BREAKING NEWS
light_mode
Tag Terpopuler
Beranda » Kriminal » 2 Tahun Main Pangan Ilegal di Pontianak, Omzet Pelaku Capai Rp24,9 Miliar

2 Tahun Main Pangan Ilegal di Pontianak, Omzet Pelaku Capai Rp24,9 Miliar

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

Yokalbar PONTIANAK – Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri membongkar dugaan praktik penyelundupan komoditas hortikultura ilegal asal Malaysia yang masuk ke Indonesia melalui jalur darat di perbatasan Kalimantan Barat.

Kasubdit I Dittipideksus Bareskrim Polri, Dery Agung Wijaya mengatakan, praktik penyelundupan tersebut diduga telah berlangsung selama satu hingga dua tahun terakhir.

“Berdasarkan hasil pendalaman awal, pelaku telah menjalankan aktivitas ini selama satu sampai dua tahun terakhir,” kata Dery.

Dari hasil penyelidikan sementara, total penjualan bawang ilegal diperkirakan mencapai 832 ton dengan nilai perputaran usaha sekitar Rp24,96 miliar.

Kasus ini terungkap setelah Satgas Gakkum Lundup Bareskrim Polri menerima informasi terkait dugaan pemasukan dan peredaran bawang impor ilegal asal Malaysia di wilayah Indonesia.

Tim kemudian melakukan penyelidikan dan menemukan komoditas hortikultura ilegal yang diduga masuk melalui jalur darat tanpa dokumen resmi.

“Modus ini menunjukkan bahwa jalur perbatasan masih dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk memasukkan komoditas pangan secara ilegal demi keuntungan perorangan ataupun kelompok tertentu,” ujarnya.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi turut menyita barang bukti berupa bawang putih 9.680 kilogram, bawang bombai 7.340 kilogram, bawang merah 2.193 kilogram, dan bawang beri 1.719 kilogram.

Total barang bukti yang akan dimusnahkan mencapai 20.932 kilogram dengan nilai taksiran sekitar Rp676,7 juta.

Menurut Dery, komoditas hortikultura ilegal tersebut bersifat mudah rusak dan berpotensi membahayakan kesehatan masyarakat serta keamanan hayati.

“Komoditas hortikultura ini bersifat mudah rusak. Jika tidak segar, dapat menimbulkan dampak kesehatan dan risiko keamanan hayati bagi masyarakat,” katanya.

Saat ini, proses penyidikan masih berjalan dan Bareskrim Polri telah berkoordinasi dengan Kejaksaan Agung terkait penanganan perkara tersebut.

Para pelaku dijerat Pasal 86 junto Pasal 33 ayat 1 dan atau Pasal 88 junto Pasal 35 ayat 1 Undang-undang Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan dengan ancaman pidana maksimal 10 tahun penjara atau denda Rp10 miliar.

Selain itu, penyidik juga menerapkan sejumlah aturan lain, yakni Undang-undang Nomor 13 Tahun 2010 tentang Hortikultura, Undang-undang Nomor 19 Tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani, Undang-undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan, serta Undang-undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.

Sementara itu, Direktur Penindakan Karantina Tumbuhan Badan Karantina Indonesia, Abdul Rahman mengingatkan bahaya masuknya komoditas hortikultura ilegal tanpa pemeriksaan karantina.

Menurutnya, komoditas ilegal berpotensi membawa serangga, virus, bakteri, hingga penyakit tanaman yang dapat mengancam pertanian nasional.

“Barang-barang yang masuk melalui pintu tidak resmi ini tidak melalui pemeriksaan karantina, sehingga patut diduga membawa hama dan penyakit berbahaya bagi pertanian Indonesia,” ujarnya.

Ia menegaskan, ancaman terbesar bukan hanya pada nilai barang, melainkan dampak jangka panjang terhadap ketahanan pangan dan kesejahteraan petani nasional.

Selain bawang, pihaknya juga menyoroti ancaman terhadap komoditas kentang nasional yang diproduksi besar-besaran di Jawa Barat dan Sumatera Utara.

