quick Response Code Indonesian […]

  • Diseminasi Photovoice Angkat Perspektif Warga soal Risiko Banjir di Pontianak

    Diseminasi Photovoice Angkat Perspektif Warga soal Risiko Banjir di Pontianak

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      YOKALBAR PONTIANAK – Perspektif warga terkait risiko banjir di Kota Pontianak diangkat melalui kegiatan Diseminasi Photovoice bertema “Mata Warga Memaknai Risiko Banjir Pontianak” yang digelar di Rumah Budaya Kampung Wisata Caping, Kamis (15/01/2026). Kegiatan ini menempatkan masyarakat sebagai subjek utama dalam membaca dan menceritakan pengalaman banjir yang selama ini mereka hadapi. Diseminasi tersebut dihadiri […]

  • BPBD Kalbar Catat 485 Titik Panas, Ketapang Masih Jadi Wilayah Terbanyak

    BPBD Kalbar Catat 485 Titik Panas, Ketapang Masih Jadi Wilayah Terbanyak

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      PONTIANAK – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Barat mencatat sebanyak 485 titik panas (hotspot) terdeteksi di wilayah Kalimantan Barat berdasarkan data BMKG pada 20 Juli 2026. Dari jumlah tersebut, Kabupaten Ketapang masih menjadi daerah dengan titik panas terbanyak. Ketua Satgas Informasi Bencana BPBD Provinsi Kalbar, Daniel, mengatakan pihaknya terus meningkatkan kesiapsiagaan bersama […]

  • upati Sambas Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Sukseskan Ekspedisi Merah Putih 2026

    Bupati Sambas Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Sukseskan Ekspedisi Merah Putih 2026

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR SAMBAS – Bupati Sambas Satono mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung dan berkolaborasi dalam pelaksanaan Ekspedisi Merah Putih 2026 yang akan digelar pada 31 Juli hingga 2 Agustus 2026 di Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas. Ajakan tersebut disampaikan Satono sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan yang diselenggarakan Rumah Jurnalis dalam rangka memperkuat semangat kebangsaan […]

  • Link-AR Soroti Rencana Perluasan Sawit 1,65 Juta Hektare di Kalbar

    Link-AR Soroti Rencana Perluasan Sawit 1,65 Juta Hektare di Kalbar

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Yokalbar PONTIANAK – Lingkaran Advokasi dan Riset (Link-AR) Borneo menyoroti rencana perluasan perkebunan kelapa sawit di Kalimantan Barat (Kalbar) hingga 3,7-3,9 juta hektare. Rencana tersebut menjadi sorotan di tengah Karhutla dan kabut asap yang kembali melanda sejumlah wilayah Kalbar. Direktur Eksekutif Link-AR Borneo, Ahmad Syukri, mengatakan persoalan Karhutla tidak bisa hanya diselesaikan dengan memadamkan api. […]

expand_less