BREAKING NEWS
light_mode
Tag Terpopuler
Beranda » Kalbar » Disdikbud Akan Ambil Langkah Darurat Terkait Dua Sekolah Terdampak Banjir

Disdikbud Akan Ambil Langkah Darurat Terkait Dua Sekolah Terdampak Banjir

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

YOKALBAR –Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Barat mengambil langkah cepat menyikapi banjir yang berdampak pada dua SMA di Sekadau dan Sanggau.

Kebijakan darurat diterapkan untuk menjaga keselamatan siswa sekaligus memastikan proses belajar tetap berjalan.

Plt Kepala Disdikbud Kalbar, Syarif Faisal Indahmawan Alkadri, mengatakan pihaknya telah menerima laporan gangguan akses di SMAN 2 Nanga Taman sejak 7 Januari 2026.

“Sekolahnya memang belum tergenang banjir, tetapi pelajar, dan guru tidak bisa menuju sekolah karena jembatan itu satu-satunya akses,” ujarnya, Senin (12/1).

Kondisi tersebut membuat pembelajaran tatap muka tidak dapat dilaksanakan. Guru dan siswa diminta belajar mandiri dari rumah, meski pelaksanaannya menghadapi kendala besar.

Internet juga tidak tersedia di sana, sehingga pembelajaran tidak bisa dilakukan secara daring. Guru-guru memberikan materi penugasan secara lisan kepada masing-masing pelajar,” kata Faisal.

Selain mengatur pola belajar, Disdikbud Kalbar juga mengimbau sekolah lain yang berpotensi terdampak untuk segera melakukan pendataan dan pengamanan aset.

“Kami arahkan agar aset-aset sekolah yang kemungkinan terdampak segera dipindahkan ke tempat yang lebih aman, supaya saat pembelajaran kembali normal, fasilitas bisa langsung digunakan,” ujar Faisal.

Di SMAN 2 Sekayam, banjir bahkan merendam sebagian besar bangunan sekolah. Meski demikian, ketersediaan listrik dan internet memungkinkan pembelajaran daring tetap berjalan.

“Untuk Sekayam, kondisi banjir sudah sampai ke sekolah. Namun karena akses listrik, dan internet masih tersedia, pembelajaran masih bisa dilakukan secara daring,” jelasnya.

Disdikbud Kalbar juga meminta guru memberikan edukasi kepada siswa agar tidak bermain di area banjir demi menjaga kesehatan dan keselamatan.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemprov Kalbar Salurkan 8.000 Liter Air Bersih ke Warga Pasar Kemuning

    Pemprov Kalbar Salurkan 8.000 Liter Air Bersih ke Warga Pasar Kemuning

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YoKalbar – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Pemprov Kalbar) terus menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat di tengah kelangkaan air yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Pada Senin (14/9/2026), bantuan air bersih disalurkan kepada warga di kawasan Pasar Kemuning, Pontianak. Setiap titik distribusi mendapatkan pasokan sebanyak 8.000 liter air. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang […]

  • Penggerebekan Safe House Ilegal di Kubu Raya, Polisi Tetapkan 2 Tersangka

    Penggerebekan Safe House Ilegal di Kubu Raya, Polisi Tetapkan 2 Tersangka

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      YOKALBAR KUBU RAYA – Tim Macan Raya Satreskrim Polres Kubu Raya berhasil menggagalkan upaya pengiriman 19 Calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) non-prosedural yang hendak diselundupkan ke Malaysia. Sebuah rumah yang berlokasi di Desa Kapur, Kecamatan Sungai Raya, yang dijadikan “save house” ilegal digerebek petugas pada Sabtu malam, 10 Januari 2026. Operasi senyap ini mengungkap […]

  • Kasus Siswi SMP Hamil 8 Bulan Pasca di-Rudapaksa, Kadis Pendidikan Pastikan Korban Ikut Ujian Nasional

    Kasus Siswi SMP Hamil 8 Bulan Pasca di-Rudapaksa, Kadis Pendidikan Pastikan Korban Ikut Ujian Nasional

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      Yokalbar PONTIANAK- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Pontianak memberikan atensi khusus terhadap seorang siswi SMP yang hamil 8 bulan pasca menjadi korban rudapaksa. Tak hanya itu melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Pemkot Pontianak akan tetap memberikan hak pendidikan hingga lulus sekolah kepada korban, meski tengah menghadapi situasi traumatis. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan […]

  • Jembatan Kapuas III hingga Jalan Paralel Wilayah Perbatasan, Gubernur Norsan Beberkan Program Prioritas Kalbar

    Jembatan Kapuas III hingga Jalan Paralel Wilayah Perbatasan, Gubernur Norsan Beberkan Program Prioritas Kalbar

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Yokalbar PONTIANAK– Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, memaparkan sejumlah proyek strategis daerah yang membutuhkan dukungan Pemerintah Pusat untuk direalisasikan, sebagai upaya mempercepat konektivitas, pemerataan pembangunan, dan pertumbuhan ekonomi di wilayah Kalbar. Pernyataan tersebut disampaikan dalam forum Musrenbang penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 di Aula Garuda Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Rabu (21/4/2026) Dalam […]

  • DWP Kalbar Canangkan Program Sejuta Vaksin HPV, Perkuat Edukasi Kesehatan Perempuan

    DWP Kalbar Canangkan Program Sejuta Vaksin HPV, Perkuat Edukasi Kesehatan Perempuan

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    PONTIANAK – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Kalimantan Barat menggelar Seminar bertajuk “Perempuan Sehat, Berdaya dan Berwawasan Kebangsaan” yang dirangkaikan dengan pencanangan Program Sejuta Vaksin HPV untuk Kalimantan Barat di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Senin (13/7/2026). Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi berbagai pihak dalam meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya perempuan, akan pentingnya menjaga kesehatan […]

  • Kurang dari 24 Jam, Pelaku Curanmor di Pontianak Ditangkap Polisi

    Kurang dari 24 Jam, Pelaku Curanmor di Pontianak Ditangkap Polisi

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      YOKALBAR PONTIANAK — Tim Jatanras Polresta Pontianak bersama Polsek Pontianak Timur berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kurang dari 24 jam setelah laporan diterima masyarakat. Kapolresta Pontianak, Kombes Pol Endang Tri Purwanto,S.I.K.,M.Si. melalui Kasat Reskrim Akp Happy Margowati Suyono,S.I.K.,M.H. menyampaikan bahwa pengungkapan kasus ini bermula dari laporan warga yang kehilangan sepeda motor saat […]

expand_less