BREAKING NEWS
light_mode
Tag Terpopuler
Beranda » Kalbar » Festival Budaya Kalbar Siapkan Beragam Kegiatan, Libatkan UMKM dan Ribuan Peserta

Festival Budaya Kalbar Siapkan Beragam Kegiatan, Libatkan UMKM dan Ribuan Peserta

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

YOKALBAR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menyiapkan rangkaian kegiatan seni dan budaya yang melibatkan masyarakat, pelajar, komunitas hingga lembaga adat dari berbagai daerah di Kalbar.

Beragam kegiatan tersebut dikemas dalam agenda festival budaya, mulai dari karnaval budaya, parade busana adat, festival kuliner tradisional, olahraga tradisional hingga perlombaan seni bagi pelajar dan masyarakat umum.

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Barat, Syarif Faisal Indahmawan Alkadri, mengatakan rangkaian kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah untuk memperkenalkan sekaligus menjaga keberagaman budaya yang dimiliki Kalimantan Barat.

“Melalui kegiatan ini kita ingin memberikan ruang kepada masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengenal, mencintai dan ikut melestarikan budaya daerah. Tidak hanya sebagai tontonan, tetapi juga menjadi pengalaman langsung bagi mereka untuk terlibat dalam kegiatan seni dan budaya,” ujar Syarif Faisal.

Salah satu agenda utama yakni Karnaval Budaya yang melibatkan berbagai unsur masyarakat dan pemangku kepentingan. Pesertanya berasal dari sanggar seni, komunitas budaya, lembaga adat kabupaten/kota, perangkat daerah Provinsi Kalimantan Barat, instansi vertikal hingga peserta didik SMA dan SMK se-Kalimantan Barat.

Kegiatan tersebut ditargetkan diikuti sekitar 2.000 peserta yang akan menampilkan keberagaman budaya dari berbagai daerah di Kalimantan Barat.

Selain karnaval, festival juga menghadirkan Lomba Parade Baju Adat Kreasi dan Busana Karnaval. Perlombaan ini terbagi dalam kategori busana adat kreasi berpasangan dan busana kreasi karnaval dengan peserta dari sanggar seni, komunitas budaya, lembaga adat, organisasi perangkat daerah (OPD) serta masyarakat umum.

“Harapannya kreativitas masyarakat dalam mengembangkan busana tradisional tetap memiliki akar budaya yang kuat. Jadi ada inovasi, tetapi identitas dan nilai budaya daerah tetap dipertahankan,” jelas Syarif.

Kegiatan lainnya yakni Festival Kuliner Tradisional yang diperuntukkan bagi pelajar SMA/SMK sederajat se-Kalimantan Barat. Para peserta akan menyajikan menu lengkap khas daerah yang merepresentasikan kabupaten/kota tertentu di Kalbar.

Melalui kegiatan tersebut, para pelajar tidak hanya dituntut mampu menyajikan makanan, tetapi juga mengenal cerita, karakter dan kekayaan kuliner tradisional dari daerah yang mereka wakili.

Rangkaian kegiatan juga memberikan ruang bagi pelestarian permainan dan olahraga tradisional melalui Lomba Terompah Putra dan Putri tingkat SMA/SMK se-Kalimantan Barat.

Menurut Syarif, olahraga tradisional memiliki nilai penting dalam membangun kebersamaan, kekompakan dan sportivitas di kalangan generasi muda.

“Olahraga tradisional seperti terompah ini sederhana, tetapi mengajarkan kekompakan dan kerja sama. Nilai-nilai seperti ini penting ditanamkan kepada generasi muda,” katanya.

Untuk anak-anak, panitia juga menyiapkan Lomba Mewarnai yang terbagi dalam dua kategori, yakni siswa kelas 1 hingga kelas 3 serta kelas 4 hingga kelas 6.

Sementara bagi pelajar SMA/SMK sederajat, tersedia Lomba Melukis yang akan dilaksanakan di kawasan Waterfront Pontianak. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi ruang bagi pelajar untuk menuangkan kreativitas sekaligus mengangkat tema dan kekayaan budaya Kalimantan Barat melalui karya seni.

Tidak hanya seni rupa, festival turut menghadirkan Festival Kesenian Tradisional bertajuk Musik Dua Warna. Kegiatan ini terbuka bagi peserta umum dengan konsep penciptaan aransemen musik yang memadukan unsur musik etnik tradisional dan musik modern.

Perpaduan tersebut diharapkan mampu melahirkan karya musik yang kreatif dan inovatif tanpa meninggalkan identitas budaya lokal.

Syarif menegaskan, keterlibatan generasi muda menjadi bagian penting dalam rangkaian kegiatan tersebut. Menurutnya, pelestarian budaya akan lebih kuat apabila generasi muda diberikan ruang untuk berkreasi dan terlibat secara langsung.

