BREAKING NEWS
light_mode
Tag Terpopuler
Beranda » Lain-lain » Jalan Perawas Ditingkatkan, Ria Norsan: Pangkas Jarak Tempuh Menuju Kayong Utara

Jalan Perawas Ditingkatkan, Ria Norsan: Pangkas Jarak Tempuh Menuju Kayong Utara

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

Yokalbar Ketapang – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan menegaskan komitmen pemerintah provinsi dalam mempercepat konektivitas wilayah Kalbar.

Salah satunya, dengan peningkatan ruas jalan Perawas yang dapat memangkas perjalanan menuju Kabupaten Kayong Utara dan Ketapang.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kabupaten Ketapang, Kamis (9/4/2026) kemarin.

Norsan menjelaskan, jalan tersebut tidak hanya menghubungkan Ketapang dengan Kayong Utara, tetapi juga menjadi akses penting yang mengintegrasikan sejumlah daerah lain, termasuk dari Pontianak menuju Kayong Utara.

“Jalan ini sangat vital, karena bisa memperpendek jarak tempuh. Dari arah Pontianak dan daerah lainnya menuju Kayong Utara bisa lebih cepat, sekitar enam jam saja,” ujarnya.

Menurutnya, akses Jalan Perawas membuka peluang konektivitas yang lebih luas, sehingga mobilitas masyarakat dan distribusi logistik antarwilayah menjadi lebih efisien.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, lanjut Norsan, telah memulai pembukaan jalan tersebut melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) bersama TNI. Tahun ini, pembukaan badan jalan akan kembali dilanjutkan guna memastikan jalur benar-benar dapat dilalui.

“Sekarang fokus kita membuka badan jalan dulu melalui TMMD. Jalannya sebenarnya sudah tembus sampai Kayong Utara, tapi masih berupa tanah,” jelasnya.

Untuk tahap selanjutnya, pemerintah akan melakukan pengerasan jalan agar akses tersebut dapat digunakan secara optimal sepanjang tahun, terutama saat musim hujan.

“Kalau badan jalan sudah selesai, baru kita tangani pengerasan. Itu direncanakan dalam penganggaran berikutnya,” tambahnya.

Dengan terbukanya Jalan Perawas sebagai koridor penghubung antarwilayah, diharapkan pertumbuhan ekonomi kawasan semakin meningkat dan pemerataan pembangunan di Kalimantan Barat dapat lebih cepat terwujud.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembalakan Liar di Ketapang, Tim Gakkum Kehutanan Sita 1500 Batang Kayu Ilegal

    Pembalakan Liar di Ketapang, Tim Gakkum Kehutanan Sita 1500 Batang Kayu Ilegal

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR KETAPANG – Tim Balai Penegakan Hukum Kehutanan Wilayah Kalimantan Barat (Tim Gakkum Kalbar) mengamankan lebih dari 1.500 batang kayu ilegal di Hutan Desa Ulak Medang, Kabupaten Ketapang. Penemuan belasan ribu batang kayu ilegal ini, merupakan hasil pengembangan kasus oleh tim Balai Penegakan Hukum (Gakkum) Kehutanan Wilayah Kalimantan. Kepala Balai Gakkum Kehutanan Wilayah Kalimantan, Leonardo […]

  • BPBD Kalbar Catat 485 Titik Panas, Ketapang Masih Jadi Wilayah Terbanyak

    BPBD Kalbar Catat 485 Titik Panas, Ketapang Masih Jadi Wilayah Terbanyak

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      PONTIANAK – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Barat mencatat sebanyak 485 titik panas (hotspot) terdeteksi di wilayah Kalimantan Barat berdasarkan data BMKG pada 20 Juli 2026. Dari jumlah tersebut, Kabupaten Ketapang masih menjadi daerah dengan titik panas terbanyak. Ketua Satgas Informasi Bencana BPBD Provinsi Kalbar, Daniel, mengatakan pihaknya terus meningkatkan kesiapsiagaan bersama […]

  • Kolaborasi Kesbangpol dan DWP Kalbar Perkuat Literasi Digital Perempuan Lewat Pelatihan Kuliner Kreatif

    Kolaborasi Kesbangpol dan DWP Kalbar Perkuat Literasi Digital Perempuan Lewat Pelatihan Kuliner Kreatif

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    PONTIANAK – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Kalimantan Barat berkolaborasi dengan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Kalbar menggelar Seminar Perempuan Kreatif bertema “Snap, Cook & Earn: Strategi Visual Kuliner Perempuan Kreatif Menuju Ketahanan Ekonomi”. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya memperkuat kapasitas perempuan dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mengembangkan usaha kuliner rumahan. Melalui […]

  • Norsan Dorong Alat Berat Jadi Solusi Buka Lahan Tanpa Bakar

    Norsan Dorong Alat Berat Jadi Solusi Buka Lahan Tanpa Bakar

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YoKalbar Pontianak – Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan mendorong penggunaan alat berat sebagai salah satu solusi pembukaan lahan, terutama di tengah tingginya risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) akibat cuaca panas dan kemarau. Menurut Norsan, pembukaan lahan tanpa membakar menjadi langkah yang perlu didorong untuk mencegah munculnya titik api baru. Pemerintah pun perlu mencari alternatif […]

  • IPM Kalbar Menguat, Sektor Pendidikan Jadi Penyumbang Signifikan

    IPM Kalbar Menguat, Sektor Pendidikan Jadi Penyumbang Signifikan

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR -Memasuki Januari 2026, capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kalimantan Barat menunjukkan tren yang semakin menguat. Peningkatan ini menjadi salah satu indikator keberhasilan pembangunan sumber daya manusia di era kepemimpinan Ria Norsan. IPM sendiri diukur melalui tiga dimensi utama, yakni kesehatan, pendidikan, dan standar hidup layak. Dari ketiga komponen tersebut, sektor pendidikan menjadi salah satu […]

  • Bea Cukai Kalbagbar Gagalkan Peredaran Lebih dari 2.060 Ballpress Senilai Rp16,48 Miliar

    Bea Cukai Kalbagbar Gagalkan Peredaran Lebih dari 2.060 Ballpress Senilai Rp16,48 Miliar

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR– Kantor Wilayah Bea Cukai Kalimantan Bagian Barat (Kalbagbar) berhasil menggagalkan peredaran sekitar 2.060 bale pakaian bekas impor ilegal (ballpress) dengan nilai mencapai Rp16,48 miliar. Ribuan bale pakaian bekas tersebut diamankan dalam operasi yang digelar di Kabupaten Kubu Raya dan Kabupaten Mempawah pada 19–22 Juni 2026. Kepala Bea Cukai Kalimantan Bagian Barat, Budi Harjanto, mengatakan […]

expand_less