BREAKING NEWS
light_mode
Tag Terpopuler
Beranda » Kalbar » Momentum HKIN 2026, Disdikbud Kalbar Tegaskan Keterbukaan Informasi Bangun Pendidikan Akuntabel

Momentum HKIN 2026, Disdikbud Kalbar Tegaskan Keterbukaan Informasi Bangun Pendidikan Akuntabel

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PONTIANAK- Dalam momentum Hari Keterbukaan Informasi Nasional (HKIN) 2026, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat menegaskan pentingnya transparansi informasi sebagai bagian dari upaya membangun tata kelola pendidikan yang akuntabel dan dipercaya masyarakat.

Pelaksana Tugas Kepala Disdikbud Kalbar, Syarif Faisal Indahmawan Alkadri mengatakan keterbukaan informasi publik tidak hanya menjadi kewajiban administratif, tetapi juga fondasi penting dalam menciptakan pemerintahan yang bersih dan demokratis.

Menurutnya, percepatan keterbukaan informasi di lingkungan badan publik, khususnya sektor pendidikan, menjadi langkah penting untuk memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.

“Harapan kita, tidak ada lagi sekat antara pemerintah dan masyarakat dalam mengakses informasi pendidikan. Dengan informasi yang terbuka, kita menciptakan akuntabilitas. Masyarakat bisa ikut mengawasi dan mendukung program-program pendidikan agar tepat sasaran,” ujar Syarif Faisal.

Ia berharap momentum HKIN 2026 menjadi pengingat bagi seluruh jajaran Disdikbud Kalbar agar lebih proaktif menyampaikan data dan informasi pendidikan yang akurat kepada publik.

Faisal juga meminta Aparatur Sipil Negara (ASN), tenaga kependidikan, hingga satuan pendidikan di Kalbar menjadikan transparansi sebagai budaya kerja dalam pelayanan publik.

“Saya meminta seluruh insan Disdikbud dan satuan pendidikan (sekolah) untuk tidak alergi terhadap permintaan informasi. Sekolah harus mampu mengelola informasi, mulai dari penggunaan dana BOS hingga kebijakan akademik, secara transparan sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.

Menurutnya, sekolah sebagai garda terdepan dunia pendidikan harus mampu menjadi contoh penerapan keterbukaan informasi publik di tengah masyarakat.

Selain itu, Faisal menilai pemahaman keterbukaan informasi juga penting ditanamkan kepada peserta didik agar mereka tumbuh menjadi generasi yang kritis dan mampu memilah informasi secara bijak di era digital.

“Bagi siswa, keterbukaan informasi adalah sarana belajar tentang hak-hak mereka sebagai warga negara. Kita ingin siswa memahami bahwa akses informasi yang benar adalah kunci untuk menangkal hoaks. Dengan keterbukaan, mereka bisa mendapatkan kepastian mengenai layanan pendidikan, beasiswa, dan pengembangan diri tanpa ada yang ditutup-tutupi,” pungkasnya.

Melalui peringatan HKIN 2026, Disdikbud Kalbar berharap pelayanan publik di bidang pendidikan semakin terbuka, informatif, dan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tingkatkan Keamanan Objek Vital Nasional, UBP Singkawang Sukses Gelar Asesmen Sistem Pengamanan BNPT!

    Tingkatkan Keamanan Objek Vital Nasional, UBP Singkawang Sukses Gelar Asesmen Sistem Pengamanan BNPT!

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR, SINGKAWANG – PLN Indonesia Power UBP Singkawang telah selesai melaksanakan Kegiatan Asesmen Sistem Pengamanan Aset Objek Vital Nasional (Obvitnas) bersama Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) yang berlangsung selama 3 hari. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah nyata dalam menjaga keandalan pasokan listrik dan keamanan aset strategis negara. Melalui asesmen ini, tim BNPT melakukan tinjauan mendalam […]

  • Gubernur Norsan Sebut Titik Api Karhutla Kalbar Turun Drastis Jadi 28

    Gubernur Norsan Sebut Titik Api Karhutla Kalbar Turun Drastis Jadi 28

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YoKalbar PONTIANAK-– Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menyebut jumlah titik api kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalbar mengalami penurunan drastis. Dari sebelumnya lebih dari 2.000 titik, kini tersisa 28 titik api. Norsan menyampaikan kondisi tersebut usai mengecek langsung penanganan karhutla di Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, bersama Menteri Kehutanan Republik Indonesia Raja Juli […]

  • Pemprov Kalbar Terus Perkuat Infratruktur Pendidikan

    Pemprov Kalbar Terus Perkuat Infratruktur Pendidikan

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat memastikan program rehabilitasi dan revitalisasi puluhan sekolah yang telah berjalan sepanjang 2025 tetap menjadi prioritas pengawalan. Sebanyak 52 sekolah jenjang SMA dan SMK, baik negeri maupun swasta, telah mendapatkan bantuan peningkatan infrastruktur dari pemerintah pusat sebagai bagian dari penguatan kualitas pendidikan di Kalbar. Di bawah arahan Gubernur Ria Norsan, […]

  • Rp170 Miliar Diselamatkan, Kasus Korupsi Bauksit di Kalbar Belum ada Tersangka

    Rp170 Miliar Diselamatkan, Kasus Korupsi Bauksit di Kalbar Belum ada Tersangka

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Yokalbar PONTIANAK – Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat melalui bidang pidana khusus kembali mengklaim penyelamatan keuangan negara dalam perkara dugaan korupsi tata kelola pertambangan bauksit. Totalnya tak main-main, mencapai Rp170 miliar. Namun hingga kini, belum satu pun tersangka diumumkan ke publik. Penyidikan kasus ini sendiri dimulai berdasarkan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) Nomor 01/0.1/Pid.1/01/2026 tertanggal 2 Januari […]

  • Gubernur Norsan Dorong Potensi Hutan dan Produk Lokal Serimbu Jadi Sumber Ekonomi Masyarakat

    Gubernur Norsan Dorong Potensi Hutan dan Produk Lokal Serimbu Jadi Sumber Ekonomi Masyarakat

    • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YoKalbar Landak– Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan mendorong pengembangan potensi hasil hutan bukan kayu dan produk lokal di Desa Serimbu, Kecamatan Air Besar, Kabupaten Landak, agar mampu menjadi sumber ekonomi baru bagi masyarakat. Dorongan tersebut disampaikan Norsan saat membuka kegiatan Gema Membangun Desa (GMD) ke-IV di Desa Serimbu, Sabtu (29/8/2026). Menurut Norsan, Desa Serimbu memiliki […]

  • rups bank kalbar

    Kabupaten Ketapang Komit Tambah Penyertaan Modal di Bank Kalbar

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR -Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menegaskan komitmen memperkuat struktur permodalan dan akselerasi digitalisasi Bank Kalbar dalam RUPS Tahunan Tahun Buku 2025 dan RUPS Luar Biasa di Pontianak, Rabu (11/2/2026). Bank daerah tersebut mencatat laba bersih Rp522,99 miliar dengan NPL sehat 1,85 persen, sekaligus menyiapkan ekspansi layanan digital dan penguatan modal daerah untuk tahun 2026. […]

expand_less