BREAKING NEWS
light_mode
Tag Terpopuler
Beranda » Kalbar » SMAN 1 Pontianak Jadi Sekolah Induk PJJ, Perluas Akses Pendidikan hingga Wilayah 3T Kalbar

SMAN 1 Pontianak Jadi Sekolah Induk PJJ, Perluas Akses Pendidikan hingga Wilayah 3T Kalbar

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PONTIANAK – Pemerintah mulai mengimplementasikan Program Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) peningkatan SMA di Kalimantan Barat sebagai upaya memperluas akses pendidikan bagi peserta didik yang berada di wilayah terpencil, terdepan, dan tertinggal (3T). Dalam pelaksanaannya, SMA Negeri 1 Pontianak ditunjuk sebagai sekolah induk yang akan mengoordinasikan penyelenggaraan program tersebut di tingkat provinsi.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Abdul Mu’ti, mengatakan penunjukan SMA Negeri 1 Pontianak merupakan bagian dari strategi nasional untuk memastikan seluruh anak Indonesia tetap memperoleh layanan pendidikan, meskipun berada di daerah dengan keterbatasan akses.

Menurutnya, Program PJJ merupakan salah satu dari lima pendekatan pemerintah dalam memperluas pemerataan pendidikan, selain pembangunan sekolah satu atap, sekolah terbuka, pendidikan kesetaraan, dan pendidikan berbasis komunitas.

“Pembelajaran jarak jauh menjadi solusi bagi daerah yang secara geografis sulit dijangkau. Di Kalimantan Barat, SMA Negeri 1 Pontianak menjadi sekolah induk yang akan membina terlaksananya program tersebut,” ujarnya, Jumat (26/6/2026).

Ia menjelaskan, proses pembelajaran akan memanfaatkan jaringan internet yang diperkuat dengan dukungan teknologi satelit Starlink sehingga peserta didik di wilayah pelosok tetap dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar secara berani.

Selain menyediakan infrastruktur, pemerintah juga menyiapkan kurikulum, pelatihan guru, serta sistem pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik di daerah terpencil.

“Target kami adalah menghadirkan pendidikan berkualitas yang mampu menjangkau masyarakat di wilayah yang selama ini sulit memperoleh layanan pendidikan secara optimal,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menilai implementasi Program PJJ menjadi langkah strategis untuk menjawab tantangan geografis yang selama ini dihadapi Kalimantan Barat.

Ia mengatakan kondisi wilayah yang luas, berbatasan langsung dengan negara tetangga, serta memiliki kawasan pedalaman, pesisir, dan perbatasan membuat pemerataan layanan pendidikan membutuhkan pendekatan yang berbeda.

“Program ini menjadi salah satu solusi agar anak-anak di daerah terpencil tetap mendapatkan kesempatan belajar yang sama tanpa harus terkendala jarak,” ujarnya.

Norsan menjelaskan pelaksanaan PJJ akan melibatkan sekolah induk dan sekolah mitra yang saling berkolaborasi melalui pemanfaatan Learning Management System (LMS) sebagai media utama pembelajaran.

Melalui sistem tersebut, proses belajar dapat berlangsung secara terstruktur dengan tetap mengacu pada standar pendidikan nasional.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat juga berharap kehadiran Program PJJ mampu mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia sekaligus mempercepat pemerataan layanan pendidikan di seluruh daerah.

“Melalui pemanfaatan teknologi digital, kami ingin memastikan seluruh peserta didik, termasuk yang berada di wilayah terpencil, memperoleh hak yang sama untuk mendapatkan pendidikan berkualitas,” kata Norsan.