“Kita ingin budaya daerah tidak hanya dikenal oleh generasi terdahulu, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan generasi muda sekarang. Karena itu, kita berikan ruang untuk mereka berkreasi, berkompetisi dan memperkenalkan budaya Kalimantan Barat dengan cara yang lebih kreatif,” pungkasnya.

Melalui berbagai agenda tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat berharap festival budaya dapat menjadi wadah untuk memperkuat kecintaan masyarakat terhadap seni dan budaya lokal sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Kalbar kepada masyarakat yang lebih luas.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hadiri Musrenbang hingga Tinjau Ruas Sukadana–Teluk Batang, Ria Norsan Perkuat Arah Pembangunan Kayong Utara

    Hadiri Musrenbang hingga Tinjau Ruas Sukadana–Teluk Batang, Ria Norsan Perkuat Arah Pembangunan Kayong Utara

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      yokalbar Kayong Utara – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Kayong Utara dengan sejumlah agenda strategis yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, Jumat (10/4/2026). Kegiatan diawali dengan pelaksanaan Gerakan Pangan Murah yang digelar di halaman Masjid Oesman Alkhair. Program ini bertujuan membantu masyarakat memperoleh bahan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, sekaligus […]

  • Selain Tim di Lapangan, Pemprov Kalbar Andalkan Koordinasi dan Dukungan BNPB Tangani Karhutla

    Selain Tim di Lapangan, Pemprov Kalbar Andalkan Koordinasi dan Dukungan BNPB Tangani Karhutla

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YoKalbar Pontianak– Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat belum mengungkapkan besaran anggaran khusus yang disiapkan untuk penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang kini mencapai sekitar 28.610 hektare. Gubernur Ria Norsan mengatakan, penanganan saat ini dilakukan dengan mengoptimalkan kesiapsiagaan di lapangan serta koordinasi bersama pemerintah pusat dan daerah. “Jadi kami tetap siaga di lapangan dan selalu berupaya […]

  • Daud Yordan Sabet Sabuk ABF, Kalahkan Ador Torres di Ronde 8

    Daud Yordan Sabet Sabuk ABF, Kalahkan Ador Torres di Ronde 8

    • calendar_month Minggu, 11 Okt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      YoKalbar – Petinju kebanggaan Kalimantan Barat, Daud Yordan, berhasil menyabet sabuk ABF Diamond setelah mengalahkan petinju asal Filipina, Ador Torres, dalam pertarungan utama ajang Daud Yordan Promotions (DYP) Back to Champion 2026 di GOR Terpadu Ayani, Pontianak, Sabtu (10/10/2026). Kemenangan tersebut menjadi pencapaian penting bagi Daud yang kembali naik ring di hadapan publik kampung […]

  • Gubernur Ria Norsan: IPM Kalbar Naik di Tahun 2025

    Gubernur Ria Norsan: IPM Kalbar Naik di Tahun 2025

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      Gubernur Norsan Tegaskan Komitmen Pembangunan Inklusif di HUT ke-69 Pemprov Kalbar YoKalbar — Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-69 Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat. Hal itu ia sampaikan saat menjadi inspektur upacara di halaman Kantor Gubernur Kalbar, Rabu […]

  • BPBD Kalbar Bergerak Cepat Tangani Kebakaran Lahan di Rasau Jaya, Libatkan Tim Gabungan

    BPBD Kalbar Bergerak Cepat Tangani Kebakaran Lahan di Rasau Jaya, Libatkan Tim Gabungan

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    PONTIANAK – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Barat bergerak cepat merespons laporan kebakaran lahan yang terjadi di kawasan Bintang Mas, Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, Jumat (5/6/2026). Dua tim diterjunkan ke lokasi untuk mempercepat proses pemadaman sekaligus mencegah api meluas ke area sekitarnya. Koordinator Harian Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) […]

  • Viral Kapolres Kapuas Hulu Pukul Warga, Kabid Humas Polda : Diselesaikan Secara Kekeluargaan

    Viral Kapolres Kapuas Hulu Pukul Warga, Kabid Humas Polda : Diselesaikan Secara Kekeluargaan

    • calendar_month Jumat, 30 Okt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      Yokalbar PONTIANAK – Video berdurasi 58 detik yang memperlihatkan dugaan aksi pemukulan terhadap seorang pria di kawasan Kedamin, Kecamatan Putussibau Selatan, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, viral di media sosial. Sosok yang diduga melakukan pemukulan dalam video tersebut disebut-sebut merupakan Kapolres Kapuas Hulu, AKBP Wisnu Perdana Putra. Kabid Humas Polda Kalimantan Barat, Kombes Pol […]

expand_less