BREAKING NEWS
light_mode
Tag Terpopuler
Beranda » Ekonomi » Dirut Bank Kalbar Pastikan Lanjutkan FLPP Program Tiga Juta Rumah

Dirut Bank Kalbar Pastikan Lanjutkan FLPP Program Tiga Juta Rumah

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

YOKALBAR – Program Tiga Juta Rumah yang dicanangkan pemerintah terus diperkuat di Kalimantan Barat. Salah satunya melalui penguatan dan perluasan pembiayaan perumahan dengan skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

Bank Kalbar, sebagai salah satu bank penyalur FLPP memastikan penguatan pembiayaan perumahan menjadi salah satu fokus utama pada 2026, seiring masih tingginya kebutuhan rumah layak di daerah.

Direktur Utama Bank Kalbar, Rokidi, mengatakan pembiayaan perumahan merupakan program prioritas pemerintah yang terus didorong pelaksanaannya. Bank Kalbar telah menjalin kerja sama dengan FLPP yang melibatkan Sarana Multigriya Finansial (SMF), dan perjanjian kerja sama tersebut telah ditandatangani.

“Pembiayaan perumahan saat ini terus kami genjot karena itu merupakan program prioritas pemerintah. Kami sudah bekerja sama dengan FLPP yang di dalamnya melibatkan SMF, dan kerja sama tersebut sudah ditandatangani,” kata Rokidi, belum lama ini.

Ia menambahkan, pada 2026 Bank Kalbar menargetkan penandatanganan perjanjian kerja sama lanjutan dalam waktu dekat untuk menentukan besaran porsi pembiayaan perumahan yang akan dialokasikan bagi Kalimantan Barat.

“Insya Allah dalam satu atau dua bulan ke depan sudah ada penandatanganan lanjutan terkait jatah pembiayaan perumahan untuk Bank Kalbar,” ujarnya.

Pada 2025, Bank Kalbar telah merealisasikan pembiayaan perumahan melalui skema FLPP untuk lebih dari 700 unit rumah.

Untuk 2026, Bank Kalbar optimistis akan memperoleh porsi pembiayaan yang lebih besar sejalan dengan target nasional dalam program Tiga Juta Rumah.

Terkait pelaksanaan FLPP, Rokidi menilai sejauh ini tidak terdapat kendala berarti. Meski demikian, ia mengakui masih ditemui calon debitur yang terkendala Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK. Namun, hal tersebut tidak serta-merta menjadi penghambat.

“Calon debitur tetap kami pelajari. Kalau baru mengajukan kredit lalu langsung macet tentu ini yang menjadi masalah. Tapi kalau dalam perjalanannya terjadi karena faktor tertentu, kami masih mungkin mempertimbangkan untuk diberi kelonggaran,”
Berdasarkan data Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI, capaian FLPP di Kalimantan Barat sepanjang 2025 mencapai 8.926 unit.
Capaian tersebut tersebar di sejumlah daerah, dengan rincian terbesar berada di Kabupaten Kubu Raya sebanyak 5.221 unit, disusul Ketapang 979 unit, dan Sintang 809 unit. Sedangkan realisasi yang terkecil terdapat di Kayong Utara 55 unit, Kapuas Hulu 33 unit, dan Melawi 31 unit.

FLPP menjadi bagian penting dalam menyukseskan Program Tiga Juta Rumah. Secara keseluruhan, capaian Program Tiga Juta Rumah di Kalimantan Barat pada 2025 mencapai 24.446 unit.

Angka tersebut dihitung dari rumah yang terbangun melalui berbagai skema, mulai dari APBN PKP, APBD, FLPP, komersial, Giro Wajib Minimum (GWM) Bank Indonesia, pembiayaan mikro, swadaya masyarakat, hingga program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
Sebelumnya, Ketua DPD REI Kalbar, Baharudin memastikan bahwa pihaknya siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung Program 3 Juta Rumah, khususnya dalam menjaga kualitas bangunan dan memastikan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.

“FLPP memberikan kepastian pasar dan pembiayaan bagi pengembang, sehingga pembangunan rumah subsidi dapat berkelanjutan,” ujar Baharudin.

Meski demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah tantangan di lapangan yang memerlukan perhatian serius.

Salah satunya adalah kendala pembiayaan yang dihadapi sebagian konsumen akibat penilaian Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK serta persyaratan perbankan.
Selain itu, Baharudin menyoroti aspek regulasi pertanahan yang dinilai belum sepenuhnya mendukung percepatan pembangunan perumahan.

