Kalbar Perluas Akses Pendidikan Global, 10 Pelajar SMAN 1 Pontianak Terima Beasiswa ke Tiongkok
- account_circle Admin
- calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PONTIANAK-Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat memperluas peluang pendidikan internasional bagi pelajar melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Yangzhou Polytechnic Institute dari Tiongkok dan PT Semen Conch Indonesia . Kerja sama tersebut ditandai dengan penyerahan simbolis beasiswa kepada 10 siswa SMA Negeri 1 Pontianak yang tergabung dalam Tim Lomba Cerdas Cermat (LCC) 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Aula SMA Negeri 1 Pontianak, Kamis (25/6/2026), merupakan langkah awal penguatan kolaborasi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi luar negeri, dan dunia industri dalam membuka akses pendidikan bagi generasi muda Kalimantan Barat.
MoU ditandatangani oleh Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan, Kepala Yangzhou Polytechnic Institute Ni Yong Hong, serta Direktur PT Semen Conch Indonesia Wang Hai Wing. Penandatanganan tersebut juga disaksikan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Abdul Mu’ti, Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda selaku penggagas program, Duta Besar Tiongkok untuk Indonesia Wang Lutong, serta sejumlah pejabat daerah.
Gubernur Ria Norsan mengatakan kerja sama tersebut tidak hanya memberikan kesempatan belajar di luar negeri, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia Kalimantan Barat.
“Kolaborasi ini membuka kesempatan yang lebih luas bagi pelajar Kalbar untuk memperoleh pendidikan bertaraf internasional sekaligus memperkuat hubungan kerja sama di bidang pendidikan,” ujarnya.
Ia berharap para penerima beasiswa dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meningkatkan kompetensi, memperluas pengalaman, dan kembali mengabdi bagi pembangunan daerah setelah menyelesaikan pendidikan.
Norsan juga mengapresiasi inisiatif Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda yang dinilai berhasil menghadirkan peluang baru bagi pelajar Kalimantan Barat melalui kerja sama internasional tersebut.
Beasiswa yang diberikan mencakup pembiayaan pendidikan di Tiongkok serta peluang penempatan kerja setelah para peserta menyelesaikan studi sesuai ketentuan program.
Sepuluh siswa penerima beasiswa berasal dari Tim LCC SMA Negeri 1 Pontianak, yakni Josepha Alexander, Almira, Khasandra, Ahmad, Louisa, Ansella, Khansa, Rajiq, Naurah, dan Zerlinda.
Pemberian beasiswa tersebut merupakan bentuk apresiasi atas prestasi dan sikap yang ditunjukkan para siswa selama mengikuti Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat.
Sebelumnya, kompetisi tersebut sempat menjadi perhatian publik setelah muncul perbedaan penilaian pada babak final. Namun permasalahan tersebut telah diselesaikan melalui komunikasi antara para pihak bersama MPR RI dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat.
SMA Negeri 1 Pontianak menerima hasil perlombaan dan menyatakan tidak menginginkan pertandingan ulang. Sekolah nasional juga memberikan dukungan kepada SMA Negeri 1 Sambas sebagai wakil Kalimantan Barat pada tingkat LCC Empat Pilar.
Melalui kerja sama internasional ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat berharap semakin banyak pelajar berprestasi memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan ke luar negeri sekaligus memperkuat daya saing sumber daya manusia di tingkat global.
Turut hadir Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Barat, Syarif Faisal Indahmawan Alkadri, yang juga menyampaikan ucapan selamat kepada 10 pelajar SMA Negeri 1 Pontianak yang tergabung dalam Tim Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalbar atas kesempatan memperoleh beasiswa pendidikan ke Tiongkok.
- Penulis: Admin

Saat ini belum ada komentar