BREAKING NEWS
light_mode
Tag Terpopuler
Beranda » Ekonomi » Gubernur Kalbar Ria Norsan Tindak Lanjuti Keluhan Sopir soal Solar Subsidi, Pertamina Ancam Cabut Izin SPBU yang Melanggar

Gubernur Kalbar Ria Norsan Tindak Lanjuti Keluhan Sopir soal Solar Subsidi, Pertamina Ancam Cabut Izin SPBU yang Melanggar

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

YOKALBAR PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Ria Norsan menindaklanjuti keluhan para sopir angkutan terkait dugaan penyimpangan distribusi bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis solar di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

Keluhan tersebut disampaikan dalam audiensi yang digelar di Ruang Ruai Telabang, Kantor Gubernur Kalbar, Senin (27/7), dan dihadiri perwakilan PT Pertamina Patra Niaga, Polda Kalbar, serta asosiasi sopir.

Dalam pertemuan itu, para sopir mengeluhkan dugaan penjualan solar subsidi di atas harga eceran tertinggi (HET) hingga praktik penyalahgunaan barcode oleh pelansir yang dinilai menghambat akses sopir terhadap BBM subsidi.

Ria Norsan mengatakan, pemerintah provinsi akan segera berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk menindaklanjuti persoalan tersebut.

“Dari hasil diskusi, ditemukan adanya dugaan SPBU yang menjual BBM subsidi di atas harga yang telah ditetapkan pemerintah. Selain itu, ada pula praktik pelansir yang memanfaatkan barcode secara berulang sehingga merugikan sopir yang memang berhak mendapatkan solar subsidi,” ujar Norsan.

Menurut dia, Pemprov Kalbar akan melibatkan Dinas Perhubungan, Organisasi Angkutan Darat (Organda), PT Pertamina Patra Niaga, BPH Migas, serta Polda Kalbar guna memperkuat pengawasan sekaligus penegakan hukum terhadap pelanggaran distribusi BBM subsidi.

Norsan menambahkan, pemerintah daerah sebelumnya telah menerbitkan surat edaran, surat teguran, hingga instruksi gubernur mengenai penggunaan BBM subsidi agar penyalurannya tepat sasaran.

Sementara itu, Sales Area Manager PT Pertamina Patra Niaga Kalimantan Barat, Widhi Tri Adhi Hidayat, memastikan pihaknya berkomitmen menyalurkan solar subsidi sesuai kuota dan ketentuan yang berlaku.
Ia menegaskan Pertamina tidak akan mentoleransi pelanggaran yang dilakukan lembaga penyalur maupun SPBU.

“Sanksi dapat diberikan mulai dari pembinaan hingga pencabutan izin usaha apabila terbukti melakukan pelanggaran,” kata Widhi.

Menurut dia, Pertamina terus memperkuat pengawasan melalui sistem digitalisasi penyaluran BBM subsidi menggunakan aplikasi dan QR Code. Evaluasi juga dilakukan secara berkala bersama pemerintah daerah dan aparat penegak hukum untuk mencegah penyalahgunaan.

Selain itu, Pertamina mengungkapkan telah memblokir ribuan QR Code di Kalimantan Barat yang terindikasi disalahgunakan dalam pembelian solar subsidi.

Masyarakat yang merasa QR Code miliknya terblokir, tetapi digunakan sesuai ketentuan, dipersilakan menghubungi Pertamina untuk menjalani proses verifikasi sehingga haknya memperoleh BBM subsidi tetap dapat dipenuhi.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PENGUMUMAN! BNI Cabang Singkawang Tetap Layani Masyarakat pada 31 JANUARI 2026

    PENGUMUMAN! BNI Cabang Singkawang Tetap Layani Masyarakat pada 31 JANUARI 2026

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR, SINGKAWANG – BNI Cabang Singkawang membuat pengumuman bahwa kantor mereka di Jalan Yos Sodarso Singkawang tetap buka dan beroperasional pada 31 Januari 2026 di pukul 09.00 WIB – 14.00 WIB. Layanan ini dibuka dalam rangka memberikan layanan terbaik kepada masyarakat, mulai dari Akad Kredit, Maintance Rekening Pinjaman hingga Pick Up Service. (*)

  • Caption: Kegiatan Forum Konsultasi Publik (FKP) di Kantor KPU Kota Singkawang, Rabu (22/7/2026).

