BREAKING NEWS
light_mode
Tag Terpopuler
Beranda » Kalbar » BPBD Kalbar Perkuat Pengawasan Karhutla, 301 Titik Panas Terpantau Saat Musim Kemarau

BPBD Kalbar Perkuat Pengawasan Karhutla, 301 Titik Panas Terpantau Saat Musim Kemarau

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PONTIANAK – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Barat terus memperkuat langkah antisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan meningkatkan patroli, pemantauan, serta koordinasi lintas sektor menyusul meningkatnya jumlah titik panas selama musim kemarau.

Data BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio pada pengamatan 18 Juli 2026 mencatat terdapat 301 titik panas yang tersebar di sejumlah wilayah di Kalimantan Barat. Dari jumlah tersebut, 40 titik berada pada kategori kepercayaan tinggi, 246 titik kategori sedang, dan 15 titik kategori rendah.

Ketua Satuan Tugas Informasi Bencana BPBD Provinsi Kalimantan Barat, Daniel, menjelaskan bahwa data hotspot merupakan hasil pemantauan satelit sehingga seluruh titik yang terdeteksi masih memerlukan verifikasi langsung di lapangan.

“Setiap hotspot yang muncul belum tentu merupakan kebakaran. Karena itu, tim terus melakukan pengecekan untuk memastikan kondisi sebenarnya sehingga penanganan dapat dilakukan secara tepat,” ujarnya, Minggu (19/7/2026).

Sebaran titik panas paling banyak tercatat di Kabupaten Ketapang dengan 71 titik, diikuti Kabupaten Sanggau 62 titik, Landak 57 titik, Sekadau 24 titik, Kapuas Hulu 21 titik, Melawi 17 titik, Sintang 16 titik, Kayong Utara 15 titik, Bengkayang 11 titik, Kubu Raya 5 titik, serta Sambas dan Mempawah masing-masing 2 titik. Sementara itu, Kota Pontianak dan Kota Singkawang tidak mencatat adanya hotspot.

Sebagai langkah mitigasi, BPBD Kalbar bersama TNI, Polri, Manggala Agni, BPBD kabupaten/kota, Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH), hingga pemerintah desa terus menggelar patroli darat dan udara di kawasan yang dinilai memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap karhutla.

Pada 18 Juli 2026, tim gabungan melakukan pemantauan di Desa Sungai Bakau, Kecamatan Matan Hilir Selatan, Kabupaten Ketapang. Di lokasi tersebut, petugas menghadapi tantangan berupa keterbatasan sumber air serta akses yang cukup sulit menuju titik kebakaran. Meski demikian, pemantauan tetap dilakukan secara intensif disertai pendirian posko siaga sebagai upaya mempercepat respons apabila terjadi kebakaran.

Operasi serupa juga dilaksanakan di Kecamatan Sungai Raya dan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya. Kondisi lapangan yang didominasi lahan gambut dengan akses terbatas menjadi salah satu kendala dalam proses penanganan sehingga diperlukan koordinasi antarlembaga untuk mendukung kelancaran operasi.

Selain penanganan di wilayah yang telah terdeteksi hotspot, BPBD Kalbar juga meningkatkan kegiatan monitoring di sejumlah daerah lain seperti Kayong Utara, Bengkayang, Sambas, Ketapang, dan Sintang sebagai langkah pencegahan menghadapi puncak musim kemarau.

Daniel menegaskan bahwa keberhasilan pengendalian karhutla tidak hanya bergantung pada kesiapsiagaan petugas, tetapi juga memerlukan dukungan masyarakat. Karena itu, masyarakat diminta tidak membuka lahan dengan cara membakar dan segera melaporkan apabila menemukan indikasi kebakaran agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat.

“Laporan masyarakat sangat membantu percepatan penanganan di lapangan. Pencegahan tetap menjadi langkah utama agar kebakaran tidak berkembang menjadi lebih luas, terutama saat kondisi cuaca kering seperti sekarang,” pungkasnya.

