BREAKING NEWS
light_mode
Tag Terpopuler
Beranda » Kriminal » Pembalakan Liar di Ketapang, Tim Gakkum Kehutanan Sita 1500 Batang Kayu Ilegal

Pembalakan Liar di Ketapang, Tim Gakkum Kehutanan Sita 1500 Batang Kayu Ilegal

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

YOKALBAR KETAPANG – Tim Balai Penegakan Hukum Kehutanan Wilayah Kalimantan Barat (Tim Gakkum Kalbar) mengamankan lebih dari 1.500 batang kayu ilegal di Hutan Desa Ulak Medang, Kabupaten Ketapang.

Penemuan belasan ribu batang kayu ilegal ini, merupakan hasil pengembangan kasus oleh tim Balai Penegakan Hukum (Gakkum) Kehutanan Wilayah Kalimantan.

Kepala Balai Gakkum Kehutanan Wilayah Kalimantan, Leonardo Gultom menerangkan, temuan ini bermula dari laporan masyarakat mengenai aktivitas pengangkutan kayu bulat dari hulu Sungai Pawan yang mencurigakan.

“Tim bergerak cepat dan mendapati rakit tersebut sudah merapat di seberang tempat pengolahan kayu di Desa Negeri Baru, Kecamatan Benua Kayong pada Sabtu (17/1/2026) dini hari,” ungkap Leonardo, Rabu (21/1/2026).

Saat diperiksa, rakit itu terdapat sekitar 600 batang kayu bulat jenis rimba campuran. Semuanya tidak dilengkapi Surat Keterangan Sahnya Hasil Hutan Kayu (SKSHHK) maupun dokumen perizinan lain yang dipersyaratkan.

“Tidak ada dokumen yang dapat ditunjukkan. Dari situ kami telusuri asal kayunya hingga ke kawasan hutan Desa Ulak Medang,” kata Leonardo.

Penelusuran dilakukan hanya beberapa jam setelah tim Gakkum Kehutanan menggagalkan peredaran satu rakit kayu di Sungai Pawan. Tim menelusuri jalur distribusi kayu hingga ke hulu Sungai Pawan. Setibanya di Desa Ulak Medang, petugas menemukan titik aktivitas penebangan dan penimbunan kayu di dalam kawasan hutan.

“Lokasinya berada di hutan produksi. Akses sulit ditempuh melalui jalur air dan berjalan kaki menembus hutan. Kami menemukan penimbunan kayu tanpa izin di lokasi tersebut. Lebih dari 1.500 batang kayu ilegal berhasil diamankan,” bebernya.

Lanjut Leonardo, aelain 1.500 batang kayu, tim juga menyita sejumlah peralatan yang diduga digunakan dalam aktivitas pembalakan ilegal. Namun, tak satu pun orang yang ditemukan di lokasi tersebut.

“Kami akan mengejar aktor intelektual dan pemodal di balik penjarahan hutan ini. Tentunya para pelaku terancam pidana maksimal 5 tahun dan denda hingga 2,5 miliar rupiah,” tegasnya.

Sebelumnya, tim Gakkum Kehutanan sudah mengamankan lima orang di lokasi saat penemuan 600 batang kayu ilegal, untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Pemeriksaan dilakukan untuk mengungkap peran masing-masing pihak serta kemungkinan adanya aktor intelektual di balik pengiriman kayu ilegal tersebut.

