BREAKING NEWS
light_mode
Tag Terpopuler
Beranda » Ekonomi » Ria Norsan Dorong Peningkatan PAD, Salah Satunya Lewat Kontribusi Deviden Bank Kalbar

Ria Norsan Dorong Peningkatan PAD, Salah Satunya Lewat Kontribusi Deviden Bank Kalbar

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

YOKALBAR PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) terus mematangkan strategi pendanaan kreatif (creative financing) serta transformasi digital dalam pengelolaan keuangan daerah. Hal ini disampaikan dalam pemaparan langsung oleh Gubernur Kalimantan Barat di Ruang Data Analytic Center Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Selasa (28/4/2026).

Dalam arahannya, Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar), Ria Norsan, menegaskan bahwa digitalisasi pendapatan daerah melalui Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) telah berjalan dengan dukungan regulasi yang kuat, termasuk Peraturan Gubernur Nomor 6 Tahun 2023 tentang transaksi non-tunai. Hingga tahun 2026, sistem pembayaran daerah telah terintegrasi melalui berbagai kanal seperti QRIS, EDC, dan virtual account, sehingga semakin memudahkan masyarakat dalam melakukan pembayaran pajak dan retribusi.

Selain itu, implementasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) terus mengalami transformasi berkelanjutan. Pada 2026, SIPD telah berkembang menjadi ekosistem yang adaptif dan inovatif dalam mendukung pengambilan keputusan berbasis data secara akurat.

“Melalui validasi otomatis terhadap batas anggaran, SIPD mampu meminimalisir kesalahan data sekaligus mempercepat proses evaluasi anggaran secara real-time,” jelasnya.

Dari sisi kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Barat (Bank Kalbar) menunjukkan capaian yang positif. Pada tahun buku 2025, Bank Kalbar membukukan laba bersih sebesar Rp507,4 miliar dan memberikan kontribusi dividen sebesar Rp135,8 miliar kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat. Selain itu, Bank Kalbar juga telah resmi bertransformasi menjadi Perseroda sejak Agustus 2025.

Sementara itu, tata kelola pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemprov Kalbar juga menunjukkan peningkatan signifikan. Berdasarkan penilaian Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), tingkat kematangan pengadaan telah mencapai Level 3 (Proaktif). Hingga April 2026, realisasi Rencana Umum Pengadaan (RUP) bahkan mencapai 100,37 persen dari total pagu sebesar Rp1,93 triliun.

Dalam upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Pemprov Kalbar juga mengoptimalkan pemanfaatan Barang Milik Daerah (BMD) melalui berbagai skema, antara lain sewa aset terhadap 52 objek, skema Bangun Guna Serah (BGS) melalui kerja sama dengan pihak ketiga, serta optimalisasi Hak Guna Bangunan (HGB) dan Hak Pengelolaan Lahan (HPL) pada 347 bidang tanah produktif.

Dalam forum diskusi, turut mengemuka usulan untuk mempertimbangkan skema pembiayaan alternatif seperti pinjaman daerah, guna mempercepat pembangunan infrastruktur dan peningkatan layanan publik tanpa bergantung sepenuhnya pada APBD.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat juga menegaskan komitmennya dalam menjaga kesejahteraan masyarakat melalui penguatan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (CSR), serta penyaluran bantuan sembako pada momentum hari besar keagamaan.

“Langkah ini terbukti efektif dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus menekan laju inflasi daerah,” ujar Gubernur.

