PGRI Kalbar Ajak Guru Peduli Kesehatan Mental di Tengah Meningkatnya Tekanan Profesi
- account_circle Admin
- calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Caption : PGRI Kalbar menggelar webinar nasional bertajuk “Guru Sehat Mental, Pendidikan Berkualitas” yang diikuti guru dan dosen dari berbagai daerah.
YOKALBAR, – Biro Bantuan Hukum dan Perlindungan Profesi Pengurus Provinsi (PP) PGRI Kalimantan Barat menggelar webinar bertajuk “Guru Sehat Mental, Pendidikan Berkualitas” secara daring yang diikuti ratusan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Sebanyak 198 peserta yang terdiri atas guru, dosen, tenaga kependidikan, hingga pemerhati pendidikan mengikuti kegiatan tersebut. Tingginya partisipasi menjadi gambaran bahwa isu kesehatan mental guru semakin dipandang sebagai kebutuhan nyata yang perlu mendapat perhatian bersama.
Wakil Ketua V PGRI Kalimantan Barat, Masturah, saat membuka kegiatan menegaskan bahwa kualitas pendidikan sangat dipengaruhi oleh kondisi psikologis para guru.
Menurutnya, guru saat ini menghadapi tekanan dari berbagai sisi. Selain dituntut memenuhi kewajiban administrasi dan target pembelajaran, mereka juga harus mampu membangun komunikasi yang baik dengan orang tua serta memberikan perhatian optimal kepada peserta didik.
“Ketika pertahanan mental melemah dan emosi tidak terkelola dengan baik, maka risiko munculnya persoalan dalam proses pendidikan, bahkan yang berujung pada persoalan hukum, bisa semakin besar,” ujarnya.
Ia menilai pembahasan mengenai kesehatan mental guru tidak lagi sekadar pelengkap, melainkan kebutuhan mendesak dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan.
“Guru tidak hanya dituntut menguasai materi pelajaran, tetapi juga menjadi teladan, pembimbing, sekaligus pengayom bagi peserta didik. Karena itu, menjaga kesehatan mental guru merupakan investasi penting bagi masa depan pendidikan,” katanya.
Melalui webinar ini, peserta dibekali berbagai strategi praktis untuk mengenali tekanan psikologis, mengelola stres, menjaga keseimbangan emosi, serta membangun ketahanan mental dalam menjalankan tugas sehari-hari.
Psikolog Citra Amelia yang hadir sebagai narasumber utama menjelaskan pentingnya kesadaran diri dan kemampuan mengelola tekanan pekerjaan agar guru tetap dapat menjalankan perannya secara optimal.
Sesi diskusi berlangsung interaktif. Berbagai persoalan yang dihadapi pendidik di lapangan turut dibahas, mulai dari tekanan administrasi, konflik di lingkungan kerja, menghadapi karakter peserta didik yang beragam, hingga menjaga keseimbangan antara kehidupan pribadi dan profesi.
Peserta webinar berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Barat, seperti Pontianak, Kubu Raya, Singkawang, Bengkayang, Sanggau, Sambas, Ketapang, Sintang, Kapuas Hulu, Sekadau, dan Mempawah. Kegiatan ini juga diikuti peserta dari sejumlah daerah lain di Indonesia, di antaranya Pangandaran, Jambi, Bangka Belitung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Maluku, hingga Nusa Tenggara Timur.
Tak hanya kalangan guru, sejumlah dosen dari berbagai perguruan tinggi seperti Universitas Tanjungpura, Universitas PGRI Pontianak, Universitas Muhammadiyah Pontianak, Universitas Bengkulu, hingga Institut Agama Islam Nurul Jadid turut mengikuti kegiatan tersebut. Perwakilan Dinas Pendidikan Kota Pontianak juga hadir sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kesejahteraan psikologis pendidik.
Ketua panitia, Lili Pulungan, mengatakan bahwa webinar ini diharapkan menjadi langkah awal untuk membangun kesadaran kolektif bahwa kesehatan mental guru perlu mendapat perhatian seluruh pemangku kepentingan pendidikan.
“Kualitas pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kurikulum atau fasilitas belajar, tetapi juga oleh kondisi guru yang sehat secara fisik dan mental. Guru yang sejahtera secara psikologis akan mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi peserta didik,” ujarnya.
Sebagai bentuk apresiasi, panitia juga membagikan uang pengganti kuota internet kepada lima peserta yang beruntung.
Melalui kegiatan ini, PGRI Kalbar berharap perhatian terhadap kesehatan mental guru semakin meningkat sehingga dapat melahirkan lingkungan pendidikan yang lebih humanis, minim konflik, serta mendukung terwujudnya pendidikan yang berkualitas.
Caption : PGRI Kalbar menggelar webinar nasional bertajuk “Guru Sehat Mental, Pendidikan Berkualitas” yang diikuti guru dan dosen dari berbagai daerah.
- Penulis: Admin

Saat ini belum ada komentar