BREAKING NEWS
light_mode
Tag Terpopuler
Beranda » Lain-lain » 2 Warga Asing Asal Taiwan Diamankan Pihak Imigrasi Singkawang Karena Over Stay, Ternyata Pernah Jadi Warga Negara Indonesia

2 Warga Asing Asal Taiwan Diamankan Pihak Imigrasi Singkawang Karena Over Stay, Ternyata Pernah Jadi Warga Negara Indonesia

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

YOKALBAR, SINGKAWANG – Jajaran Kantor Imigrasi Kelas 1 TPI Singkawang bersama Polsek Singkawang Selatan dan Kelurahan Sedau berhasil mengamankan dua orang Warga Negara Asing (WNA) asal Taiwan pada Kamis (29/1) siang kemarin di salah satu Warung Kopi (Warkop) di Jalan Raya Pasir Panjang, Kelurahan Sedau, Kecamatan Singkawang Selatan, Kota Singkawang.

“Kedua WNA ini merupakan seorang ibu rumah tangga bernama Li Chuan Feng dan anak perempuannya berusia 7 tahun. Keduanya berhasil kita amankan pada Kamis (29/1) sekitar pukul 09.00 WIB,” kata Kepala Seksi (Kasi) Inteldakim Kantor Imigrasi Singkawang Kelas 1 TPI Singkawang, Achmad Aswira, Jumat (30/1).

Kedua WNA ini diamankan lantaran diduga melanggar Pasal 78 ayat (3) UU No 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.

Aswira mengatakan, berdasarkan hasil pendataan oleh pihak Imigrasi Kota Singkawang, Li Chuan Feng awalnya merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) kemudian menikah dengan warga ROC (Taiwan) dan memilih menjadi Negara ROC serta mendapat keturunan seorang anak perempuan.

Selang waktu berjalan terjadi perceraian sehingga Li Chuan Feng pulang ke Indonesia pada tahun 2023 dengan status Kewarganegaraan ROC serta memiliki dokumen Paspor Visa On Arrival (VOA) dari tanggal kedatangan 11 Februari 2023 hingga tanggal 12 Maret 2023.

Namun hingga saat ini yang Li Chuang Feng dan anak perempuannya masih tetap tinggal di Indonesia (Kota Singkawang)padahal sudah terjadi “Over Stay” selama 2 tahun yang menyebabkan Li Chuan Feng melanggar Undang-Undang Keimigrasian yang diatur Pasal 78 ayat (3) UU No 6 tahun 2011.

Kedua WNA tersebut, mengaku terkendala ekonomi sehingga tidak memiliki biaya untuk melengkapi administrasi kembali menjadi status WNI.

“Untuk saat ini kedua WNA tersebut berada di Ruang Detensi Kantor Imigrasi kelas I TPI Singkawang, sambil menunggu proses deportasi ke negara asal,” ujarnya.

Untuk diketahui, Negara Indonesia tidak mengenal kewarganegaraan ganda sehingga Ketika Li Chuan Feng secara sukarela memperoleh kewarganegaraan ROC melalui pernikahan dan memiliki keturunan, maka secara otomatis akan dirinya kehilangan status WNI.

“Untuk mengurus kembali kewarganegaraan Indonesia bagi eks-WNI yang kehilangan statusnya akibat pernikahan serta mengingat statusnya saat ini sedang bermasalah dengan imigrasi (Overstay), maka Li Chuan Feng harus menyelesaikan sanksi berupa deportasi yang kemudian dapat kembali ke Indonesia untuk mengurus administrasi perkawinan sebagai salah satu syarat untuk mendapatkan izin tinggal yang sah berupa KITAS/KITAP,” jelas Aswira.

“Diamankannya kedua orang asing tersebut oleh pihak Imigrasi Kelas 1 TPI Singkawang guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan serta sebagai bentuk sinergi antar instansi dalam pelaksanaan tugas sesuai dengan ketentuan peraturan Perundang Undangan yang berlaku,” tambahnya.

