BREAKING NEWS
light_mode
Tag Terpopuler
Beranda » Kalbar » BPOM Investigasi Dugaan Keracunan Empat Siswa SD Usai Santap MBG di Pontianak Utara

BPOM Investigasi Dugaan Keracunan Empat Siswa SD Usai Santap MBG di Pontianak Utara

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

YOKALBAR PONTIANAK – Sekolah Dasar Negeri (SDN) 24 di Siantan Kecamatan Pontianak Utara diterpa isu adanya keracunan siswa setelah mengonsumsi menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) pada Jumat 30 Januari 2026 kemarin.

Dari informasi yang beredar menyebutkan, terdapat empat orang siswa sempat dilarikan ke RSUD Pontianak Utara. Adapun menu yang diduga menjadi sebab masuknya empat siswa tersebut ke rumah sakit, yakni makanan kering roti pisang bertopping keju.

Pasca kejadian, dugaan keracunan MBG tersebut dikabarkan tengah ditangani oleh Dinas Kesehatan Kota Pontianak. Selain itu, pihak kepolisian juga disebut turut melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kejadian tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak, Saptiko ketika dikonfirmasi terkait peristiwa yang terjsdi di SDN 24 Siantan Kecamatan Pontianak Utara mengatakan, bahwa saat ini persoalan tersebut sedang diinvestigasi oleh BPOM.

“Lagi di investigasi oleh BPOM,” jawab Saptiko singkat melalui oesan WhatsApp.

Namun demikian, pihak rumah sakit tempat siswa dirawat menyatakan belum ditemukan indikasi kuat adanya keracunan makanan.

Saat dikonfirmasi, Kepala RSUD Pontianak Utara, drg Nuzulisa, menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan medis tidak menunjukkan gejala khas keracunan.

“Untuk kasus dua hari lalu, dari hasil pemeriksaan tidak ada indikasi keracunan makanan. Hanya ditemukan gejala cephalgia atau nyeri kepala dan abdominal pain atau nyeri perut,” ujar drg Nuzulisa, Senin 2 Februari 2026.

Ia menambahkan, keluhan tersebut bisa disebabkan oleh berbagai faktor.

“Cephalgia dan abdominal pain bisa bersifat multifaktor. Makanan bisa menjadi salah satu pemicu, namun riwayat maag atau gastritis juga bisa menyebabkan keluhan serupa,” jelasnya.

Menurutnya, gejala khas keracunan makanan seperti diare, mual, dan muntah tidak ditemukan pada siswa yang sempat mendapatkan perawatan di IGD.

“Observasi hanya dilakukan beberapa jam terhadap empat siswa, jadi belum sampai ke indikasi keracuban, kemudian dipulangkan setelah diberikan perawatan, ungkapnya.

Terkait pemeriksaan lanjutan terhadap makanan MBG, drg Nuzulisa menyarankan agar hal tersebut dikonfirmasi dengan pihak puskesmas yang menurunkan petugas untuk melakukan contact tracing ke SPPG, termasuk pengambilan dan uji sampel makanan.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • rups bank kalbar

    RUPS Bank Kalbar, Pemegang Saham Nilai Kinerja 2025 Lampaui 100 Persen

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR -PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Barat (Bank Kalbar) telah menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2025, Rabu (11/2). Sejumlah keputusan strategis dihasilkan dalam kegiatan yang digelar di Aula Bank Kalbar, Jalan Rahadi Osman No 10 Pontianak. Salah satunya menyetujui pengunduran diri Rokidi selaku direktur utama “Menyetujui Pengunduran Diri Saudara Rokidi dari jabatan […]

  • Digelar Pihak Swasta, Norsan Instruksikan IPOCS 2026 Sawit Berkelanjutan Dibatalkan

    Digelar Pihak Swasta, Norsan Instruksikan IPOCS 2026 Sawit Berkelanjutan Dibatalkan

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Yokalbar PONTIANAK — Kegiatan IPOCS 2026 bertajuk Pertemuan Edukasi Petani Sawit Berkelanjutan yang sempat menjadi perbincangan di media sosial dipastikan batal dilaksanakan di Kalimantan Barat. Pembatalan tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan (Kadisbunnak) Kalimantan Barat, Rino Anteno Tengo, yang menyebut keputusan itu diambil atas arahan Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan. Menurut […]

  • Ria Norsan Sebut Pekan Gawai Dayak Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Pelestarian Budaya

    Ria Norsan Sebut Pekan Gawai Dayak Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Pelestarian Budaya

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      YoKalbar – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menilai Pekan Gawai Dayak tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat. Hal itu disampaikan Ria Norsan saat menghadiri pembukaan Pekan Gawai Dayak ke-40 Provinsi Kalimantan Barat di Rumah Radakng, Pontianak, pada Rabu (20/5/2026). “Saya sangat mendukung sekali kegiatan ini. Selain […]

  • BPBD Kalbar Intensifkan Penanganan Banjir di Tiga Kabupaten, Ribuan Warga Terdampak

    BPBD Kalbar Intensifkan Penanganan Banjir di Tiga Kabupaten, Ribuan Warga Terdampak

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    PONTIANAK– Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Barat terus meningkatkan koordinasi penanganan banjir yang masih melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Sintang, Kubu Raya, dan Kapuas Hulu. Curah hujan dengan intensitas tinggi dalam beberapa hari terakhir menyebabkan debit sungai meningkat dan mengakibatkan permukiman warga terendam. Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD […]

  • The Best Productivity Tools for Remote Work photo_camera 1

    The Best Productivity Tools for Remote Work

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

  • Kesbangpol Kalbar Soroti Ancaman LGBTQ di Ruang Digital, Perlindungan Anak Jadi Perhatian

    Kesbangpol Kalbar Soroti Ancaman LGBTQ di Ruang Digital, Perlindungan Anak Jadi Perhatian

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR– Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menyoroti perkembangan isu lesbian, gay, biseksual, transgender, dan queer (LGBTQ), khususnya penyebaran konten dan komunitas melalui ruang digital. Persoalan tersebut dinilai perlu direspons secara serius melalui penguatan ketahanan keluarga, perlindungan anak, edukasi, serta pengawasan di tengah derasnya arus informasi. Hal itu disampaikan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kalimantan […]

expand_less