1.005 Personel Amankan Pawai Obor dan Malam Imlek 2577 di Pontianak
- account_circle Admin
- calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

1.005 Personel Amankan Pawai Obor dan Malam Imlek 2577 di Pontianak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
YOKALBAR PONTIANAK — Polresta Pontianak menyiapkan pengamanan maksimal dalam rangka festival dan karnaval Pawai Obor serta perayaan malam Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili Tahun 2026 di Kota Pontianak.
Kapolresta Pontianak, Kombes Pol Endang Tri Purwanto, mengatakan pengamanan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan personel gabungan dari Polresta Pontianak, jajaran Polda Kalimantan Barat, stakeholder terkait hingga organisasi kemasyarakatan.
“Jumlah personel yang kita libatkan merupakan gabungan bersama stakeholder dan ormas yang turut membantu pengamanan agar situasi kamtibmas tetap kondusif,” ujar Endang.
Ia menjelaskan, sebanyak 262 personel disiagakan khusus untuk pengamanan festival dan karnaval Pawai Obor. Sementara itu, pengamanan malam Tahun Baru Imlek 2577 melibatkan 743 personel sesuai surat perintah tugas (sprint).
Polresta Pontianak berharap seluruh pihak dapat bersinergi guna menciptakan suasana aman dan tertib selama rangkaian perayaan berlangsung.
Pengamanan Disesuaikan Lokasi Kegiatan
Endang menjelaskan pola pengamanan akan menyesuaikan kondisi lapangan dan lokasi kegiatan. Rute Pawai Obor dimulai dari Masjid Mujahidin, kemudian menuju Jalan Ahmad Yani, berputar di Bundaran Untan (Gulis), lalu kembali lagi ke Masjid Mujahidin.
Untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas, petugas akan menerapkan rekayasa jalan dengan menggunakan lajur bagian dalam.
“Kita gunakan lajur nomor dua dan tiga, sedangkan lajur satu tetap mengalir untuk mengantisipasi kendaraan darurat seperti ambulans maupun pemadam kebakaran,” jelasnya.
Sementara itu, pengamanan malam perayaan Imlek akan dipusatkan di kawasan Jalan Gajah Mada. Kebijakan tersebut mengikuti rekomendasi Pemerintah Kota Pontianak yang mengizinkan penyalaan kembang api hanya di lokasi tersebut.
Polisi juga akan memberlakukan rekayasa lalu lintas di Jalan Tanjung Pura yang semula dua arah menjadi satu arah.
“Rekayasa lalu lintas mulai diberlakukan pukul 17.00 WIB hingga berakhirnya malam perayaan, diperkirakan melewati pukul 01.00 WIB,” kata Endang.
Kapolresta turut mengimbau masyarakat agar menggunakan kembang api sesuai ketentuan demi menjaga keselamatan bersama.
“Kami harapkan masyarakat menggunakan kembang api yang meledaknya di atas, bukan di bawah, sehingga tidak membahayakan pengguna jalan maupun masyarakat lainnya,” tegasnya.
Sebagai langkah antisipasi, Polresta Pontianak juga menggandeng Dinas Pemadam Kebakaran pemerintah kota maupun Damkar swasta untuk bersiaga di sejumlah titik krusial, terutama sepanjang rute Pawai Obor dan kawasan Jalan Gajah Mada, Jalan Diponegoro, serta Jalan Tanjung Pura.
Selain itu, pihak kepolisian juga meminta dukungan pemilik toko di sekitar lokasi kegiatan untuk menyiagakan alat pemadam api ringan (APAR) guna mengantisipasi potensi kebakaran akibat korsleting listrik maupun faktor lainnya.
“Kami mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga keamanan sehingga seluruh rangkaian perayaan berjalan aman, tertib, dan kondusif,” pungkasnya.
- Penulis: Admin

Saat ini belum ada komentar