Versi ini disusun ulang dengan struktur, alur, dan diksi yang berbeda sehingga menjadi berita baru tanpa mengubah substansi maupun fakta utama.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Revitalisasi Dimulai Juni 2026, Disdikbud Kalbar Siapkan Skema Belajar Selama Pembangunan Sekolah

    Revitalisasi Dimulai Juni 2026, Disdikbud Kalbar Siapkan Skema Belajar Selama Pembangunan Sekolah

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    PONTIANAK – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Barat menyiapkan sejumlah skema pembelajaran untuk memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan selama proses revitalisasi sekolah pada 2026. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikbud Kalbar, Syarif Faisal Indahmawan Alkadri, mengatakan revitalisasi tahap pertama akan menyasar beberapa sekolah yang membutuhkan perbaikan infrastruktur, baik karena kondisi bangunan maupun terdampak musibah. […]

  • Melalui Porsenijar Kalbar 2026, Plt Kadisdikbud Harap Guru Pulang Bawa Inovasi Pembelajaran

    Melalui Porsenijar Kalbar 2026, Plt Kadisdikbud Harap Guru Pulang Bawa Inovasi Pembelajaran

    • calendar_month Selasa, 3 Nov 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Yokalbar PONTIANAK – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Provinsi Kalimantan Barat, Syarif Faisal, berharap Pekan Olahraga, Seni, dan Inovasi Pembelajaran Guru (Porsenijar) PGRI Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026 menjadi wadah bagi para guru untuk mengembangkan kreativitas, berbagi pengalaman, dan melahirkan inovasi pembelajaran. Kegiatan yang digelar di Kota Singkawang pada 2–6 November […]

  • Guru di Singkawang Tanggapi Karhutla: Asap Gusur Ruang Belajar

    Guru di Singkawang Tanggapi Karhutla: Asap Gusur Ruang Belajar

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR, SINGKAWANG – Saban kali musim kemarau mencapai puncaknya, lonceng sekolah di berbagai pelosok daerah tidak lagi berbunyi sebagai tanda mulai belajar, melainkan penanda kepasrahan. Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terus berulang membakar tak sekadar semak dan pepohonan, tetapi juga mengepulkan jelutong hitam yang merenggut hak paling mendasar anak-anak kita. Ketika Indeks Standar Pencemar […]

  • Tradisi Festival Sahur-sahur Mempawah, Tembus Agenda KEN 2026

    Tradisi Festival Sahur-sahur Mempawah, Tembus Agenda KEN 2026

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR MEMPAWAH -Tradisi membangunkan sahur yang tumbuh dari denyut kreativitas anak muda di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, kini menapaki panggung nasional. Festival Sahur-Sahur (FSS) resmi ditetapkan sebagai bagian dari Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 oleh Menteri Pariwisata RI, Widiyanti Putri. Penetapan tersebut menjadi tonggak penting perjalanan panjang FSS, sebuah event religi tahunan yang rutin digelar […]

  • Gubernur Kalbar Komunikasi Intens dengan Bupati Ketapang Tuntaskan Masalah Air Upas

    Gubernur Kalbar Komunikasi Intens dengan Bupati Ketapang Tuntaskan Masalah Air Upas

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Yokalbar Pontianak – Puluhan massa yang tergabung dalam Solidaritas Mahasiswa Pengemban Amanat Rakyat (Solmadapar) mendatangi Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Senin (27/04). Massa menuntut Pemerintah Daerah untuk menyelesaikan permasalahan persoalan di Air Upas Kabupaten Ketapang dengan menghadirkan solusi dan keadilan bagi masyarakat. Ditengah aksi massa, Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan mendatangi aksi massa untuk menjelaskan apa […]

  • Norsan Turun ke Pelang, Soroti Dugaan Pembakaran Lahan dan Percepat Penanganan Karhutla Ketapang

    Norsan Turun ke Pelang, Soroti Dugaan Pembakaran Lahan dan Percepat Penanganan Karhutla Ketapang

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Yokalbar KETAPANG – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, turun langsung meninjau lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Pelang, Kabupaten Ketapang, Selasa (22/9/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat kondisi di lapangan sekaligus mencari solusi tercepat guna mempercepat penanganan karhutla yang masih terjadi di wilayah tersebut. Dalam peninjauan itu, Norsan menilai sebagian besar area yang […]

expand_less