BREAKING NEWS
light_mode
Tag Terpopuler
Beranda » Kalbar » CSR Mitra Pembangunan, Norsan Dorong Perusahaan Fokus Tingkatkan IPM dan Infrastruktur Kalbar

CSR Mitra Pembangunan, Norsan Dorong Perusahaan Fokus Tingkatkan IPM dan Infrastruktur Kalbar

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

YOKALBAR Jakarta – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, mendorong perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Kalbar untuk mengarahkan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TSBLP) atau Corporate Social Responsibility (CSR) pada sektor-sektor yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Norsan usai menghadiri peluncuran Forum TSBLP/CSR yang digelar di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (9/7/2026) malam.

Menurut Norsan, sejumlah perusahaan telah menyatakan komitmennya untuk mendukung pembangunan Kalimantan Barat melalui berbagai program CSR yang selaras dengan kebutuhan daerah.

“Alhamdulillah tadi dari beberapa perusahaan sudah menyampaikan komitmennya untuk membantu Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat melalui program CSR mereka,” ujarnya.

Norsan menegaskan, ada tiga sektor utama yang menjadi prioritas dalam penyaluran CSR perusahaan, yakni pendidikan, penanganan stunting, dan pembangunan infrastruktur.

“Sektor yang pertama adalah pendidikan untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) kita. Kemudian stunting, dan yang tidak kalah penting adalah infrastruktur. Dengan infrastruktur yang baik, pertumbuhan ekonomi kita akan meningkat,” katanya.

Ia menilai kontribusi dunia usaha sangat diperlukan untuk mempercepat pembangunan daerah, terutama di tengah keterbatasan anggaran pemerintah. Melalui sinergi antara pemerintah dan sektor swasta, berbagai program pembangunan dapat berjalan lebih optimal dan menjangkau masyarakat secara luas.

Terkait pengawasan pelaksanaan CSR, Norsan mengatakan pemerintah daerah akan terus melakukan pemantauan secara langsung melalui perangkat daerah dan instansi terkait agar program yang dijalankan perusahaan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kita melakukan pengawasan langsung kepada perusahaan melalui dinas dan instansi terkait untuk melihat sejauh mana pelaksanaan CSR yang diserahkan kepada daerah,” jelasnya.

Mengenai regulasi CSR, Norsan menilai pelaksanaannya saat ini telah memiliki dasar hukum yang jelas. Ia menegaskan bahwa semangat CSR sejalan dengan amanat Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945 yang menekankan pemanfaatan sumber daya untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

Menurutnya, tujuan utama dari pelaksanaan CSR adalah membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan maupun masyarakat Kalimantan Barat secara umum.

Dalam forum tersebut, Norsan juga mengapresiasi perusahaan-perusahaan yang selama ini telah berkontribusi melalui berbagai program sosial dan pembangunan. Meski demikian, ia mengakui tingkat kontribusi setiap perusahaan masih beragam.

“Ada perusahaan yang sudah maksimal, ada yang masih setengah maksimal, dan ada juga yang kontribusinya masih minim. Mudah-mudahan ke depan semakin meningkat,” ujarnya.

Gubernur juga mengajak seluruh perusahaan meningkatkan literasi dan inklusi keuangan daerah dengan mendorong para karyawan membuka rekening di Bank Kalbar sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan bank milik daerah.

Pemerintah Provinsi Kalbar akan menyusun daftar program prioritas TSBLP Tahun Anggaran 2027 berdasarkan usulan perangkat daerah. Program tersebut mencakup berbagai sektor strategis, antara lain pertambangan, perkebunan, pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, pemerintahan desa, hingga pembangunan infrastruktur dasar.

Menurut Ria Norsan, pelaksanaan CSR tidak hanya berorientasi pada kegiatan sosial seremonial, tetapi harus diarahkan pada pembangunan yang memiliki dampak langsung bagi masyarakat.

Norsan berharap Forum TSBLP/CSR menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia usaha dalam mendukung pembangunan Kalbar yang berkelanjutan, terutama pada sektor-sektor yang menjadi prioritas pembangunan daerah.

