BREAKING NEWS
light_mode
Tag Terpopuler
Beranda » Kalbar » Gubernur Norsan Perkuat Penanganan Karhutla untuk Cegah Gangguan Ketahanan Pangan

Gubernur Norsan Perkuat Penanganan Karhutla untuk Cegah Gangguan Ketahanan Pangan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

YoKalbar — Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan memperkuat upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebagai langkah mengantisipasi dampaknya terhadap ketahanan pangan di Kalbar.

Persoalan tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam rapat bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Ruang Balai Petitih, Kantor Gubernur Kalbar, Selasa (8/9/2026).

Norsan mengatakan, karhutla tidak hanya berdampak terhadap kualitas udara dan lingkungan, tetapi juga berpotensi mengganggu sektor pertanian apabila kebakaran meluas ke lahan produktif.

“Kita bahas masalah karhutla, tadi kita bahas hingga sampailah kita ke ketahanan pangan. Karhutla mungkin akan mengakibatkan ketahanan pangan,” ujar Norsan.

Menurutnya, pemerintah perlu melakukan langkah mitigasi sejak awal untuk mencegah kemungkinan terjadinya gangguan produksi pangan. Salah satu risiko yang diantisipasi yakni gagal panen atau puso akibat kondisi lahan dan lingkungan yang terdampak karhutla.

“Kita mengantisipasi adanya kegagalan panen atau puso. Sehingga kita mitigasi dari awal, tadi kita sudah antisipasi bagaimana tindak pencegahannya,” katanya.

Norsan menyebut penanganan karhutla saat ini terus dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan berbagai unsur. Upaya tersebut dilakukan untuk menekan jumlah titik api yang masih muncul di sejumlah wilayah Kalbar.

Kabupaten Ketapang menjadi salah satu wilayah yang masih mendapat perhatian dalam penanganan karhutla. Hingga Selasa sore, jumlah titik api di wilayah tersebut disebut turun menjadi 56 titik dari sebelumnya 73 titik pada pagi hari.

“Yang masih banyak itu ada di Ketapang, sampai tadi sore ini sudah tinggal 56 titik api dari 73 titik api tadi pagi,” jelasnya.

Dalam penanganannya, pemerintah menggandeng TNI, Polri, Masyarakat Peduli Api, Manggala Agni, mahasiswa, organisasi kemasyarakatan, hingga masyarakat umum.

“Jadi tetap upaya kita terus berkolaborasi dengan TNI, Polri, kemudian Masyarakat Peduli Api, Manggala Agni, termasuk mahasiswa yang ikut membantu, juga masyarakat umum yang ikut membantu, artinya ormas dan sebagainya,” pungkas Norsan.

Pemerintah berharap pengendalian karhutla dapat terus dilakukan sehingga tidak berkembang menjadi persoalan yang lebih luas, termasuk mengganggu produksi dan ketersediaan pangan masyarakat di Kalbar.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Kalbar Dorong Lahan Bekas Karhutla Dipulihkan Jadi Lahan Produktif

    Gubernur Kalbar Dorong Lahan Bekas Karhutla Dipulihkan Jadi Lahan Produktif

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Yokalbar KUBU RAYA — Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mendorong pemulihan lahan yang terdampak kebakaran agar kembali produktif dan dapat dimanfaatkan masyarakat untuk kegiatan pertanian maupun perkebunan. Gubernur Kalbar Ria Norsan mengatakan, upaya pemulihan tidak cukup hanya dengan memadamkan api. Masyarakat juga perlu mendapat dukungan agar dapat mengolah lahannya tanpa harus menggunakan cara pembakaran. Menurutnya, salah […]

  • Kesbangpol Kalbar Soroti Ancaman LGBTQ di Ruang Digital, Perlindungan Anak Jadi Perhatian

    Kesbangpol Kalbar Soroti Ancaman LGBTQ di Ruang Digital, Perlindungan Anak Jadi Perhatian

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR– Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menyoroti perkembangan isu lesbian, gay, biseksual, transgender, dan queer (LGBTQ), khususnya penyebaran konten dan komunitas melalui ruang digital. Persoalan tersebut dinilai perlu direspons secara serius melalui penguatan ketahanan keluarga, perlindungan anak, edukasi, serta pengawasan di tengah derasnya arus informasi. Hal itu disampaikan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kalimantan […]

  • layanan bank kalbar

    Pedagang Pasar Juadah Tak Perlu ke Kantor Bank Kalbar untuk Daftar Layanan Digital, Petugas Jemput Bola

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR -Dalam upaya memperluas akses perbankan dan mendorong digitalisasi transaksi keuangan di kalangan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Bank Kalbar melakukan sosialisasi dan layanan jemput bola di Pasar Juadah yang terletak di Jalan Surya, Pontianak. Kegiatan ini difokuskan untuk memfasilitasi para pedagang dalam membuka rekening tabungan serta mendaftar layanan Quick Response Code Indonesian […]

  • SMAN 1 Pontianak Jadi Sekolah Induk PJJ, Perluas Akses Pendidikan hingga Wilayah 3T Kalbar

    SMAN 1 Pontianak Jadi Sekolah Induk PJJ, Perluas Akses Pendidikan hingga Wilayah 3T Kalbar

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    PONTIANAK – Pemerintah mulai mengimplementasikan Program Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) peningkatan SMA di Kalimantan Barat sebagai upaya memperluas akses pendidikan bagi peserta didik yang berada di wilayah terpencil, terdepan, dan tertinggal (3T). Dalam pelaksanaannya, SMA Negeri 1 Pontianak ditunjuk sebagai sekolah induk yang akan mengoordinasikan penyelenggaraan program tersebut di tingkat provinsi. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah […]

  • Kasus Siswi SMP Hamil 8 Bulan Pasca di-Rudapaksa, Kadis Pendidikan Pastikan Korban Ikut Ujian Nasional

    Kasus Siswi SMP Hamil 8 Bulan Pasca di-Rudapaksa, Kadis Pendidikan Pastikan Korban Ikut Ujian Nasional

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      Yokalbar PONTIANAK- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Pontianak memberikan atensi khusus terhadap seorang siswi SMP yang hamil 8 bulan pasca menjadi korban rudapaksa. Tak hanya itu melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Pemkot Pontianak akan tetap memberikan hak pendidikan hingga lulus sekolah kepada korban, meski tengah menghadapi situasi traumatis. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan […]

  • Geger Suara Ledakan di SMPN 3 Kubu Raya, Aktivitas Sekolah Langsung Dihentikan

    Pendampingan Psikologis Diperkuat, Pemkab Kubu Raya Evaluasi Sistem Pengawasan Sekolah

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR -Insiden pelemparan bom molotov di SMP Negeri 3 Sungai Raya menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Kubu Raya pada 4 Februari. Langkah cepat dilakukan dengan memperkuat pengawasan dan pembinaan terhadap pelajar serta keluarga. Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kubu Raya, Syarif Firdaus, memastikan proses pendalaman terhadap anak yang terlibat telah dilakukan. “Kami sudah menelusuri […]

expand_less