BREAKING NEWS
light_mode
Tag Terpopuler
Beranda » Lain-lain » MPLS, elama lima hari, peserta didik baru diajak mengikuti berbagai kegiatan mulai dari tes bakat dan minat, edukasi kebencanaan, literasi digital hingga pentas seni

MPLS, elama lima hari, peserta didik baru diajak mengikuti berbagai kegiatan mulai dari tes bakat dan minat, edukasi kebencanaan, literasi digital hingga pentas seni

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

YOKALBAR – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 di Kalimantan Barat tidak hanya diisi dengan pengenalan lingkungan sekolah. Selama lima hari, peserta didik baru diajak mengikuti berbagai kegiatan mulai dari tes bakat dan minat, edukasi kebencanaan, literasi digital hingga pentas seni.

Rangkaian kegiatan tersebut dirancang untuk membantu siswa beradaptasi dengan lingkungan pendidikan yang baru sekaligus mengenali potensi diri dan membangun interaksi dengan warga sekolah.

Pada hari pertama, peserta didik mengikuti upacara bendera, berkenalan dengan guru serta mendapatkan penjelasan mengenai tata tertib yang berlaku di sekolah.

Memasuki hari kedua, kegiatan mulai diarahkan pada pengenalan potensi siswa melalui tes bakat dan minat. Siswa juga diperkenalkan dengan organisasi siswa dan diajak mengikuti kegiatan kebersihan lingkungan sekolah.

Hari ketiga diisi dengan edukasi kesiapsiagaan bencana, motivasi belajar serta refleksi kelompok. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi siswa untuk belajar bekerja sama sekaligus memahami pentingnya kesiapan menghadapi berbagai kondisi di lingkungan sekitar.

Selanjutnya, pada hari keempat, peserta didik mendapatkan materi literasi digital, pengenalan berbagai kegiatan ekstrakurikuler dan permainan tim yang mendorong kekompakan antarsiswa.

Rangkaian MPLS kemudian ditutup pada hari kelima melalui pentas seni, presentasi kelompok dan penutupan kegiatan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Barat, Syarif Faisal Indahmawan Alkadri, mengatakan tahun ajaran baru 2026/2027 secara resmi dimulai pada 14 Juli 2026.

Namun, siswa baru kelas X SMA dan SMK mulai mengikuti kegiatan di sekolah pada 16 Juli 2026. Hal tersebut karena tahapan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jalur prestasi masih berlangsung.

“Tanggal 14 Juli yang masuk adalah siswa kelas XI dan XII. Untuk siswa baru kelas X mulai masuk pada 16 Juli karena tahapan SPMB masih berjalan. MPLS akan dilaksanakan selama lima hari, setelah itu mereka mulai mengikuti kegiatan belajar mengajar sebagai siswa di sekolah tersebut,” jelas Syarif Faisal di Pendopo Gubernur Kalbar, Minggu, 12 Juli 2026.

Ia mengatakan pelaksanaan MPLS di Kalbar mengusung konsep MPLS Ramah, dengan kegiatan yang mengedepankan suasana aman, nyaman dan edukatif bagi peserta didik baru.

Pelaksanaan MPLS juga diarahkan berlangsung tanpa kekerasan maupun pungutan serta tidak memberikan ruang bagi praktik perpeloncoan.

Melalui berbagai kegiatan tersebut, peserta didik baru diharapkan tidak hanya mengenal sekolah dan aturan yang berlaku, tetapi juga mulai menemukan minat, bakat serta kemampuan yang dapat dikembangkan selama menempuh pendidikan.

