BREAKING NEWS
light_mode
Tag Terpopuler
Beranda » Kalbar » SPPG Bukit Batu Mohon Maaf Usai Siswa Man Model Alami Gejala Keracunan

SPPG Bukit Batu Mohon Maaf Usai Siswa Man Model Alami Gejala Keracunan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

YOKALBAR SINGKAWANG – Pemerintah Kota Singkawang melakukan pemanggilan terhadap pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG MBG Bukit Batu Singkawang Tengah Kota Singkawang.

SPPG ini melayani MBG Sekolah Madrasah Aliyah Negeri MAN Model Kota Singkawang dimana 56 siswanya pada akhir pekan kemarin mengalami gejala keracunan usai santap menu MBG.

25 siswa diantaranya bahkan sempat dirawat inap disejumlah fasilitas kesehatan di Kota Singkawang. Kini seluruh siswa telah keluar dari Faskes tempat mereka dirawat.

Sekda Kota Singkawang, Dwi Yanti menuturkan berdasarkan petunjuk tekhnis dan informasi yang dirinya terima, SPPG tersebut kini telah dihentikan sementara operasionalnya.

“Dari BGN Pusat itu sudah memberikan surat pemberhentian operasi sementara,” ucapnya, Rabu (11/2/2026).

Dwi Yanti menuturkan sambiul menanti hasil investigasi dan uji laboratorium, pihak SPPG harus melakukan evaluasi dan memperbaiki standard operasional kedepannya, apabila mereka masih diberikan kepercayaan untuk melanjutkan program MBG ini.

“Kedepan, Pemerintah Kota juga akan melakukan sejumlah langkah pencegahan, termasuk kemungkinan pelaksanaan inspeksi mendadak atau sidak ke sejumlah dapur. Sidak tersebut akan dilakukan secara dadakan agar kondisi di lapangan dapat diketahui secara nyata,” tegasnya.

 

Selain itu, dalam waktu dekat Pemerintah Kota juga berencana mengundang seluruh mitra dapur yang bekerjasama dengan BGN untuk bertemu langsung dengan pemerintah daerah, termasuk Wali Kota Singkawang, guna mendapatkan arahan dan penegasan terkait pelaksanaan program MBG.

 

“Dalam pelaksanaan sidak nantinya, fokus pemeriksaan akan meliputi penerapan SOP, perizinan, serta aspek lingkungan. SOP dan juknis dari BGN Pusat sudah jelas, sehingga akan dilihat sejauh mana pelaksanaannya telah dilakukan dengan baik,” tutupnya.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Kadiskes dan KB) Kota Singkawang, Achmad Hardin, menambahkan bahwa dari Dinas Kesehatan Kota Singkawang, sebagai bagian dari Tim MBG, selama ini telah melaksanakan berbagai pelatihan bagi pengelola atau penjamah makanan.

 

Selain itu, ia juga mengatakan Dinas Kesehatan juga menerbitkan sertifikat laik higiene sebagai salah satu syarat operasional dapur, serta melakukan pendampingan terkait standar dapur yang sesuai ketentuan.

 

“Walaupun BGN telah memiliki spesifikasi standar dapur, Dinas Kesehatan tetap melakukan pendampingan agar standar tersebut dapat diterapkan dengan baik di lapangan,” jelas Hardin.

 

Lebih lanjut, dalam penanganan kasus ini, langkah pertama yang dilakukan adalah memberikan pertolongan dan penanganan medis kepada para korban. Selanjutnya, Dinas Kesehatan juga mendukung proses pemeriksaan sampel makanan yang dilakukan di Balai POM.

 

“Proses ini memerlukan waktu karena sampel harus melalui tahapan penanaman dan penumbuhan bakteri,” ungkapnya.

 

Hardin menuturkan pada kasus yang terjadi pada puluhan siswa tersebut bahwa sistem penanganan sudah berjalan dengan baik.

 

“Koordinasi antarinstansi berjalan lancar sehingga para korban dapat ditangani dengan cepat,” katanya.

SPPG Mohon Maaf

Kepala SPPG Singkawang Tengah Bukit Batu, Maulidi Iksan, menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas musibah yang telah terjadi tersebut.

 

“Ini adalah kejadian yang tentu tidak kita inginkan bersama, kami memohon maaf yang sebesar-besarnya,” katanya seusai pemanggilan oleh Pemkot Singkawang.

Ia mengatakan fokus utama pihak SPPG sejak awal adalah penanganan siswa yang terdampak.

“Berdasarkan informasi yang kami terima dari pihak sekolah MAN Model sekitar pukul 17.00 WIB, kami langsung turun ke rumah sakit, yaitu RS Mitra Medika, untuk memastikan kondisi para siswa,” ungkapnya.

 

Terkait evaluasi SOP, ia memastikan evaluasi sudah dan sedang dilakukan.

 

“Sejak hari Senin kemarin, dapur kami menghentikan sementara operasional untuk melakukan pembenahan dan evaluasi internal, sambil menunggu surat rekomendasi dari Dinas Kesehatan untuk dapat beroperasi kembali,” jelasnya.