Ia menyebut implementasi Peraturan Menteri ATR/BPN Nomor 5 Tahun 2025 yang kemudian direvisi melalui Permen Nomor 9 masih perlu dioptimalkan, terutama dalam mempercepat proses sertifikasi tanah.

Ia pun berharap pemerintah daerah segera mempercepat penerapan regulasi tersebut sesuai dengan tujuan awal, yakni meringankan beban masyarakat MBR agar dapat memperoleh rumah yang layak dan terjangkau.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tinjau Lab Pemasaran Digital SMKN 1 Sanggau, Ria Norsan Dorong Penguatan Pendidikan Berbasis IT

    Tinjau Lab Pemasaran Digital SMKN 1 Sanggau, Ria Norsan Dorong Penguatan Pendidikan Berbasis IT

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      YOKALBAR SANGGAU – Dalam rangkaian Safari Ramadan 1447 Hijriah, Ria Norsan, Gubernur Kalimantan Barat, meninjau langsung sejumlah fasilitas pendidikan di SMKN 1 Sanggau, Rabu (25/2/2026). Satu di antara hal yang menjadi perhatian utama Gubernur adalah keberadaan Lab Pemasaran Digital yang digunakan siswa-siswi untuk belajar keterampilan bisnis berbasis teknologi. Di ruang laboratorium tersebut, Gubernur melihat […]

  • DWP Kalbar Dorong Ketahanan Keluarga Hadapi Pengaruh LGBTQ di Era Digital

    DWP Kalbar Dorong Ketahanan Keluarga Hadapi Pengaruh LGBTQ di Era Digital

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    PONTIANAK – Penguatan ketahanan keluarga dinilai menjadi salah satu kunci dalam mencegah pengaruh negatif yang dapat masuk ke lingkungan anak dan generasi muda, termasuk melalui paparan konten di ruang digital. Hal tersebut mengemuka dalam seminar bertajuk “Bahaya LGBTQ, Menangkal Degradasi Moral di Bumi Khatulistiwa” yang digelar Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kalimantan Barat bersama […]

  • kodam tanjungpura dan bank kalbar

    Kodam Tanjungpura dan Bank Kalbar Perkuat Komunikasi dan Koordinasi

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR – Stabilitas keamanan dan pertumbuhan ekonomi daerah menjadi dua pilar penting dalam pembangunan Kalimantan Barat. Komitmen tersebut tercermin dalam pertemuan Panglima Kodam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito bersama Direktur Utama Bank Kalbar, Rokidi di Lobby Kehormatan Makodam XII/Tpr, Kubu Raya, Jumat (27/2/2026). Pertemuan ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara sektor pertahanan dan lembaga keuangan […]

  • Hadapi Potensi Banjir, TRC BPBD Kalbar Disiagakan Pantau Titik Rawan

    Hadapi Potensi Banjir, TRC BPBD Kalbar Disiagakan Pantau Titik Rawan

    • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Barat menyiagakan Tim Reaksi Cepat (TRC) hingga ke tingkat kabupaten dan kota untuk menghadapi potensi bencana banjir di sejumlah wilayah. Ketua Satgas Informasi Bencana BPBD Kalbar, Daniel, mengatakan TRC BPBD memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam pemantauan, asesmen cepat, dan penanganan awal saat terjadi bencana. […]

  • Pemprov Kalbar Kawal Penyaluran BBM Subsidi agar Tepat Sasaran

    Gubernur Ria Norsan Pastikan Pemprov Kalbar Kawal Penyaluran BBM Subsidi agar Tepat Sasaran

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Pemprov Kalbar) berkomitmen mengawal penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi agar tepat sasaran, transparan, dan mudah diakses oleh masyarakat yang berhak, khususnya pengemudi angkutan umum dan angkutan barang. Komitmen tersebut ditegaskan Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, saat menerima secara langsung aspirasi Persatuan Sopir Kalimantan Barat yang menggelar aksi […]

  • BPOM Investigasi Dugaan Keracunan Empat Siswa SD Usai Santap MBG di Pontianak Utara

    BPOM Investigasi Dugaan Keracunan Empat Siswa SD Usai Santap MBG di Pontianak Utara

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      YOKALBAR PONTIANAK – Sekolah Dasar Negeri (SDN) 24 di Siantan Kecamatan Pontianak Utara diterpa isu adanya keracunan siswa setelah mengonsumsi menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) pada Jumat 30 Januari 2026 kemarin. Dari informasi yang beredar menyebutkan, terdapat empat orang siswa sempat dilarikan ke RSUD Pontianak Utara. Adapun menu yang diduga menjadi sebab masuknya empat […]

expand_less