Kegiatan MPLS juga diharapkan menjadi langkah awal bagi siswa untuk membangun pertemanan, beradaptasi dengan lingkungan baru dan mengikuti berbagai aktivitas positif di sekolah.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BPBD Kalbar Catat 485 Titik Panas, Ketapang Masih Jadi Wilayah Terbanyak

    BPBD Kalbar Catat 485 Titik Panas, Ketapang Masih Jadi Wilayah Terbanyak

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      PONTIANAK – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Barat mencatat sebanyak 485 titik panas (hotspot) terdeteksi di wilayah Kalimantan Barat berdasarkan data BMKG pada 20 Juli 2026. Dari jumlah tersebut, Kabupaten Ketapang masih menjadi daerah dengan titik panas terbanyak. Ketua Satgas Informasi Bencana BPBD Provinsi Kalbar, Daniel, mengatakan pihaknya terus meningkatkan kesiapsiagaan bersama […]

  • Timberland Medical Centre Siapkan Layanan Jemput di PLBN, Bidik Wisatawan Medis Asal Kalbar

    Timberland Medical Centre Siapkan Layanan Jemput di PLBN, Bidik Wisatawan Medis Asal Kalbar

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    KUCHING – Timberland Medical Centre Kuching, Sarawak, Malaysia, terus memperkuat posisinya sebagai salah satu rumah sakit swasta pilihan bagi wisatawan medis di kawasan Borneo, khususnya pasien asal Kalimantan Barat (Kalbar), Indonesia. Rumah sakit yang berdiri sejak 1994 dan kini berada di bawah jaringan IHH Healthcare Malaysia itu bahkan menyiapkan layanan penjemputan khusus bagi pasien dari […]

  • singkawang ramadhan fair

    Singkawang Ramadhan Fair dan Festival Imlek Cap Go Meh Perkokoh Toleransi Singkawang

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR SINGKAWANG – Pemukulan Bedug oleh Wali Kota, Tjhai Chui Mie didampingi Wakil Wali Kota, Muhammadin beserta jajaran Forkopimda menandai dibukanya Singkawang Ramadan Fair 2026 di Mess Daerah, Rabu (18/2/2026). Pada Singkawang Ramadan Fair kali ini terdapat 100 stand UMKM yang akan menjual berbagai menu makanan dan minuman untuk berbuka puasa (Takjil). Berbagai kegiatan dan […]

  • Anntrean Membludak di SPBU, Ria Norsan Gelar Rapat dengan Pertamina

    Anntrean Membludak di SPBU, Ria Norsan Gelar Rapat dengan Pertamina

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR PONTIANAK –  Antrean panjang yang terjadi di sejumlah SPBU di wilayah Kalimantan Barat dalam beberapa hari terakhir dipicu menjngkatnya permintaan bahan bakar minyak (BBM) oleh masyarakat. Menanggapi hal tersebut, Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, langsung melakukan rapat kerja bersama pihak Pertamina guna mencari solusi atas persoalan yang terjadi. Ria Norsan menjelaskan, berdasarkan penjelasan dari […]

  • Direktur Bank Kalbar, Rokidi yang menyatakan penurunan TKD justru membuka peluang pembiayaan bagi bank daerah untuk membantu pemerintah kabupaten dan kota dalam menjaga kesinambungan pembangunan.

    Bank Kalbar Dorong Pertumbuhan Kredit Produktif dan Konsumtif, ini Alasannya

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR – PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Barat (Bank Kalbar) menyatakan optimisme dalam menghadapi tahun 2026 dengan menitikberatkan strategi pada peningkatan ekspansi kredit serta optimalisasi pinjaman daerah. Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Direktur Utama Bank Kalbar, Rokidi, dalam konferensi pers di Aula Kantor Utama Bank Kalbar, Pontianak, Selasa, 6 Januari 2026. Rokidi menjelaskan bahwa fokus […]

  • Ria Norsan: Yuk Datang ke Gema Membangun Desa dan Meriahkan MTQ Kalbar di Kayong Utara

    Ria Norsan: Yuk Datang ke Gema Membangun Desa dan Meriahkan MTQ Kalbar di Kayong Utara

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Yokalbar Kayong Utara – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, mengajak seluruh masyarakat untuk menghadiri kegiatan Gema Membangun Desa yang digelar di Kecamatan Teluk Batang, Kabupaten Kayong Utara, pada Jumat 31 Juli 2026. Ria Norsan mengatakan, Gema Membangun Desa merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat yang bertujuan mendekatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat sekaligus […]

expand_less