BREAKING NEWS
light_mode
Tag Terpopuler
Beranda » Kalbar » Wanita Diduga Maling Ayam Tertangkap di Pasar Flamboyan

Wanita Diduga Maling Ayam Tertangkap di Pasar Flamboyan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

YOKALBAR PONTIANAK – Seorang wanita tertangkap basah oleh sejumlah pedagang usai diduga melakukan aksi pencurian daging ayam di Pasar Flamboyan, Jalan Gajah Mada, Kecamatan Pontianak Selatan, Rabu (1/4/2026) sekitar pukul 04.08 WIB.

Aksi pelaku yang sudah lama meresahkan pedagang itu akhirnya terbongkar setelah ia kedapatan mengambil ayam dalam jumlah cukup banyak hingga menimbulkan kecurigaan.

Seorang pedagang ayam di Pasar Flamboyan, Arifin, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut, pelaku sebenarnya sudah lama dicurigai karena sering membuat pedagang kehilangan ayam.

“Orang ini sudah sering. Para pedagang di sini juga sudah sering kehilangan, khususnya di lapak Raja Ayam milik Pak Hendra. Bahkan sudah dua kali terekam CCTV, tapi belum tertangkap,” ujarnya saat diwawancarai, Kamis (2/4/2026).

Menurut Arifin, pelaku menjalankan aksinya dengan modus berpura-pura menjadi pembeli. Setelah melakukan transaksi, pelaku kemudian memanfaatkan kelengahan pedagang untuk mengambil ayam lain yang disimpan di bawah meja.

“Dia beli satu ayam, dibayar. Tapi sambil melihat ke bawah, kalau ada ayam yang sudah dikantongi. Karena pedagang lengah, ayam yang di bawah meja itu diambil,” jelasnya.

Ia menambahkan, ayam yang telah dimasukkan ke dalam kantong memang kerap diletakkan di bawah meja karena keterbatasan ruang di lapak.

Aksi pelaku akhirnya terendus saat ia mengambil ayam dalam jumlah cukup banyak hingga terlihat mencurigakan oleh pedagang lain.

“Semalam itu dia ambilnya banyak, sampai termiring-miring dia angkat keranjang belanjaannya. Jadi terlihat mencurigakan, langsung dikejar, dan akhirnya pelaku tertangkap,” katanya.

Arifin menyebut, pelaku sebelumnya sudah ditandai oleh para pedagang karena ciri-cirinya dikenali. Namun, karena minim bukti, pedagang tidak berani bertindak.

“Sudah dicurigai lama, tapi kami tidak bisa langsung menangkap tanpa bukti. Baru kali ini tertangkap tangan,” tambahnya.

Dari keterangan pedagang, aksi pencurian tersebut diduga tidak hanya terjadi di satu lapak. Beberapa pedagang di Blok A dan Blok B juga mengaku mengalami kehilangan dengan jumlah bervariasi.

“Kalau di Raja Ayam dua kali. Di tempat lain ada yang kehilangan tujuh ekor, empat ekor, bahkan sampai sepuluh ekor,” ungkapnya.

Pada kejadian terakhir, pelaku diduga membawa sekitar 10 ekor ayam dengan berat diperkirakan mencapai 20 kilogram.

Setelah diamankan, pelaku kemudian diserahkan ke pihak kepolisian untuk pemeriksaan lebih lanjut. Namun, berdasarkan informasi yang diterima pedagang, pelaku akhirnya dilepaskan.

“Katanya dilepaskan karena tidak ada laporan resmi dari korban dan nilai kerugian di bawah Rp2 juta, jadi tidak bisa diproses,” ujarnya.

Meski demikian, para pedagang menyayangkan hal tersebut dan berharap pelaku tetap mendapat efek jera agar tidak mengulangi perbuatannya.

“Kami sebenarnya ingin ada efek jera. Tapi ya, kami mengikuti prosedur hukum yang berlaku,” katanya.

Arifin juga mengungkapkan, berdasarkan informasi yang beredar di kalangan pedagang, pelaku diduga memiliki usaha rumah makan di kawasan Tanjung Hulu.

Ia pun mengimbau para pedagang untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus pencurian di lingkungan pasar.