Gakkum Kehutanan menegaskan bahwa pengungkapan sumber kayu dari Hutan Desa Ulak Medang menjadi bukti seriusnya upaya membongkar praktik pembalakan liar hingga ke akar masalah, bukan hanya menghentikan peredarannya di hilir.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • singkawang ramadhan fair

    Singkawang Ramadhan Fair dan Festival Imlek Cap Go Meh Perkokoh Toleransi Singkawang

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR SINGKAWANG – Pemukulan Bedug oleh Wali Kota, Tjhai Chui Mie didampingi Wakil Wali Kota, Muhammadin beserta jajaran Forkopimda menandai dibukanya Singkawang Ramadan Fair 2026 di Mess Daerah, Rabu (18/2/2026). Pada Singkawang Ramadan Fair kali ini terdapat 100 stand UMKM yang akan menjual berbagai menu makanan dan minuman untuk berbuka puasa (Takjil). Berbagai kegiatan dan […]

  • wamenkomdigi

    Wamenkomdigi Tegaskan Disinformasi Rusak Ekosistem Media

    • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR – Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi), Nezar Patria, menegaskan pentingnya kolaborasi multipihak untuk menghadapi tantangan disinformasi yang makin menggerogoti kepercayaan publik terhadap media. Pernyataan itu disampaikan dalam Forum for East Asia-Latin America Cooperation (FEALAC) Journalist Dialogue 2025 di Jakarta, Selasa (20/5/2025). “Disinformasi bukan hanya merusak ekosistem media, tapi juga mengancam kohesi sosial. Kemitraan […]

  • Disdikbud Sosialisasikan Jadwal  dan  Alur SPMB 2026 Jenjang SMA/SMK Negeri di Kalbar

    Disdikbud Sosialisasikan Jadwal  dan  Alur SPMB 2026 Jenjang SMA/SMK Negeri di Kalbar

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Barat resmi menetapkan jadwal pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 untuk jenjang SMA, SMK, dan SLB. Proses penerimaan akan berlangsung secara bertahap mulai pertengahan Juni hingga Juli 2026. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikbud Kalbar, Syarif Faisal, mengatakan seluruh tahapan telah disusun secara berjenjang guna memastikan proses seleksi […]

  • Wakil Gubernur Kalimantan Barat Hadiri Pelantikan CEO CU Keling Kumang

    Wakil Gubernur Kalimantan Barat Hadiri Pelantikan CEO CU Keling Kumang

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR Sekadau  – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Pemprov Kalbar) mendorong percepatan transformasi digital dan penguatan peran lembaga keuangan berbasis komunitas dalam mendukung pertumbuhan ekonomi rakyat. Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Kalimantan Barat (Wagub Kalbar), Krisantus Kurniawan, saat menghadiri pelantikan Chief Executive Officer (CEO) CU Keling Kumang yang dirangkaikan dengan perayaan Hari Ulang Tahun ke-33 di […]

  • Upacara Penutupan Dikmata Infanteri TNI AD Gelombang III TA 2025 Digelar di Rindam Singkawang

    Upacara Penutupan Dikmata Infanteri TNI AD Gelombang III TA 2025 Digelar di Rindam Singkawang

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR, SINGKAWANG – Inspektur Kodam XII/Tanjungpura Brigjen TNI Agus Firman Yusmono, S.I.P., M.Si. memimpin Upacara Penutupan Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) Infanteri TNI Angkatan Darat Gelombang III Tahun Anggaran 2025. Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar, (Rabu, 4/2/2026) Dalam upacara tersebut, Brigjen TNI Agus Firman Yusmono membacakan amanat Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito, S.I.P., […]

  • Gubernur Norsan Tekankan Kolaborasi Jaga Hutan dan Lingkungan Kalimantan Barat

    Gubernur Norsan Tekankan Kolaborasi Jaga Hutan dan Lingkungan Kalimantan Barat

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      YoKalbar – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menegaskan pentingnya kolaborasi semua pihak dalam menjaga kelestarian lingkungan dan hutan di Kalimantan Barat. Hal tersebut disampaikannya usai kegiatan Kick Off Program Result Based Payment (RBP) REDD+ Green Climate Fund (GCF) di Pontianak, Kamis (29/1/2026). Menurutnya, hutan memiliki peran vital sebagai penghasil karbon yang dibutuhkan manusia untuk […]

expand_less