BREAKING NEWS
light_mode
Tag Terpopuler
Beranda » Kalbar » Lewat Dialog Kesbangpol, Pemprov Komitmen Wujudkan Demokrasi yang Berkualitas di Kalbar

Lewat Dialog Kesbangpol, Pemprov Komitmen Wujudkan Demokrasi yang Berkualitas di Kalbar

  • account_circle Admin
  • calendar_month 8 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Kalimantan Barat menggelar Dialog Demokrasi bertema “Peran Partai Politik, Organisasi Kemasyarakatan, dan Masyarakat Sipil dalam Mewujudkan Demokrasi yang Berkualitas” di Hotel Mercure Pontianak, Selasa (30/6/2026).

Kegiatan yang mempertemukan unsur pemerintah, partai politik, penyelenggara pemilu, akademisi, organisasi masyarakat, hingga tokoh masyarakat tersebut menjadi wadah untuk memperkuat kolaborasi dalam meningkatkan kualitas demokrasi di Kalimantan Barat.

Mewakili Gubernur Kalimantan Barat, Kepala Kesbangpol Provinsi Kalbar, Mohammad Bari, membuka secara resmi dialog tersebut. Ia menegaskan bahwa kualitas demokrasi tidak hanya ditentukan oleh suksesnya penyelenggaraan pemilu, tetapi juga oleh keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Demokrasi yang baik lahir dari budaya dialog, penghormatan terhadap perbedaan pendapat, serta partisipasi masyarakat dalam mengawal jalannya pemerintahan,” kata Bari.

Menurutnya, partai politik memiliki tanggung jawab sebagai sarana pendidikan politik sekaligus penyalur aspirasi masyarakat. Sementara organisasi kemasyarakatan berperan menjaga keharmonisan sosial, sedangkan masyarakat sipil, akademisi, tokoh adat, dan tokoh masyarakat menjadi pengawal nilai-nilai demokrasi agar tetap berjalan sesuai prinsip keadilan, keterbukaan, dan supremasi hukum.

Ia menilai keberagaman suku, agama, budaya, dan adat istiadat yang dimiliki Kalimantan Barat merupakan modal besar dalam membangun daerah. Karena itu, semangat toleransi, musyawarah, dan gotong royong harus terus dipelihara agar perbedaan tidak menjadi sumber konflik.

“Perbedaan adalah kekuatan untuk mencari solusi terbaik dalam pembangunan daerah, bukan alasan untuk terpecah,” ujarnya.

Bari berharap forum dialog tersebut tidak berhenti pada diskusi semata, tetapi mampu menghasilkan berbagai rekomendasi strategis yang dapat menjadi bahan pertimbangan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dalam memperkuat kualitas demokrasi dan kehidupan politik di daerah.

Menurutnya, Kesbangpol Kalbar akan terus menghadirkan ruang dialog yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan guna menjaga stabilitas politik sekaligus memperkuat iklim demokrasi yang sehat.

Ia juga menekankan pentingnya penguatan infrastruktur politik melalui partai politik, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat sipil. Langkah tersebut dinilai menjadi fondasi dalam membangun masyarakat yang memahami hak dan kewajibannya sebagai warga negara.

“Masyarakat tidak hanya berperan saat memilih pemimpin, tetapi juga harus aktif mengawal pemerintahan, memberikan kritik yang membangun, serta mengevaluasi jalannya pembangunan hingga memasuki siklus demokrasi berikutnya,” jelasnya.

Lebih lanjut, Bari mengatakan demokrasi yang berkualitas akan tercipta apabila terdapat keseimbangan antara suprastruktur politik dan infrastruktur politik. Dengan demikian, pemerintahan dapat berjalan secara transparan, akuntabel, serta bertanggung jawab kepada masyarakat.

 

Ketua KPU Provinsi Kalimantan Barat, Muhammad Syarifuddin Budi, menegaskan penguatan infrastruktur politik, khususnya partai politik, masyarakat sipil, dan organisasi kemasyarakatan, menjadi fondasi penting dalam membangun masyarakat yang demokratis, cerdas, dan memahami hak serta kewajibannya sebagai warga negara.

Menurutnya, masyarakat tidak hanya perlu memahami perannya dalam memilih pemimpin, tetapi juga harus mampu mengawal jalannya pemerintahan, memberikan kritik yang konstruktif, serta melakukan evaluasi terhadap penyelenggaraan pemerintahan hingga memasuki siklus demokrasi berikutnya.

“Penguatan infrastruktur partai politik, masyarakat sipil, dan ormas sangat penting dalam menghadirkan masyarakat yang siap berdemokrasi, memahami haknya sebagai warga negara, serta mengetahui apa yang harus dilakukan dalam setiap proses demokrasi, mulai dari menghadirkan kepemimpinan hingga mengawasi jalannya pemerintahan,” ujarnya.

Ia menegaskan, hakikat demokrasi tidak berhenti pada proses pemilihan umum untuk melahirkan pemimpin di tingkat nasional maupun daerah. Demokrasi juga harus diisi dengan partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung pembangunan, memberikan kritik yang membangun, sekaligus mengevaluasi kinerja pemerintah.

