Tjhai Chui Mie Bidik 5 Besar Porprov XIV Kalbar
- account_circle Admin
- calendar_month Kamis, 5 Nov 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
YOKALBAR SINGKAWANG -Kontingen Kota Singkawang membidik 50 medali emas pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIV Kalimantan Barat 2026. Dengan kekuatan 574 atlet dan pelatih, Singkawang memasang target menembus lima besar klasemen akhir dalam pesta olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut.
Target itu bukan tanpa persiapan. Sejumlah cabang olahraga (cabor) telah dipetakan sebagai andalan untuk mendulang medali emas, di antaranya renang, anggar, biliar, panjat tebing, dan tinju.
Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, secara resmi melepas kontingen Porprov XIV Kalbar di Halaman Kantor Wali Kota Singkawang, Jumat (30/10/2026).
Pada ajang yang berlangsung 1–21 November 2026 di Kota Pontianak itu, Singkawang mengirimkan total 614 personel, terdiri dari 574 atlet dan pelatih serta 40 official. Mereka akan berkompetisi pada 40 cabor dan tiga cabor ekshibisi.
Tjhai Chui Mie meminta seluruh atlet menjadikan Porprov sebagai kesempatan untuk membuktikan kemampuan sekaligus membawa nama baik daerah. Menurutnya, ukuran perjuangan atlet bukan hanya prestasi individu, tetapi juga kebanggaan masyarakat Singkawang.
“Berjuanglah bukan atas nama pribadi, tetapi berjuanglah untuk Kota Singkawang. Ada nama Singkawang yang terukir di seragam yang kalian kenakan,” pesannya.
Dia menegaskan, keterbatasan wilayah bukan alasan bagi Singkawang untuk merasa kecil dalam persaingan olahraga di Kalimantan Barat. Justru melalui Porprov, para atlet diharapkan mampu menunjukkan mental juara dan bersaing untuk meraih podium tertinggi. Lebih dari 250 ribu masyarakat Singkawang, lanjutnya, menaruh harapan kepada para atlet yang akan bertanding.
Selain mengejar medali, Tjhai Chui Mie juga mengingatkan seluruh kontingen agar menjaga sportivitas, toleransi, keramahan, dan nama baik Kota Singkawang selama berada di Pontianak.
Perhatian juga diarahkan kepada para pelatih agar memastikan kondisi atlet tetap prima. Mulai dari asupan makanan, kesehatan, waktu istirahat hingga kekompakan tim harus menjadi perhatian selama kompetisi berlangsung.
Dia bahkan meminta KONI Singkawang segera menuntaskan seluruh kebutuhan pembiayaan, termasuk uang saku atlet, sehingga tidak ada persoalan administratif yang mengganggu konsentrasi saat bertanding.
“Selesaikan seluruh urusan yang berkaitan dengan biaya dan uang saku atlet. Jangan sampai saat bertanding pikiran mereka terbagi. Fokus mereka harus tertuju pada pertandingan dan bagaimana membawa pulang medali untuk Singkawang,” tegasnya.
- Penulis: Admin

Saat ini belum ada komentar