BREAKING NEWS
light_mode
Tag Terpopuler
Beranda » Kalbar » Imigrasi Berlakukan WFH pada hari Jumat, Layanan Keimigrasian Tetap Beroperasi Normal

Imigrasi Berlakukan WFH pada hari Jumat, Layanan Keimigrasian Tetap Beroperasi Normal

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

YOKALBAR, JAKARTA – Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan mulai memberlakukan kebijakan Bekerja dari Rumah (Work From Home/WFH) pada hari Jumat bagi Aparatur Sipil Negara yang menjalankan tugas dukungan manajemen dan/atau tugas administratif.

Kebijakan ini mengacu pada Surat Edaran Menteri PAN-RB Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelaksanaan Tugas Kedinasan Bagi Pegawai ASN di Instansi Pemerintah dan Surat Edaran Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Nomor 2 Tahun 2026 dan berlaku mulai Jumat (10/4/2026).

Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, menegaskan bahwa kebijakan ini untuk mendukung pengelolaan dan pemanfaatan energi secara lebih efisien, serta menjamin perlindungan dan pengelolaan lingkungan yang berorientasi jangka panjang.

“Kami memastikan bahwa operasional layanan keimigrasian tidak akan terganggu. WFH diperuntukkan bagi ASN yang melaksanakan tugas dukungan manajemen. Untuk petugas layanan ataupun yang melakukan pengawasan keimigrasian, tetap bekerja sebagaimana biasa,” ujar Hendarsam pada Rabu (8/4/2026).

ASN yang tetap bertugas seperti biasa di hari Jumat meliputi seluruh personel yang bertugas di Kantor Imigrasi (pelayanan paspor dan izin tinggal), tempat pemeriksaan imigrasi (TPI) di bandara internasional, pelabuhan, dan pos lintas batas negara serta unit intelijen dan pengawasan keimigrasian.

Ditjen Imigrasi juga melakukan pengawasan ketat terhadap efektivitas kerja pegawai yang menjalankan WFH.

Setiap atasan langsung diwajibkan memantau hasil kerja harian guna memastikan produktivitas tetap terjaga meskipun tidak berada di kantor secara fisik.

Sebagai penutup, Hendarsam Marantoko memberikan pesan bagi seluruh jajaran Imigrasi di seluruh Indonesia untuk tetap memprioritaskan kepentingan publik.

“Kepentingan masyarakat adalah prioritas utama. Saya menginstruksikan kepada seluruh kepala kantor wilayah, kepala kantor imigrasi dan kepala rumah detensi imigrasi untuk memantau langsung di lapangan dan memastikan layanan tetap berjalan dengan cepat, transparan, dan tanpa hambatan. Pelaksanaan WFH tidak boleh sampai mengurangi kualitas pelayanan yang selama ini kita bangun,” pungkas Hendarsam. (*)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PGRI Kalbar Ajak Guru Peduli Kesehatan Mental di Tengah Meningkatnya Tekanan Profesi

    PGRI Kalbar Ajak Guru Peduli Kesehatan Mental di Tengah Meningkatnya Tekanan Profesi

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR, – Biro Bantuan Hukum dan Perlindungan Profesi Pengurus Provinsi (PP) PGRI Kalimantan Barat menggelar webinar bertajuk “Guru Sehat Mental, Pendidikan Berkualitas” secara daring yang diikuti ratusan peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Sebanyak 198 peserta yang terdiri atas guru, dosen, tenaga kependidikan, hingga pemerhati pendidikan mengikuti kegiatan tersebut. Tingginya partisipasi menjadi gambaran bahwa isu […]

  • barongsai di singkawang

    Hiasan Imlek Cap Go Meh akan Berpadu dengan Nuansa Ramadhan di Singkawang

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      yokalbar singkawang – Selepas melakukan penggalangan dana di Kota Singkawang dan Jakarta, Panitia Imlek dan Cap Go Meh 2026 Kota Singkawang kini menghimpun donasi dan sponshorsip kurang lebih Rp 2,3 Miliar. Angka ini masih jauh dari estimasi kebutuhan panitia yang membutuhkan biaya Rp 9 Miliar. Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie yang hadir saat […]

  • kadis pupr kalbar

    Gubernur Kalbar Disudutkan di Unggahan Jalan Bedayan-Libau, PUPR Pastikan Bukan Jalan Provinsia

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      YOKALBAR PONTIANAK – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalimantan Barat, Iskandar Zulkarnaen, angkat bicara terkait viralnya kondisi kerusakan Jalan Bedayan-Libau di Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang, yang belakangan ramai disuarakan oleh sejumlah anak-anak melalui media sosial. Dalam pernyataannya, Iskandar menyampaikan bahwa pihaknya menghargai setiap aspirasi masyarakat, termasuk kritik terhadap kondisi infrastruktur. Namun, […]

  • Operasi Pasar di Landak, Ria Norsan Pastikan Distribusi Sembako Terkendali

    Operasi Pasar di Landak, Ria Norsan Pastikan Distribusi Sembako Terkendali

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      Yokalbar Landak – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan menghadiri kegiatan operasi pasar murah di Kabupaten Landak, Minggu 1 Maret 2026. Kegiatan ini digelar sebagai upaya pemerintah daerah untuk menekan laju inflasi serta memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional. Dalam kesempatan tersebut, Ria Norsan menegaskan bahwa stok bahan pokok di […]

  • Ria Norsan Buka Kompetisi Basket Gubernur Cup 2026

    Ria Norsan Buka Kompetisi Basket Gubernur Cup 2026

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, secara resmi membuka kompetisi bola basket bergengsi Gubernur Cup Volume 1 Tahun 2026 yang digelar di Lim Tau Huat Hall (GOR Perbasi Kota Pontianak), Minggu sore (29/03/2026). Kehadiran Gubernur Kalimantan Barat didampingi oleh Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Barat, Erlina Norsan dalam acara pembukaan yang berlangsung meriah […]

  • Hujan Mulai Turun Disejumlah Wilayah Kalbar

    Hujan Mulai Turun Disejumlah Wilayah Kalbar

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YoKalbar – Hujan yang mengguyur sejumlah wilayah Kalimantan Barat di tengah kondisi karhutla tidak sepenuhnya merupakan hasil Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). BPBD Kalbar menyebut hujan juga dipengaruhi potensi cuaca alami yang memang terbentuk di sejumlah wilayah. Koordinator Harian Pusdalops BPBD Kalbar, Daniel, mengatakan OMC memang telah dilakukan, namun pihaknya tidak dapat mengklaim hujan yang turun […]

expand_less