Tabrakan Beruntun Dua Bus Damri dan Truk di Tayan Hilir, Sopir Truk Tewas, Belasan Penumpang Luka-luka
- account_circle Admin
- calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Tabrakan Beruntun Dua Bus Damri dan Truk di Tayan Hilir, Sopir Truk Tewas, Belasan Penumpang Luka-luka
Yokalbar SANGGAU – Jalur penghubung Tayan Hilir–Sanggau berubah menjadi lintasan maut. Kecelakaan lalu lintas beruntun melibatkan dua unit bus Damri dan satu unit truk terjadi di Jalan Raya Tayan Hilir–Sanggau, Dusun Tenggayong, Desa Cempedak, Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau, Rabu dini hari (21/1/2026) sekitar pukul 00.15 WIB.
Insiden tragis ini menewaskan seorang sopir truk serta menyebabkan belasan penumpang bus mengalami luka-luka, beberapa di antaranya harus dirujuk ke rumah sakit.
Kapolres Sanggau AKBP Sudarsono melalui Kasat Lantas Polres Sanggau AKP Bunga Tri Yulitasari mengungkapkan, kecelakaan bermula saat truk Mitsubishi bernomor polisi R-9116-ET yang dikemudikan Ramadan Sudaryono (28) melaju dari arah Tayan Hilir menuju Batang Tarang.
“Setibanya di lokasi kejadian, kendaraan truk melebar ke kanan hingga masuk ke jalur berlawanan,” jelas AKP Bunga Tri Yulitasari.
Pada waktu yang sama, dari arah berlawanan datang Bus Damri bernopol KB-7027-SL yang dikemudikan Santoso Enggo Prasojo (35). Karena jarak sudah terlalu dekat, tabrakan keras tak terhindarkan.
Benturan tersebut belum menjadi akhir petaka. Dari arah belakang, Bus Damri KB-7027-SL kembali dihantam Bus Damri lain bernopol KB-7015-SL yang dikemudikan Sugeng Wahono, sehingga memicu kecelakaan beruntun di tengah gelapnya malam.
Akibat kejadian itu, pengemudi truk R-9116-ET dinyatakan meninggal dunia setelah sempat dibawa ke Puskesmas Tayan Hilir. Sementara dua sopir bus Damri mengalami luka berat, salah satunya menderita patah kaki.
“Untuk penumpang, total ada 12 orang yang mengalami luka-luka dengan tingkat cedera berbeda. Sebagian dirawat di RS Antonius dan RS Yarsi, sementara beberapa lainnya sudah diperbolehkan pulang,” ungkap AKP Bunga.
Hasil sementara olah tempat kejadian perkara (TKP) menyimpulkan bahwa penyebab kecelakaan diduga kuat akibat truk yang masuk ke jalur lawan. Polisi juga tidak menemukan bekas pengereman dari ketiga kendaraan.
“TKP berupa jalan lurus dengan marka putus-putus, cuaca cerah, kejadian berlangsung pada malam hari dan berada dekat dengan permukiman warga,” pungkasnya.
- Penulis: Admin

Saat ini belum ada komentar