BREAKING NEWS
light_mode
Tag Terpopuler
Beranda » Ekonomi » Gubernur Kalbar Ria Norsan Dorong Reforma Agraria Berbasis Kesejahteraan Rakyat

Gubernur Kalbar Ria Norsan Dorong Reforma Agraria Berbasis Kesejahteraan Rakyat

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

YOKALBAR PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar), Ria Norsan, menegaskan reforma agraria harus menjadi instrumen nyata untuk memperkuat kesejahteraan masyarakat melalui kepastian hak atas tanah, peningkatan produktivitas lahan, dan pemerataan akses ekonomi di Kalimantan Barat.

Hal itu disampaikan dalam Rapat Koordinasi Awal Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026 di Aula Khatulistiwa Kantor Badan Pertanahan Nasional Provinsi Kalimantan Barat, Selasa (28/4/2026).

Gubernur Norsan menegaskan bahwa rapat koordinasi ini memiliki peran strategis sebagai forum evaluasi pelaksanaan reforma agraria tahun sebelumnya sekaligus menyusun strategi dan rencana aksi ke depan yang lebih terarah, terukur, dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi dan sinergi lintas sektor agar pelaksanaan reforma agraria di Kalimantan Barat semakin efektif.

Ia menyampaikan bahwa pada 2026 terdapat penguatan kebijakan dari pemerintah pusat melalui Kementerian ATR/BPN yang perlu dipahami dan dilaksanakan bersama. Penataan aset melalui redistribusi tanah, kata Norsan, harus diikuti dengan penataan akses.

“Artinya, masyarakat tidak hanya memperoleh legalitas tanah, tetapi juga mendapatkan dukungan berupa akses permodalan, pendampingan usaha, peningkatan kapasitas, serta dukungan infrastruktur dan akses pasar. Tanah yang dibagikan harus menjadi sumber penghidupan yang produktif dan berkelanjutan,” jelasnya.

Menurutnya, reforma agraria bukan sekadar program pertanahan, melainkan agenda strategis pembangunan daerah untuk menata ulang struktur penguasaan, pemilikan, penggunaan, dan pemanfaatan tanah agar lebih adil dan berkelanjutan.

“Melalui kebijakan ini, kita ingin mengurangi ketimpangan, menumbuhkan ekonomi kerakyatan, serta memperkuat kedaulatan masyarakat terhadap sumber daya agraria. Reforma agraria adalah fondasi penting bagi pemerataan kesejahteraan,” tegasnya.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Titik Panas Turun, Mengapa Asap Masih Terasa? Ini Penjelasan Ria Norsan

    Titik Panas Turun, Mengapa Asap Masih Terasa? Ini Penjelasan Ria Norsan

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Yokalbar PONTIANAK – Penurunan jumlah titik panas di Kalimantan Barat (Kalbar) belum sepenuhnya menghilangkan kabut asap yang masih dirasakan di sejumlah wilayah. Gubernur Kalbar Ria Norsan menjelaskan, kondisi tersebut tidak terlepas dari dinamika cuaca dan pergerakan angin yang terjadi di wilayah Kalimantan Barat. Berdasarkan pemantauan data BMKG yang disampaikan Norsan, arah angin saat ini bergerak […]

  • 2 Tahun Main Pangan Ilegal di Pontianak, Omzet Pelaku Capai Rp24,9 Miliar

    2 Tahun Main Pangan Ilegal di Pontianak, Omzet Pelaku Capai Rp24,9 Miliar

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      Yokalbar PONTIANAK – Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri membongkar dugaan praktik penyelundupan komoditas hortikultura ilegal asal Malaysia yang masuk ke Indonesia melalui jalur darat di perbatasan Kalimantan Barat. Kasubdit I Dittipideksus Bareskrim Polri, Dery Agung Wijaya mengatakan, praktik penyelundupan tersebut diduga telah berlangsung selama satu hingga dua tahun terakhir. “Berdasarkan hasil […]

  • Gubernur Norsan Tekankan Kolaborasi Jaga Hutan dan Lingkungan Kalimantan Barat

    Gubernur Norsan Tekankan Kolaborasi Jaga Hutan dan Lingkungan Kalimantan Barat

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      YoKalbar – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menegaskan pentingnya kolaborasi semua pihak dalam menjaga kelestarian lingkungan dan hutan di Kalimantan Barat. Hal tersebut disampaikannya usai kegiatan Kick Off Program Result Based Payment (RBP) REDD+ Green Climate Fund (GCF) di Pontianak, Kamis (29/1/2026). Menurutnya, hutan memiliki peran vital sebagai penghasil karbon yang dibutuhkan manusia untuk […]

  • Kalbar Cetak Sejarah Catatkan 100 Persen Usulan WBTb Diterima

    Kalbar Cetak Sejarah Catatkan 100 Persen Usulan WBTb Diterima

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR – Memasuki awal 2026, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menargetkan penambahan Warisan Budaya Takbenda (WBTb) baru setelah sukses mencatatkan penerimaan 100 persen usulan pada 2025. Sebanyak 18 usulan dari delapan kabupaten/kota diterima seluruhnya oleh Kementerian Kebudayaan RI dalam sidang penetapan Oktober 2025 lalu. Keberhasilan ini menjadi yang pertama dalam sejarah pengusulan WBTb Kalbar. Plt Kepala […]

  • Meski kegiatan belajar dilakukan dari rumah, Syarif menegaskan proses pendidikan tetap harus berlangsung sesuai jadwal

    Disdikbud Larang Praktik Perpeloncoan

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Barat menegaskan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 harus berlangsung ramah, edukatif, dan bebas dari perpeloncoan. Sekolah tingkat SMA dan SMK, baik negeri maupun swasta, diminta tidak menggelar kegiatan yang mempermalukan, mengintimidasi, maupun membebani fisik peserta didik baru. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikbud […]

  • Produksi Garam Temajuk Dinilai Berpotensi Besar, Pemprov Siapkan Dukungan Program

    Produksi Garam Temajuk Dinilai Berpotensi Besar, Pemprov Siapkan Dukungan Program

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Yokalbar Sambas – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menaruh perhatian terhadap pengembangan usaha garam rakyat di Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas. Hal tersebut disampaikan Gubernur Kalbar, Ria Norsan, saat melakukan kunjungan dalam kegiatan Gema Membangun Desa pada Sabtu (13/06/2026). Menurut Norsan, selain memiliki potensi wisata alam yang menjanjikan, Desa Temajuk juga memiliki aktivitas ekonomi masyarakat […]

expand_less