Di dalam kegiatan ini, juga dilakukan penandatanganan komitmen bersama oleh Gubernur Ria Norsan dan Wakil Gubernur Krisantus Kurniawan, disaksikan Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Agus Fatoni serta para bupati dan wali kota se-Kalbar.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • pangdam kunjungan kerja ke mempawah

    Pangdam Tanjungpura Kunjungan Kerja ke Mempawah

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR MEMPAWAH – Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi, menghadiri kunjungan kerja Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XII/Tanjungpura di Markas Komando Distrik Militer (Makodim) 1201/Mempawah, Rabu (4/3/2026). Kehadiran orang nomor dua di Kabupaten Mempawah itu menjadi penegasan kuatnya sinergi antara Pemerintah Kabupaten Mempawah dan TNI dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus mendorong percepatan pembangunan daerah. Kegiatan yang […]

  • Gubernur Kalbar Ria Norsan

    Bupati Mempawah Apresiasi Gubernur Norsan Kawal PSN Mempawah–Landak Tekankan Lingkungan dan Tenaga Kerja Lokal

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YoKalbar Pontianak – Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menegaskan dukungan pemerintah daerah terhadap rencana Proyek Strategis Nasional (PSN) pembangunan industri pengolahan dan pemurnian alumina–aluminium terpadu di Kabupaten Mempawah dan Kabupaten Landak. Hal itu ia disampaikan dalam kegiatan konsultasi publik rancangan Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian terkait perubahan daftar proyek strategis nasional, Rabu (18/2/2026). Menurutnya proyek […]

  • BPBD Kalbar Perkuat Pengawasan Karhutla, 301 Titik Panas Terpantau Saat Musim Kemarau

    BPBD Kalbar Perkuat Pengawasan Karhutla, 301 Titik Panas Terpantau Saat Musim Kemarau

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    PONTIANAK – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Barat terus memperkuat langkah antisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan meningkatkan patroli, pemantauan, serta koordinasi lintas sektor menyusul meningkatnya jumlah titik panas selama musim kemarau. Data BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio pada pengamatan 18 Juli 2026 mencatat terdapat 301 titik panas yang tersebar di […]

  • Tingkatkan Keamanan Objek Vital Nasional, UBP Singkawang Sukses Gelar Asesmen Sistem Pengamanan BNPT!

    Tingkatkan Keamanan Objek Vital Nasional, UBP Singkawang Sukses Gelar Asesmen Sistem Pengamanan BNPT!

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR, SINGKAWANG – PLN Indonesia Power UBP Singkawang telah selesai melaksanakan Kegiatan Asesmen Sistem Pengamanan Aset Objek Vital Nasional (Obvitnas) bersama Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) yang berlangsung selama 3 hari. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah nyata dalam menjaga keandalan pasokan listrik dan keamanan aset strategis negara. Melalui asesmen ini, tim BNPT melakukan tinjauan mendalam […]

  • Direktur Bank Kalbar, Rokidi yang menyatakan penurunan TKD justru membuka peluang pembiayaan bagi bank daerah untuk membantu pemerintah kabupaten dan kota dalam menjaga kesinambungan pembangunan.

    Konsisten Terapkan GRC, Bank Kalbar Catatkan Prestasi Positif

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      YOKALBAR – PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Barat atau Bank Kalbar masih mencatatkan kinerja positif sepanjang 2022 lalu. Baik penyaluran kredit maupun penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) mengalami pertumbuhan. Termasuk laba bersih perseroan juga semakin tambun bertumbuh sebesar 8,10% secara year on year (yoy). Dan dengan modal inti juga yang terus meningkat. “Sepanjang 2022, […]

  • Rp170 Miliar Diselamatkan, Kasus Korupsi Bauksit di Kalbar Belum ada Tersangka

    Rp170 Miliar Diselamatkan, Kasus Korupsi Bauksit di Kalbar Belum ada Tersangka

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Yokalbar PONTIANAK – Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat melalui bidang pidana khusus kembali mengklaim penyelamatan keuangan negara dalam perkara dugaan korupsi tata kelola pertambangan bauksit. Totalnya tak main-main, mencapai Rp170 miliar. Namun hingga kini, belum satu pun tersangka diumumkan ke publik. Penyidikan kasus ini sendiri dimulai berdasarkan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) Nomor 01/0.1/Pid.1/01/2026 tertanggal 2 Januari […]

expand_less