Perkuat Kesadaran Keamanan Digital, Dosen dan Mahasiswa Informatika UPGRI Pontianak Gelar PKM di SMA Wisuda Pontianak
- account_circle Admin
- calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Dosen Program Studi Informatika Universitas PGRI Pontianak bersama mahasiswa melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Mandiri di SMA Wisuda Pontianak, bagi Guru SMA Wisuda Pontianak”, Senin (6/10/2025).
YOKALBAR, – Dosen Program Studi Informatika Universitas PGRI Pontianak bersama mahasiswa melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Mandiri di SMA Wisuda Pontianak dengan mengusung tema “Membangun Budaya Aman Bermedia Digital Melalui Program Literasi Keamanan Siber bagi Guru SMA Wisuda Pontianak”, Senin (6/10/2025).
Kegiatan ini merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, tim dosen dan mahasiswa berupaya meningkatkan pemahaman serta kesadaran para guru mengenai pentingnya keamanan siber di tengah semakin masifnya pemanfaatan teknologi digital dalam proses pembelajaran.
Dalam pelaksanaannya, peserta mendapatkan berbagai materi terkait literasi digital dan keamanan siber. Materi yang disampaikan meliputi pentingnya perlindungan data pribadi, pengenalan berbagai ancaman siber seperti phishing dan penipuan digital, hingga penerapan perilaku aman dan bertanggung jawab dalam menggunakan media digital.
Penyampaian materi dilakukan secara interaktif melalui sesi pemaparan, diskusi, serta berbagi pengalaman yang dekat dengan aktivitas sehari-hari para pendidik. Metode tersebut membuat peserta lebih mudah memahami berbagai risiko yang dapat muncul saat beraktivitas di ruang digital.
Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan PKM ini juga menjadi bagian dari proses pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning). Mahasiswa tidak hanya mengaplikasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan, tetapi juga berkontribusi langsung dalam memberikan edukasi kepada masyarakat.
Dosen Program Studi Informatika Universitas PGRI Pontianak, Vindo Feladi, mengatakan peningkatan literasi keamanan siber bagi tenaga pendidik merupakan langkah strategis dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
“Guru memiliki peran penting sebagai agen literasi digital di sekolah. Melalui kegiatan ini, kami berharap para guru tidak hanya semakin memahami berbagai risiko di ruang digital, tetapi juga mampu menanamkan budaya bermedia digital yang aman, bijak, dan bertanggung jawab kepada para peserta didik,” ujarnya.
Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi selama sesi diskusi dan tanya jawab. Berbagai persoalan yang kerap ditemui dalam penggunaan media digital turut dibahas bersama, sehingga kegiatan berlangsung dinamis dan memberikan manfaat nyata bagi para guru.
Melalui kegiatan ini, Program Studi Informatika Universitas PGRI Pontianak berharap terjalin sinergi yang semakin kuat antara perguruan tinggi dan sekolah dalam mendukung peningkatan literasi digital masyarakat.
Upaya tersebut diharapkan dapat melahirkan ekosistem pendidikan yang tidak hanya cakap memanfaatkan teknologi, tetapi juga memiliki kesadaran tinggi terhadap pentingnya keamanan siber sebagai fondasi dalam menghadapi era transformasi digital.
- Penulis: Admin

Saat ini belum ada komentar