Sementara pelaksanaan kegiatan pengawasan dan penindakan terhadap WNA yang dilakukan oleh Pihak Imigrasi Kelas 1 TPI Singkawang sebagai bentuk kegiatan penertiban keberadaan WNA yang diduga melakukan pelanggaran untuk diproses sesuai aturan yang berlaku. (*)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Plt Kadisdik Kalbar Turun Langsung Tinjau Kebakaran SMA N 1 Toho, Usahakan pembangunan Dan Perbaikan gedung Lewat Program Revitalisasi 2026

    Plt Kadisdik Kalbar Turun Langsung Tinjau Kebakaran SMA N 1 Toho, Usahakan pembangunan Dan Perbaikan gedung Lewat Program Revitalisasi 2026

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    PONTIANAK – Kebakaran terjadi di SMA Negeri 1 Toho, Kabupaten Mempawah, Kamis (19/3/2026) dini hari. Peristiwa tersebut menghanguskan sebagian bangunan sekolah, khususnya area perkantoran. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Barat, Syarif Faisal Indahmawan Alkadri, langsung turun meninjau lokasi usai menerima laporan kejadian. Ia menyampaikan bahwa api telah berhasil dipadamkan dan […]

  • Bundaran Untan Pontianak Makan Korban,  Pemuda 21 Tahun Tewas Usai Tabrakan

    Bundaran Untan Pontianak Makan Korban, Pemuda 21 Tahun Tewas Usai Tabrakan

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Bundaran Untan Pontianak Makan Korban, Pemuda 21 Tahun Tewas Usai Tabrakan Yokalbar PONTIANAK – Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di Jalan Ahmad Yani, tepatnya di kawasan Bundaran Untan, Kecamatan Pontianak Selatan, Senin malam (20/4/2026) sekitar pukul 20.00 WIB. Insiden ini melibatkan dua sepeda motor dan mengakibatkan satu orang meninggal dunia. PS Kasat Lantas Polresta Pontianak, […]

  • PENGUMUMAN! BNI Cabang Singkawang Tetap Layani Masyarakat pada 31 JANUARI 2026

    PENGUMUMAN! BNI Cabang Singkawang Tetap Layani Masyarakat pada 31 JANUARI 2026

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR, SINGKAWANG – BNI Cabang Singkawang membuat pengumuman bahwa kantor mereka di Jalan Yos Sodarso Singkawang tetap buka dan beroperasional pada 31 Januari 2026 di pukul 09.00 WIB – 14.00 WIB. Layanan ini dibuka dalam rangka memberikan layanan terbaik kepada masyarakat, mulai dari Akad Kredit, Maintance Rekening Pinjaman hingga Pick Up Service. (*)

  • BPBD Kalbar Intensifkan Penanganan Banjir di Tiga Kabupaten, Ribuan Warga Terdampak

    BPBD Kalbar Intensifkan Penanganan Banjir di Tiga Kabupaten, Ribuan Warga Terdampak

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    PONTIANAK– Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Barat terus meningkatkan koordinasi penanganan banjir yang masih melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Sintang, Kubu Raya, dan Kapuas Hulu. Curah hujan dengan intensitas tinggi dalam beberapa hari terakhir menyebabkan debit sungai meningkat dan mengakibatkan permukiman warga terendam. Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD […]

  • Direktur Bank Kalbar, Rokidi yang menyatakan penurunan TKD justru membuka peluang pembiayaan bagi bank daerah untuk membantu pemerintah kabupaten dan kota dalam menjaga kesinambungan pembangunan.

    Bank Kalbar Fokuskan Pinjaman Daerah di 2026, Targetkan Lebih dari Rp600 Miliar

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR Pontianak – Bank Kalbar memprioritaskan skema pinjaman daerah sebagai strategi utama ekspansi kredit pada 2026, seiring menurunnya Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat. Hal ini disampaikan langsung oleh Direktur Bank Kalbar, Rokidi yang menyatakan penurunan TKD justru membuka peluang pembiayaan bagi bank daerah untuk membantu pemerintah kabupaten dan kota dalam menjaga kesinambungan pembangunan. […]

  • BPBD Kalbar Perkuat Antisipasi Karhutla 2026, Daniel: Kolaborasi Jadi Kunci Cegah Kebakaran Mas

    BPBD Kalbar Perkuat Antisipasi Karhutla 2026, Daniel: Kolaborasi Jadi Kunci Cegah Kebakaran Mas

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    PONTIANAK – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Barat terus memperkuat langkah antisipasi menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada musim kemarau 2026. Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat sendiri telah menetapkan Status Siaga Darurat Bencana Karhutla sejak 2 Februari hingga 15 November 2026. Ketua Satuan Tugas Informasi Bencana BPBD Provinsi Kalbar, Daniel, SE., S.Pd, […]

expand_less