“Demokrasi bukan hanya soal melahirkan kepemimpinan, tetapi juga bagaimana masyarakat ikut mengisi pembangunan melalui dukungan, kritik, dan evaluasi. Dengan demikian akan tercipta keseimbangan antara suprastruktur politik dan infrastruktur politik sehingga mampu menghadirkan pemerintahan yang bertanggung jawab kepada masyarakat,” jelasnya.

Menurutnya, sinergi seluruh elemen tersebut menjadi modal penting dalam memperkuat kualitas demokrasi di Kalimantan Barat sekaligus mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan yang semakin transparan, akuntabel, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.

Dialog Demokrasi tersebut menghadirkan Ketua KPU Provinsi Kalimantan Barat, Muhammad Syarifuddin Budi, dan Akademisi FISIP Universitas Tanjungpura, Dr. Nurfitri Nugrahaningsih, sebagai narasumber.

Kegiatan juga dihadiri perwakilan Komisi Informasi Kalimantan Barat, pimpinan partai politik, organisasi kemasyarakatan, organisasi keagamaan, organisasi kepemudaan, tokoh masyarakat, serta peserta dari berbagai daerah di Kalimantan Barat.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BPBD Kalbar Tekankan Penetapan Status Siaga Sangat Penting untuk Percepat Penanganan Bencana

    BPBD Kalbar Tekankan Penetapan Status Siaga Sangat Penting untuk Percepat Penanganan Bencana

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR – Ketua Satgas Informasi Bencana BPBD Kalbar, Daniel, menjelaskan bahwa penetapan status bencana sangat penting dilakukan pemerintah daerah ketika wilayahnya berpotensi terdampak bencana. Hal ini diperlukan agar proses penyaluran bantuan dari provinsi ke kabupaten/kota dapat berjalan lebih cepat dan terkoordinasi. BPBD Provinsi Kalbar mendorong seluruh kabupaten/kota segera menetapkan status siaga bencana. Langkah ini dinilai […]

  • Pasal 311 KUHP: “Barang siapa dengan sengaja menuduh orang lain melakukan suatu perbuatan dengan maksud agar diketahui oleh umum, padahal tuduhan itu tidak benar, dapat dikenakan hukuman penjara paling lama 4 tahun.”

    Hoax Bisa Dipidana dan Masuk Penjara

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR (UNTAR FAKULTAS HUKUM)  – Di era digital saat ini, penyebaran berita bohong atau hoax menjadi masalah serius yang dapat memicu kepanikan, konflik sosial, bahkan kerugian materiil dan immateriil. Pemerintah Indonesia telah mengatur sanksi bagi pelaku penyebaran hoax melalui berbagai peraturan perundang-undangan, terutama dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), Kitab Undang-Undang Hukum Pidana […]

  • Pemprov Kalbar Siapkan Dukungan untuk Pengembangan Kawasan Perbatasan

    Pemprov Kalbar Siapkan Dukungan untuk Pengembangan Kawasan Perbatasan

    • calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YoKALBAR Sambas – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus mendukung Pemerintah Pusat dalam pengembangan kawasan perbatasan. Hal tersebut disampaikan Gubernur Kalbar, Ria Norsan usai meninjau Kawasan Pos Lintas Batas Indonesia- Malaysia di Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Minggu (14/6/2026). Pemprov Kalbar akan terus melakukan pembinaan lintas sektor dengan melibatkan instansi terkait untuk memperkuat sektor ekonomi, […]

  • Ratusan Siswa di Ketapang Keracunan MBG

    Ratusan Siswa di Ketapang Keracunan MBG

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR KETAPANG – Dugaan keracunan massal kembali mencuat dari Program Makanan Bergizi Gratis (MBG). Sebanyak 206 siswa dan guru di Kecamatan Marau, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, dilaporkan mengalami gangguan kesehatan usai mengonsumsi menu MBG, Kamis (5/2/2026). Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ketapang, Feria Kowira, mengungkapkan korban berasal dari tiga sekolah, yakni SMP Negeri 1 Marau, SMA […]

  • Contoh Postingan Page Break Berisi Galeri Video dan Photo 2.0 Play Button photo_camera 5

    Contoh Postingan Page Break Berisi Galeri Video dan Photo

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Armin Martajasa
    • 0Komentar

    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Fusce posuere leo nisl, eu fermentum nibh consequat sed. Aenean a orci eget diam hendrerit consectetur. Quisque bibendum vel urna tempor fringilla. Nullam tristique dapibus eros, vel fringilla enim lacinia in. Interdum et malesuada fames ac ante ipsum primis in faucibus. Sed bibendum purus est, nec egestas […]

  • Lonjakan Titik Panas Awal 2026, BPBD Kalbar Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla

    Lonjakan Titik Panas Awal 2026, BPBD Kalbar Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR – Lonjakan jumlah titik panas (hotspot) di Kalimantan Barat pada awal 2026 menjadi alarm dini potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Berdasarkan data Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), tercatat sebanyak 1.575 hotspot tersebar di 14 kabupaten/kota sepanjang periode 1–30 Januari 2026. Koordinator Harian Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Penanggulangan Bencana BPBD Kalimantan Barat, Daniel, […]

expand_less