Pemprov Kalbar Distribusikan Air Bersih ke Warga Terdampak Kemarau di Jalan Kom Yos Sudarso
- account_circle Admin
- calendar_month Senin, 14 Sep 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
YoKalbar – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus bergerak membantu masyarakat yang terdampak kekeringan akibat musim kemarau. Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bersama Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim), serta dibantu BPBD Kalbar, distribusi air bersih kembali dilakukan kepada warga di sejumlah titik di Kota Pontianak, salah satunya di Jalan Kom Yos Sudarso, Minggu (13/9/2026).
Kepala Dinas PUPR Kalbar Iskandar Zulkarnain mengatakan, distribusi air bersih tersebut telah dilakukan selama kurang lebih dua pekan dan akan terus dilanjutkan hingga kondisi cuaca kembali membaik, terutama setelah hujan mulai turun.
“Untuk hari ini sebenarnya sudah beberapa minggu kita distribusi air bersih. Ini sudah kurang lebih dua mingguan,” kata Iskandar.
Menurutnya, selama dua pekan terakhir sekitar tujuh tangki berkapasitas 8.000 liter telah didistribusikan kepada masyarakat. Pemprov Kalbar juga kembali menambah distribusi air untuk memenuhi kebutuhan warga yang terdampak kemarau.
Iskandar menjelaskan, bantuan tersebut merupakan hasil kolaborasi sejumlah perangkat daerah. Dinas PUPR mendistribusikan dua tangki berkapasitas masing-masing 8.000 liter, sementara Perkim menyalurkan satu tangki dengan kapasitas yang sama.
“Ini kerja sama Perkim dan PU. PU dua kali 8.000 liter, Perkim satu kali 8.000 liter. Maksud kita ini terus berlanjut sampai kondisi cuaca, minimal ada hujan,” ujarnya.
Untuk memastikan distribusi air bersih lebih merata, Pemprov Kalbar juga tengah melakukan pemetaan terhadap titik-titik yang membutuhkan pasokan air. Nantinya, distribusi akan dilakukan secara lebih teratur dan berkelanjutan berdasarkan kebutuhan masyarakat.
Ia mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi untuk memetakan lokasi prioritas sehingga bantuan air bersih tidak hanya diberikan secara situasional, tetapi dapat menjangkau masyarakat secara lebih merata.
“Nanti kita coba petakan titik-titik distribusi air bersih. Setelah kita rapatkan, kita akan melaksanakan distribusi secara kontinu,” jelasnya.
Ia menambahkan, pemerintah juga terus mengoptimalkan bantuan tanggap darurat untuk memastikan masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih tetap terlayani.
“Sekiranya dari bantuan tanggap darurat juga kita kondisikan hal itu, biar masyarakat secara merata dapat air bersih,” katanya.
Dalam distribusi hari ini, terdapat tiga titik penyaluran air bersih. Masing-masing titik mendapatkan pasokan sebanyak 8.000 liter, yakni di kawasan Nata Kusuma, Marta Dinata dan Masjid Nurul Jannah di Jalan Kom Yos Sudarso.
Selain di Kota Pontianak, distribusi air bersih juga dilakukan hingga wilayah Kabupaten Kubu Raya melalui kerja sama dengan Karang Taruna. Sebelumnya, bantuan sebanyak 8.000 liter telah disalurkan di salah satu titik di Kubu Raya, dan distribusi kembali dilakukan hari ini.
“Melalui kerja sama dengan Karang Taruna, Karang Taruna yang menjaga,” ungkap Iskandar.
Ia juga menegaskan, penanganan dampak kemarau saat ini menjadi tanggung jawab bersama. Pemerintah provinsi tidak bekerja sendiri karena berbagai elemen masyarakat dan lembaga juga turut bergerak memberikan bantuan.
Selain pemerintah, sejumlah organisasi seperti PMI dan Pramuka juga ikut berpartisipasi dalam membantu masyarakat menghadapi kondisi darurat akibat kekeringan.
“Semua elemen hadir untuk berpartisipasi. Jadi semuanya bergerak, semuanya berpartisipasi secara spontanitas dan kondisi,” tutupnya.
- Penulis: Admin

Saat ini belum ada komentar