Menutup paparannya, Gubernur menyampaikan bahwa seluruh masukan terkait detail perkembangan pajak daerah dan efektivitas pengelolaan aset akan segera dilengkapi guna memperkuat transparansi dan akuntabilitas kebijakan.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • GUBERNUR RIA NORSAN TEGASKAN KOMITMEN TRANSPARANSI DAN AKUNTABILITAS PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH

    GUBERNUR RIA NORSAN TEGASKAN KOMITMEN TRANSPARANSI DAN AKUNTABILITAS PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      Yokalbar DENPASAR – Gubernur Kalimantan Barat, Drs. H. Ria Norsan, M.M.,M.H., menghadiri pertemuan strategis yang diselenggarakan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI di Aula Bima BPK Provinsi Bali, Kamis (12/2/2026). Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat koordinasi serta tata kelola keuangan daerah, khususnya bagi wilayah Indonesia bagian barat dan tengah. Anggota VI BPK […]

  • Gubernur Norsan Ajak Seluruh Masyarakat Kalbar Bahu Membahu Hadapi Karhutla

    Gubernur Norsan Ajak Seluruh Masyarakat Kalbar Bahu Membahu Hadapi Karhutla

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YoKalbar — Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan mengajak seluruh masyarakat Kalimantan Barat untuk bahu membahu dan peduli terhadap situasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang sedang dihadapi Kalimantan Barat. “Petugas yang operasional di lapangan juga ayo turut membantu, memberikan kepedulian daripada masyarakat kita untuk mengatasi kesulitan Kalimantan Barat,” kata Norsan saat meninjau Karhutla di Desa […]

  • ilustrasi

    Seorang Siswi SMP di Pontianak Hamil 8 Bulan di-Rudakpaksa, Terduga Pelaku Masih Bebas

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      YOKALBAR PONTIANAK – Penanganan kasus dugaan rudapaksa dengan korban seorang siswi SMP Kota Pontianak perempuan berusia 15 tahun di Polda Kalimantan Barat menuai kecaman keras dari pihak keluarga. Kasus yang dilaporkan sejak 24 November 2025, namun hingga kini belum ada perkembangan signifikan, bahkan terduga pelaku masih bebas berkeliaran. Ayah korban menyebut proses hukum yang […]

  • Pemprov Kalbar Gelontorkan Lebih 1 Miliar Rupiah Tanggung Sebagian Biaya Lokal Jemaah Haji

    Pemprov Kalbar Gelontorkan Lebih 1 Miliar Rupiah Tanggung Sebagian Biaya Lokal Jemaah Haji

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Yokalbar PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menyampaikan penjelasan resmi terkait komponen biaya tambahan (biaya lokal) dalam penyelenggaraan ibadah haji Tahun 1447 H/2026 M. Penjelasan ini merupakan bentuk keterbukaan informasi kepada masyarakat, khususnya bagi calon jemaah haji asal Kalimantan Barat. Dalam penyelenggaraan ibadah haji, selain Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) yang menjadi kewenangan pemerintah pusat, […]

  • Ratas dengan Presiden, Norsan Fokus Perkuat Modifikasi Cuaca dan Waterbombing di Sisa Titik Api

    Ratas dengan Presiden, Norsan Fokus Perkuat Modifikasi Cuaca dan Waterbombing di Sisa Titik Api

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Yokalbar PONTIANAK — Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan didampingi Pangdam XII/Tanjungpura, Kapolda Kalimantan Barat, dan Danlanud Supadio, mengikuti Rapat Terbatas (Ratas) yang dipimpin Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara daring, Rabu (16/9/2026). Rapat tersebut turut diikuti Menteri Dalam Negeri, Kapolri, Panglima TNI, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), […]

  • 2 Tahun Main Pangan Ilegal di Pontianak, Omzet Pelaku Capai Rp24,9 Miliar

    2 Tahun Main Pangan Ilegal di Pontianak, Omzet Pelaku Capai Rp24,9 Miliar

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      Yokalbar PONTIANAK – Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri membongkar dugaan praktik penyelundupan komoditas hortikultura ilegal asal Malaysia yang masuk ke Indonesia melalui jalur darat di perbatasan Kalimantan Barat. Kasubdit I Dittipideksus Bareskrim Polri, Dery Agung Wijaya mengatakan, praktik penyelundupan tersebut diduga telah berlangsung selama satu hingga dua tahun terakhir. “Berdasarkan hasil […]

expand_less