Dengan dimulainya Program Pembelajaran Jarak Jauh pada Tahun Ajaran 2026/2027, pemerintah optimistis kesenjangan akses pendidikan antardaerah dapat terus diperkecil, sehingga pembangunan sumber daya manusia di Kalimantan Barat berjalan lebih merata dan berkelanjutan.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ria Norsan Sebut Pekan Gawai Dayak Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Pelestarian Budaya

    Ria Norsan Sebut Pekan Gawai Dayak Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Pelestarian Budaya

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      YoKalbar – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menilai Pekan Gawai Dayak tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat. Hal itu disampaikan Ria Norsan saat menghadiri pembukaan Pekan Gawai Dayak ke-40 Provinsi Kalimantan Barat di Rumah Radakng, Pontianak, pada Rabu (20/5/2026). “Saya sangat mendukung sekali kegiatan ini. Selain […]

  • Petugas Gabungan Tak Kenal Lelah, 18 Hari Berjibaku Jinakkan Karhutla di Sungai Rasau

    Petugas Gabungan Tak Kenal Lelah, 18 Hari Berjibaku Jinakkan Karhutla di Sungai Rasau

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR, SINGKAWANG – Petugas gabungan terus berjibaku melakukan pemadaman dan pendinginan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Jalan Senen, Kelurahan Sungai Rasau, Kecamatan Singkawang Utara, Kota Singkawang, Senin (7/9/2026). Memasuki hari ke-18 penanganan, upaya pemadaman dilakukan secara intensif untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak kembali membesar. Lahan yang terbakar diperkirakan masih seluas kurang lebih […]

  • 1 Tahun Kepemimpinan Ria Norsan–Krisantus, Pemprov Kalbar Perkuat IKU dan IKD

    1 Tahun Kepemimpinan Ria Norsan–Krisantus, Pemprov Kalbar Perkuat IKU dan IKD

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    1 Tahun Kepemimpinan Ria Norsan–Krisantus, Pemprov Kalbar Perkuat IKU dan IKD YoKalbar Pontianak — Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menegaskan komitmennya memperkuat tata kelola pemerintahan yang akuntabel, terukur, dan berorientasi hasil melalui penguatan Indikator Kinerja Utama (IKU) dan Indikator Kinerja Daerah (IKD). Momentum ini bertepatan dengan genap satu tahun masa kepemimpinan Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan […]

  • Dua Desa dan Satu Kelurahan di Mempawah Masuk Program Cantik

    Dua Desa dan Satu Kelurahan di Mempawah Masuk Program Cantik

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR MEMPAWAH -Upaya memperkuat fondasi pembangunan berbasis data terus digencarkan di Kabupaten Mempawah. Sebanyak dua desa dan satu kelurahan di Kecamatan Mempawah Timur resmi dicanangkan sebagai sasaran Program Desa/Kelurahan Cinta Statistik (Desa/Kelurahan Cantik), Rabu (11/2/2026). Ketiga wilayah tersebut yakni Desa Sungai Bakau Kecil, Desa Pasir Palembang, dan Kelurahan Pasir Wan Salim. Pencanangan dilaksanakan dalam Forum […]

  • safari ramadhan di mempawah

    Safari Ramadhan di Peniti Luar, Ini Pesan Bupati Mempawah

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      YOKALBAR MEMPAWAH –Pemerintah Kabupaten Mempawah kembali melanjutkan agenda rutin Safari Ramadan 1447 Hijriah dengan menyambangi masyarakat di Masjid Jami’ Nurul Huda, Desa Peniti Luar, Kecamatan Jongkat, Kamis (26/02/2026). Kedatangan Bupati Mempawah, Erlina, bersama rombongan disambut hangat oleh tokoh masyarakat dan warga setempat. Suasana penuh kekeluargaan begitu terasa di dalam masjid, mencerminkan kedekatan antara pemerintah daerah […]

  • Musrenbang Ketapang, Bupati Alex: Kehadiran Gubernur Bawa Semangat Sinergi Pembangunan

    Musrenbang Ketapang, Bupati Alex: Kehadiran Gubernur Bawa Semangat Sinergi Pembangunan

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Yokalbar Ketapang – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan menghadiri pelaksanaan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kabupaten Ketapang tahun 2027 yang digelar di Kantor Bupati Ketapang, Kamis (9/4/2026). Kehadiran orang nomor satu di Kalbar tersebut menjadi momen penting bagi Pemerintah Kabupaten Ketapang dalam menyelaraskan arah pembangunan daerah dengan kebijakan provinsi, khususnya dalam mendorong percepatan pembangunan infrastruktur. […]

expand_less