BREAKING NEWS
light_mode
Tag Terpopuler
Beranda » Kalbar » Gubernur Norsan Tekankan Kolaborasi Jaga Hutan dan Lingkungan Kalimantan Barat

Gubernur Norsan Tekankan Kolaborasi Jaga Hutan dan Lingkungan Kalimantan Barat

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

YoKalbar – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menegaskan pentingnya kolaborasi semua pihak dalam menjaga kelestarian lingkungan dan hutan di Kalimantan Barat. Hal tersebut disampaikannya usai kegiatan Kick Off Program Result Based Payment (RBP) REDD+ Green Climate Fund (GCF) di Pontianak, Kamis (29/1/2026).

Menurutnya, hutan memiliki peran vital sebagai penghasil karbon yang dibutuhkan manusia untuk kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, upaya perlindungan lingkungan harus dilakukan secara berkelanjutan agar fungsi hutan tetap terjaga.

“Pendekatan ke depan adalah bagaimana kita menjaga lingkungan supaya tetap lestari, hutan tetap baik, dan menghasilkan karbon yang cukup. Karbon ini sangat penting, bisa dikatakan sebagai jantung kehidupan,” kata Norsan.

Ia menjelaskan, dukungan pendanaan dari skema Green Climate Fund (GCF) menjadi salah satu instrumen penting dalam memperbaiki ekosistem yang telah mengalami kerusakan. Dana tersebut digunakan untuk berbagai kegiatan pemulihan lingkungan, khususnya pada kawasan hutan yang terdampak aktivitas manusia.

Ia juga menegaskan terkait sektor usaha bahwa pemerintah tidak bermaksud menghambat aktivitas perusahaan, termasuk di sektor pertambangan. Namun, ia mengingatkan agar setiap perusahaan mematuhi kewajiban lingkungan, terutama dalam hal reklamasi pascatambang.

“Pesan kami kepada perusahaan, terutama pertambangan, setelah ditambang jangan lupa direklamasi. Ditanami kembali dengan tanaman hutan yang baik, sehingga lingkungan bisa pulih dan tumbuh kembali,” tegasnya.

Dalam upaya menekan laju deforestasi, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, kata Norsan, tidak serta-merta membatasi investasi, melainkan menerapkan perizinan yang ketat sesuai ketentuan yang berlaku. Izin hanya diberikan apabila telah mendapat persetujuan dari kementerian terkait dan tidak melanggar kawasan hutan.

“Kalau kementerian memberikan izin, baru kita berikan. Tapi kalau tidak sesuai ketentuan, tidak kita keluarkan izinnya,” tambahnya.

Norsan mengungkapkan, luas kawasan hutan di Kalimantan Barat saat ini mencapai sekitar 8 juta hektare atau masih berada di atas ambang batas minimum nasional. Hal tersebut menjadi modal penting dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan, investasi, dan kelestarian alam.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tiga Wilayah Penyumbang Karhutla Terbesar di Kalbar Jadi Prioritas Patroli BPBD

    Tiga Wilayah Penyumbang Karhutla Terbesar di Kalbar Jadi Prioritas Patroli BPBD

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    PONTIANAK – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Barat memfokuskan patroli dan pemantauan di tiga kabupaten penyumbang luas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terbesar selama periode Januari hingga Juni 2026, yakni Kabupaten Ketapang, Kubu Raya, dan Mempawah.   Berdasarkan data BPBD Kalbar, Kabupaten Ketapang mencatat luas lahan terbakar terbesar, disusul Kabupaten Kubu Raya dengan […]

  • Lahirnya 313 Prajurit Muda TNI AD di Rindam XII/Tpr

    Lahirnya 313 Prajurit Muda TNI AD di Rindam XII/Tpr

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR, SINGKAWANG – Panglima Kodam XII/Tanjungpura, Novi Rubadi Sugito, S.I.P., M.Si., melantik 313 prajurit muda mantan siswa Pendidikan Pertama Tamtama Infanteri (Dikmata IF) TNI AD Gelombang I Tahun Anggaran 2026. Upacara pelantikan dilaksanakan di Lapangan Sapta Marga Rindam XII/Tpr, Singkawang, Jumat (22/5/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Kasdam XII/Tpr, Kapokahli Pangdam XII/Tpr, Danrindam XII/Tpr, Asintel Kasdam […]

  • Gubernur Ria Norsan Kerahkan Bantuan Air Bersih Gratis untuk Warga Pontianak Terdampak Kemarau dan Asap

    Gubernur Ria Norsan Kerahkan Bantuan Air Bersih Gratis untuk Warga Pontianak Terdampak Kemarau dan Asap

    • calendar_month Minggu, 13 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Yokalbar PONTIANAK — Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, mengerahkan bantuan air bersih gratis bagi masyarakat yang terdampak kemarau panjang dan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Minggu (13/9/2026). Bantuan air bersih tersebut disalurkan ke dua titik dengan total volume sebanyak 13.000 liter. Pertama sebanyak 5.000 liter didistribusikan kepada warga di Jalan Pangeran Natakusuma. […]

  • KETUA DEKRANASDA KALBAR, Hj. ERLINA RIA NORSAN, DORONG DAYA SAING PRODUK UNGGULAN KALBAR DI INACRAFT 2026

    Mempawah Dipilih Pembangunan SGAR 2, Bupati Erlina : Ini Berkah

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR MEMPAWAH – Bupati Mempawah Erlina menghadiri konsultasi publik pengembangan industri aluminium terintegrasi dalam kerangka Proyek Strategis Nasional (PSN) di Hotel Novotel Pontianak, Rabu, 18 Februari 2026. Dalam forum itu, Erlina menegaskan dukungan penuh Pemkab Mempawah terhadap pembangunan smelter alumina dan aluminium di wilayahnya. Kegiatan konsultasi publik digelar secara hybrid dan dihadiri sejumlah pejabat pemerintah […]

  • PORESNIJAR PGRI Kalbar 2026 Digelar, Gubernur Ria Norsan Puji Guru

    PORESNIJAR PGRI Kalbar 2026 Digelar, Gubernur Ria Norsan Puji Guru

    • calendar_month Selasa, 3 Nov 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Gubernur Norsan Apresiasi Porsenijar PGRI Kalbar 2026, Jadi Wadah Guru Kembangkan Prestasi dan Inovasi Yokalbar SINGKAWANG – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, mengapresiasi pelaksanaan Pekan Olahraga, Seni, dan Inovasi Pembelajaran Guru (Porsenijar) PGRI Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026 yang digelar di Kota Singkawang, 2-6 November 2026. Apresiasi tersebut disampaikan melalui sambutan Ria Norsan yang diwakili […]

  • Kalbar Kini Punya “Alarm Tsunami” Real-Time, Peringatan Bisa Tiba dalam Hitungan Menit

    Kalbar Kini Punya “Alarm Tsunami” Real-Time, Peringatan Bisa Tiba dalam Hitungan Menit

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR– Sistem peringatan dini bencana di Kalimantan Barat kini semakin diperkuat. Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kalimantan Barat melalui Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) resmi dilengkapi perangkat Warning Receiver System InaTEWS, yang berfungsi sebagai “alarm” tsunami berbasis data real-time. Perangkat dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ini telah terpasang sejak Sabtu, 28 Februari 2026, sebagai bagian dari […]

expand_less