“Harus lebih hati-hati. Bukan hanya ayam, kehilangan tas, uang, sampai barang di parkiran juga sering terjadi. Pelaku biasanya memanfaatkan kelengahan kita,” pungkasnya.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kejari Mempawah Tahan Tersangka Kasus Oli Palsu, Edy Chow Segera Disidangkan

    Kejari Mempawah Tahan Tersangka Kasus Oli Palsu, Edy Chow Segera Disidangkan

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    yokalbar PONTIANAK – Kejaksaan Negeri (Kejari) Mempawah menahan seorang tersangka kasus dugaan peredaran oli palsu berinisial Edy Mulyadi alias Edy Chow. Penahanan dilakukan setelah penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalimantan Barat menyerahkan tersangka beserta barang bukti atau Tahap II kepada jaksa. Penyerahan tersangka dan barang bukti berlangsung pada Rabu (8/7/2026). Sebelumnya, berkas perkara […]

  • Karhutla Kalbar: Bukan Sekadar Api, BPBD Ungkap Tantangan di Balik Layar Penanganan

    Karhutla Kalbar: Bukan Sekadar Api, BPBD Ungkap Tantangan di Balik Layar Penanganan

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat tidak hanya berpacu dengan api di lapangan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kalimantan Barat mengungkap berbagai tantangan tersembunyi yang kerap menghambat proses pemadaman, mulai dari faktor alam hingga keterbatasan sumber daya. Koordinator Harian Pusdalops BPBD Kalbar, Daniel, menjelaskan kondisi alam menjadi kendala utama, terutama saat […]

  • Kabupaten Sambas Tetapkan Status Siaga Bencana, BPBD Kalbar Lakukan Monitoring dan Assesment

    Kabupaten Sambas Tetapkan Status Siaga Bencana, BPBD Kalbar Lakukan Monitoring dan Assesment

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR – BPBD Kabupaten Sambas telah menetapkan status siaga darurat banjir, menyusul banyaknya desa terdampak banjir. Data terkahir pada Desember lalu, sebanyak 12 Kecamatan dan 30 Desa di Sambas.  Dalam hal ini, BPBD Sambas telah mencatat banjir telah meluas ke 12 kecamatan dan 30 desa, di antaranya di Kecamatan Sejangkung tersebar di Desa Sulung, Sendoyan, […]

  • Ria Norsan Dukung Pengadilan Tinggi Pontianak Tingkatkan Kualitas Pelayanan Hukum

    Ria Norsan Dukung Pengadilan Tinggi Pontianak Tingkatkan Kualitas Pelayanan Hukum

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Ria Norsan menerima audiensi Ketua Pengadilan Tinggi Pontianak, Pontas Efendi, di Ruang Kerja Gubernur Kalimantan Barat, Senin (30/3/2026), guna memperkuat koordinasi kelembagaan dan mendorong peningkatan kualitas pelayanan hukum kepada masyarakat Kalimantan Barat. Audiensi tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat koordinasi dan kerja sama antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dengan lembaga yudikatif, […]

  • GUBERNUR RIA NORSAN BERTOLAK KE KAYONG UTARA, PANTAU PENANGANAN KARHUTLA BUKIT PERAMAS

    GUBERNUR RIA NORSAN BERTOLAK KE KAYONG UTARA, PANTAU PENANGANAN KARHUTLA BUKIT PERAMAS

    • calendar_month 11 jam yang lalu
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Yokalbar KAYONG UTARA – Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar), H. Ria Norsan turun langsung ke Kabupaten Kayong Utara untuk melihat kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di kawasan Bukit Peramas, Minggu (20/9/2026). Gubernur Norsan mengatakan, kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi di lapangan sekaligus mengetahui persoalan yang menyebabkan api di kawasan tersebut belum […]

  • Ria Norsan Berikan Perhatian Penuh Dunia Pendidikan Kalbar, 52 SMA/SMK Direhab

    Ria Norsan Berikan Perhatian Penuh Dunia Pendidikan Kalbar, 52 SMA/SMK Direhab

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR – Memasuki Februari 2026, penguatan sektor pendidikan di Kalimantan Barat terus menunjukkan progres signifikan. Program rehabilitasi dan revitalisasi infrastruktur sekolah yang telah berjalan sejak 2025 mulai memperlihatkan dampak nyata di berbagai daerah. Di bawah kepemimpinan Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, perhatian terhadap peningkatan kualitas pendidikan terus diperkuat. Tahun 2025, sebanyak 52 sekolah jenjang SMA […]

expand_less