 

Ia menjelaskan dapurnya melayani sebanyak 3.589 porsi untuk 14 sekolah secara bersamaan.

 

“Khusus untuk MAN Model, pengantaran dilakukan dalam beberapa tahap, yaitu sekitar 300 porsi pada tahap awal, kemudian 609 porsi, dan sisanya hingga total sekitar 606 siswa. Keterlambatan pada pengantaran terakhir inilah yang menjadi salah satu dugaan penyebab,” ungkapnya.

 

Dengan pemberhentian operasi sementara ini, ia menuturkan prihatin karena sekolah-sekolah lain juga terdampak dengan berhentinya layanan MBG.

 

“Oleh karena itu, kami berupaya secepat mungkin melakukan perbaikan agar pelayanan dapat kembali berjalan dengan aman,” tegasnya.

 

Dirinya menjelaskan terkait pengantaran terakhir ke MAN Model yang mengalami keterlambatan, terdapat proses yang seharusnya dilakukan pendinginan terlebih dahulu, tetapi karena mengejar waktu, makanan langsung dipacking dan tidak langsung dikonsumsi.

 

“Hal inilah yang saat ini menjadi dugaan sementara,” ucapnya.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Disdikbud Kalbar Buka Posko Aduan SPMB 2026, Siap Dampingi Orang Tua dan Calon Siswa

    Disdikbud Kalbar Buka Posko Aduan SPMB 2026, Siap Dampingi Orang Tua dan Calon Siswa

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    PONTIANAK – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Barat membuka Posko Aduan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 untuk memberikan pendampingan kepada calon peserta didik dan orang tua yang mengalami kendala selama proses pendaftaran. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikbud Kalbar, Syarif Faisal Indahmawan Alkadri, mengatakan posko tersebut menjadi pusat layanan bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan […]

  • Kejar Pemerataan Pendidikan, Pemprov Kalbar Perluas Internet Gratis dan Tekan Angka Putus Sekolah

    Kejar Pemerataan Pendidikan, Pemprov Kalbar Perluas Internet Gratis dan Tekan Angka Putus Sekolah

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus memperkuat berbagai program pemerataan pendidikan sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Selain memberikan bantuan biaya pendidikan, pemerintah juga memperluas akses internet gratis di sekolah dan menggencarkan penanganan anak yang belum mengenyam pendidikan formal. Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan mengatakan pemerataan akses pendidikan menjadi salah satu prioritas […]

  • BPBD Kalbar Lanjutkan Pemadaman Karhutla di Limbung, Api Membakar Lahan Gambut Dekat SMPN 12 Kubu Raya

    BPBD Kalbar Lanjutkan Pemadaman Karhutla di Limbung, Api Membakar Lahan Gambut Dekat SMPN 12 Kubu Raya

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    KUBU RAYA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Barat terus melakukan upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di wilayah Limbung, Kabupaten Kubu Raya. Lokasi kebakaran berada di sekitar kawasan SMP Negeri 12 Kubu Raya dan telah ditangani selama dua hari. Komandan Regu (Danru) Tim Satgas Darat BPBD Provinsi Kalbar, Edy […]

  • Yohana Heni, siswi kelas X asal Kabupaten Sekadau

    Sekolah Rakyat Terpadu jadi Harapan Pelajar Raih Cita-cita

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      yokalbar PONTIANAK – Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 53 Pontianak menjadi harapan baru bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk kembali menempuh pendidikan. Salah satunya dirasakan oleh Yohana Heni, siswi kelas X asal Kabupaten Sekadau. Yohana mengaku merasa diterima dengan sangat baik sejak tinggal di asrama dan mengikuti proses belajar mengajar di SRT 53 Pontianak. […]

  • Unik, Sekolah Cerlang di Pontianak Libatkan Orangtua di Kegiatan MPLS

    Unik, Sekolah Cerlang di Pontianak Libatkan Orangtua di Kegiatan MPLS

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    PONTIANAK – Suasana Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Sekolah Alam Terpadu Cerlang Pontianak berlangsung dengan cara yang tak biasa. Jika umumnya MPLS hanya diikuti siswa baru, sekolah ini justru menjadikan para orang tua sebagai bagian utama dalam seluruh rangkaian kegiatan. Sejak pagi, para ayah, ibu, dan anak berkumpul dalam suasana hangat. Kegiatan diawali dengan […]

  • Hadiri Musrenbang hingga Tinjau Ruas Sukadana–Teluk Batang, Ria Norsan Perkuat Arah Pembangunan Kayong Utara

    Gubernur Kalbar Dorong Percepatan Infrastruktur Kayong Utara, Ruas Teluk Batang–Sukadana Dikebut Jelang MTQ 2026, Gubernur Komit Percepat Akses Jalan ke Kayong Utara

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    yokalbar Kayong Utara – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menegaskan komitmennya dalam mempercepat pembangunan infrastruktur di Kabupaten Kayong Utara saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027, Jumat (10/04/2026). Komitmen tersebut disampaikan sebagai upaya meningkatkan konektivitas wilayah sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi dan pelayanan kepada masyarakat. Gubernur mengungkapkan, masih terdapat beberapa ruas jalan provinsi di […]

expand_less