BREAKING NEWS
light_mode
Tag Terpopuler
Beranda » Kalbar » Banjir Berulang, BPBD Kalbar Ingatkan Pentingnya Normalisasi Sungai Berkelanjutan

Banjir Berulang, BPBD Kalbar Ingatkan Pentingnya Normalisasi Sungai Berkelanjutan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

YOKALBAR – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Barat menegaskan bahwa upaya mitigasi bencana harus dilakukan secara menyeluruh melalui pendekatan nonstruktural dan struktural.

Ketua Satgas Informasi BPBD Kalbar, Daniel, menjelaskan bahwa mitigasi nonstruktural mencakup aspek regulasi, seperti penerapan peraturan daerah (perda) dan peraturan gubernur (pergub) yang mengatur pengelolaan lingkungan. Sementara itu, mitigasi struktural berkaitan dengan pembangunan fisik, di antaranya normalisasi sungai dan perbaikan sistem drainase.

Daniel menekankan bahwa penyebab utama banjir di Kalimantan Barat tidak semata-mata dipicu oleh faktor hujan, melainkan diperparah oleh kerusakan lingkungan yang terjadi dalam jangka panjang.

“Hujan hanyalah pemicu. Akar persoalannya adalah kapasitas sungai dan saluran air yang tidak lagi mampu menampung debit air akibat pendangkalan dan penyempitan. Oleh karena itu, normalisasi sungai harus dilakukan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Ia juga menyoroti kondisi sistem drainase di wilayah perkotaan yang dinilai belum berfungsi optimal. Banyak saluran air yang tersumbat atau mengalami kerusakan sehingga menyebabkan genangan meski hujan hanya turun dalam waktu singkat.

“Di beberapa titik di Kota Pontianak, seperti kawasan Siantan dan Jembatan Tol, hujan sebentar saja sudah menimbulkan banjir. Ini menunjukkan bahwa sistem drainase perlu segera direvitalisasi,” katanya.

Selain persoalan sungai dan drainase, Daniel menyebut berkurangnya tutupan hutan di wilayah hulu sungai turut memperburuk risiko banjir. Untuk itu, diperlukan upaya reboisasi secara berkelanjutan serta penegakan hukum yang tegas terhadap pelanggaran tata ruang.

“Tidak boleh ada pembiaran terhadap pelanggaran tata ruang, terutama di daerah aliran sungai. Harus ada tindakan tegas agar risiko banjir dapat diminimalisir,” tegasnya.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • The Future of Mixed Reality: Blending the Virtual and the Real 2.10 Play Button photo_camera 1

    The Future of Mixed Reality: Blending the Virtual and the Real

    • calendar_month Selasa, 28 Jan 2025
    • account_circle Lili Cheng
    • 0Komentar

    At Microsoft Ignite 2023, we are announcing Copilot in Microsoft Dynamics 365 Guides, which combines the power of generative AI with mixed reality to help frontline workers complete complex tasks and resolve issues faster with less disruption to the flow of work. Copilot in Dynamics 365 Guides assists workers in industrial settings who deal with complex […]

  • Antusiasme Tinggi, Hampir 13 Ribu Calon Siswa Daftar Jalur Domisili SPMB Kalbar di Hari Pertama

    Antusiasme Tinggi, Hampir 13 Ribu Calon Siswa Daftar Jalur Domisili SPMB Kalbar di Hari Pertama

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Minat masyarakat mengikuti Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 melalui Jalur Domisili di Kalimantan Barat terlihat tinggi. Baru memasuki hari pertama pendaftaran, hampir 13 ribu calon peserta didik telah terdaftar mengajukan pendaftaran ke SMA Negeri. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat, Syarif Indahmawan Alkadri, mengatakan hingga Selasa (30/6/2026) […]

  • Hakim Tipikor Gali Kesaksian Sutarmidji di Kasus Dana Hibah Yayasan Mujahidin

    Hakim Tipikor Gali Kesaksian Sutarmidji di Kasus Dana Hibah Yayasan Mujahidin

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Majelis hakim tipikor atau tindak pidana korupsi Pontianak mencecar Gubernur Kalimantan Barat periode 2018–2023, Sutarmidji, dihadirkan sebagai saksi dalam persidangan kasus dana hibah Yayasan Mujahidin. Sutarmidji mengenakan batik bercelana kain hitam tampak tenang dalam memberikan keterangan selaku sebagai saksi dalam persidangan perkara dugaan tindak pidana korupsi dana hibah Yayasan Mujahidin Kalimantan Barat di Pengadilan Tindak […]

  • Kota Pontianak Marak Kasus Penyelundupan Pangan Ilegal Asal Luar Negeri

    Kota Pontianak Marak Kasus Penyelundupan Pangan Ilegal Asal Luar Negeri

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      Yokalbar PONTIANAK- Kota Pontianak, Kalimantan Barat menjadi sasaran empuk sebagai tempat penyelundupan pangan ilegal asal luar negeri. Dalam rentang 2024 hingga 2026, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kalimantan Bagian Barat mencatat 75 penindakan kasus penyelundupan pangan ilegal. Namun dari puluhan pengungkapan itu, sebagian besar perkara justru minim tersangka. Bagaimana mungkin penyelundupan kebutuhan pokok […]

  • Pembukaan Pekan Gawai Dayak 2026, Gubernur Ria Norsan Sebut Milik Seluruh Etnis di Kalbar

    Pembukaan Pekan Gawai Dayak 2026, Gubernur Ria Norsan Sebut Milik Seluruh Etnis di Kalbar

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      YoKalbar – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, resmi membuka Pekan Gawai Dayak (PGD) ke-40 Provinsi Kalimantan Barat di Rumah Radakng, Pontianak, pada Rabu (20/5/2026). Norsan menegaskan bahwa Pekan Gawai Dayak bukan hanya milik masyarakat Dayak, tetapi menjadi milik seluruh masyarakat Kalimantan Barat yang hidup dalam keberagaman suku dan budaya. “Sesungguhnya Pekan Gawai Dayak adalah […]

  • Satgas Pamtas Gagalkan Penyelundupan 16,4 Kg Sabu dari Malaysia ke Kalbar

    Satgas Pamtas Gagalkan Penyelundupan 16,4 Kg Sabu dari Malaysia ke Kalbar

    • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Yokalbar PONTIANAK – Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI-Malaysia Yonarmed 19/Bogani menggagalkan dua upaya penyelundupan narkotika dari Malaysia ke wilayah Kalimantan Barat. Dari dua pengungkapan tersebut, aparat mengamankan sabu dengan total berat 16,402 kilogram. Komandan Korem (Danrem) 121/Alambhana Wanawai (Abw) Brigjen TNI Purnomosidi mengatakan pengungkapan pertama terjadi di wilayah Kabupaten Bengkayang. “Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/Bogani […]

expand_less