    KPU Kota Singkawang Gelar Forum Konsultasi Publik Bahas Standar Pelayanan Publik

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      YOKALBAR SINGKAWANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Singkawang menyelenggarakan Forum Konsultasi Publik (FKP) terkait peninjauan ulang standar pelayanan publik pada KPU Kota Singkawang, Rabu (22/7/2026). Kegiatan tersebut digelar di Kantor KPU Kota Singkawang dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, perwakilan instansi pemerintah, akademisi, organisasi masyarakat, media, serta pengguna layanan. Forum ini menjadi wadah untuk […]

  • BPBD Kalbar Dorong Peran Aktif Kecamatan dan Desa Cegah Karhutla

    BPBD Kalbar Dorong Peran Aktif Kecamatan dan Desa Cegah Karhutla

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR-Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kalimantan Barat menekankan pentingnya peran aktif pemerintah kecamatan dan desa dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di tengah musim kering yang berkepanjangan. Koordinator Harian Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Penanggulangan Bencana BPBD Kalimantan Barat, Daniel, mengatakan edukasi kepada masyarakat menjadi kunci utama untuk menekan potensi kebakaran sejak dini. “Kami […]

  • BPBD Kalbar Catat 485 Titik Panas, Ketapang Masih Jadi Wilayah Terbanyak

    BPBD Kalbar Catat 485 Titik Panas, Ketapang Masih Jadi Wilayah Terbanyak

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      PONTIANAK – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Barat mencatat sebanyak 485 titik panas (hotspot) terdeteksi di wilayah Kalimantan Barat berdasarkan data BMKG pada 20 Juli 2026. Dari jumlah tersebut, Kabupaten Ketapang masih menjadi daerah dengan titik panas terbanyak. Ketua Satgas Informasi Bencana BPBD Provinsi Kalbar, Daniel, mengatakan pihaknya terus meningkatkan kesiapsiagaan bersama […]

  • Direktur Bank Kalbar, Rokidi yang menyatakan penurunan TKD justru membuka peluang pembiayaan bagi bank daerah untuk membantu pemerintah kabupaten dan kota dalam menjaga kesinambungan pembangunan.

    Bank Kalbar Fokuskan Pinjaman Daerah di 2026, Targetkan Lebih dari Rp600 Miliar

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR Pontianak – Bank Kalbar memprioritaskan skema pinjaman daerah sebagai strategi utama ekspansi kredit pada 2026, seiring menurunnya Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat. Hal ini disampaikan langsung oleh Direktur Bank Kalbar, Rokidi yang menyatakan penurunan TKD justru membuka peluang pembiayaan bagi bank daerah untuk membantu pemerintah kabupaten dan kota dalam menjaga kesinambungan pembangunan. […]

  • BPBD Kalbar Terapkan Enam Pilar Penanganan Darurat Bencana, Daniel: Keselamatan Masyarakat Jadi Prioritas

    BPBD Kalbar Terapkan Enam Pilar Penanganan Darurat Bencana, Daniel: Keselamatan Masyarakat Jadi Prioritas

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    PONTIANAK – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Barat terus memperkuat sistem penanganan darurat bencana melalui penerapan enam pilar utama yang menjadi pedoman dalam setiap operasi penanggulangan bencana di lapangan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan penanganan bencana berlangsung cepat, tepat, terkoordinasi, akuntabel, dan tetap mengedepankan aspek kemanusiaan. Ketua Satuan Tugas Informasi Bencana BPBD Provinsi […]

expand_less