Adapun barang bukti yang diamankan Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Kalimantan Barat terdiri dari bawang bombai 33 ton, wortel 1,2 ton, dan kentang 7,3 ton dengan total sekitar 42 ton senilai Rp1,1 miliar.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lupakan SPJ Sejenak! 172 Bendahara & Operator BOSP se-Singkawang Seru-seruan Outbound Sambil Disuntik Edukasi Antinarkoba

    Lupakan SPJ Sejenak! 172 Bendahara & Operator BOSP se-Singkawang Seru-seruan Outbound Sambil Disuntik Edukasi Antinarkoba

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR, SINGKAWANG – Kalau biasanya hari-hari diisi dengan menghitung angka, mengurus nota, dan mantengin aplikasi pelaporan keuangan, Kamis sore (21/5/2026) kemarin suasana berubah total. Sebanyak 172 Bendahara dan Operator Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) SD dan SMP se-Kota Singkawang kompak “healing” bareng lewat kegiatan outbound seru di Palm Beach Singkawang. Acara yang digelar mulai pukul […]

  • Pertamina Patra Niaga: Ekspedisi Merah Putih Perkuat Nasionalisme di Benteng Terdepan NKRI

    Pertamina Patra Niaga: Ekspedisi Merah Putih Perkuat Nasionalisme di Benteng Terdepan NKRI

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Yokalbar SAMBAS – PT Pertamina Patra Niaga melalui Sales Area Kalimantan Barat menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan semangat kebangsaan di wilayah perbatasan melalui kolaborasi pada kegiatan Ekspedisi Merah Putih yang ditandai dengan pengibaran dan pembagian 1.000 Bendera Merah Putih di kawasan Pos Lintas Batas (PLB) Temajuk, Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Sabtu […]

  • BI Kalbar Sediakan Uang Tunai Rp 3.6 T Periode Ramadhan dan Idul Fitri 2026

    BI Kalbar Sediakan Uang Tunai Rp 3.6 T Periode Ramadhan dan Idul Fitri 2026

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) menyiapkan uang tunai sebesar Rp3,6 triliun untuk memenuhi kebutuhan transaksi masyarakat selama periode Ramadhan dan Idul Fitri 1447 Hijriah. “Penyediaan uang tersebut dikemas dalam program Semarak Rupiah Ramadhan dan Berkah Idulfitri (Serambi) Kalimantan Barat 2026 yang berlangsung pada 19 Februari hingga 12 Maret 2026.” kata […]

  • Perkuat Respons Karhutla, Kodim 1203/Ketapang Terima 5 Mesin Penanggulangan Kebakaran

    Perkuat Respons Karhutla, Kodim 1203/Ketapang Terima 5 Mesin Penanggulangan Kebakaran

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    KETAPANG – Upaya menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, diperkuat dengan tambahan lima unit mesin penanggulangan kebakaran untuk mendukung kesiapsiagaan dan respons cepat di lapangan. Lima unit mesin tersebut diserahkan kepada Kodim 1203/Ketapang pada 9 September 2026. Penambahan sarana ini dinilai penting mengingat penanganan karhutla membutuhkan kecepatan, terutama untuk […]

  • Warga Butuh Air Bersih, Pemprov Kalbar Distribusikan 32 Ribu Liter di Empat Titik

    Warga Butuh Air Bersih, Pemprov Kalbar Distribusikan 32 Ribu Liter di Empat Titik

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YoKalbar – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) kembali mendistribusikan bantuan air bersih kepada masyarakat, Rabu (16/9/2026). Kepala Dinas PUPR Kalbar Iskandar Zulkarnain mengatakan, distribusi air bersih hari ini dilakukan di empat lokasi, yakni Natakusuma, Sungai Rengas, Jalan Perdamaian Kota Baru Ujung, serta Punggur Kecil. Di kawasan Jalan Perdamaian […]

  • Bupati Erlina Pinta ASN Tetap Produktif di Bulan Suci Ramadhan

    Bupati Erlina Pinta ASN Tetap Produktif di Bulan Suci Ramadhan

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR MEMPAWAH -Mengawali Jumat pertama Ramadan 1447 Hijriah, Bupati Mempawah, Erlina, menghadiri pengajian rutin Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mempawah, Jumat (20/02/2026) di Musholla Nurussalim, Kompleks Kantor Bupati Mempawah. Suasana khidmat menyelimuti musholla saat lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan Qori’ Aufa Naila Tsabita mengawali rangkaian kegiatan. Hadir dalam kesempatan tersebut para […]

expand_less