BREAKING NEWS
light_mode
Tag Terpopuler
Beranda » Kalbar » Norsan Perkuat Penanganan Karhutla, DLHK Kalbar Catat 7.377 Titik Panas hingga Akhir Agustus

Norsan Perkuat Penanganan Karhutla, DLHK Kalbar Catat 7.377 Titik Panas hingga Akhir Agustus

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

YOKALBAR PONTIANAK — Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menegaskan pemerintah daerah bersama seluruh unsur Satgas Karhutla terus mengoptimalkan upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan di berbagai wilayah Kalbar seiring meningkatnya jumlah titik panas dan memburuknya kualitas udara di sejumlah daerah.

“Seluruh personel dan sumber daya yang tersedia terus kita kerahkan secara maksimal. Penanganan dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan untuk memastikan titik-titik kebakaran dapat segera dikendalikan serta tidak berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas,” kata Norsan, Senin (31/8/2026).

Menurutnya, strategi yang saat ini dijalankan meliputi peningkatan patroli mobil dan pemadaman dini (initial attack) selama 24 jam di kawasan rawan, operasi pemadaman malam hari, penguatan pembasahan lahan gambut atau rewetting, hingga koordinasi intensif untuk dukungan pemadaman udara melalui water bombing.

“Kami meminta seluruh jajaran di lapangan untuk terus memperkuat patroli dan pemadaman dini. Semakin cepat api ditemukan dan dipadamkan, semakin kecil risiko kebakaran meluas terutama pada kawasan gambut yang sangat rentan,” ujarnya.

Norsan menambahkan bahwa operasi malam hari menjadi salah satu strategi penting karena kondisi suhu yang lebih rendah dan kelembapan udara yang lebih tinggi dapat membantu efektivitas pemadaman. Selain itu, pemerintah juga terus mengoptimalkan pembangunan sekat bakar serta penggunaan pompa bertekanan tinggi guna menjaga kelembapan lahan gambut yang kering.

“Koordinasi dengan BPBD, BNPB dan seluruh unsur terkait terus dilakukan agar dukungan water bombing dapat diprioritaskan pada lokasi-lokasi yang sulit dijangkau oleh tim darat,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Kalbar, Ganda Butarbutar mengungkapkan berdasarkan hasil pemantauan kaji cepat sistem SIPONGI hingga 31 Agustus 2026, terdeteksi sebanyak 7.377 titik panas di seluruh wilayah Kalbar.

Dari jumlah tersebut, 455 titik berada pada tingkat kepercayaan tinggi (high), 6.842 titik tingkat kepercayaan sedang (medium), dan 80 titik tingkat kepercayaan rendah (low).

“Data pemantauan menunjukkan sebaran titik panas masih cukup tinggi di sejumlah wilayah. Karena itu seluruh UPT KPH bersama TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, Satgas perusahaan dan Masyarakat Peduli Api terus melakukan patroli, pemadaman serta pengawasan secara intensif di lapangan,” ujar Ganda.

Menurut Ganda, Kabupaten Ketapang menjadi daerah dengan jumlah hotspot tertinggi yakni 3.176 titik panas. Disusul Kabupaten Kubu Raya sebanyak 1.352 titik dan Kabupaten Kayong Utara sebanyak 837 titik.

Lonjakan hotspot tersebut berdampak langsung terhadap kualitas udara di sejumlah kabupaten dan kota. Berdasarkan data Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) periode 30–31 Agustus 2026, Kota Pontianak berada pada kategori Berbahaya dengan konsentrasi PM2,5 mencapai 763. Kabupaten Sambas berada pada kategori Sangat Tidak Sehat dengan konsentrasi PM2,5 mencapai 218, sementara Kabupaten Mempawah telah menetapkan status Darurat Asap.

Ganda menjelaskan, berbagai operasi pemadaman terus dilakukan pada sejumlah lokasi prioritas. Di Kabupaten Kubu Raya, pemadaman berlangsung di Desa Sungai Ambawang Kuala, Kecamatan Sungai Ambawang, dengan operasi hingga malam hari untuk melokalisir api yang membakar lahan gambut di sekitar permukiman warga.

Sementara di Kabupaten Ketapang, kebakaran terjadi di Desa Simpang Tiga Sembelangaan, Kecamatan Nanga Tayap. Kebakaran skala besar tersebut membakar area sekitar 1.000 hektare. Tim gabungan di lapangan telah mengusulkan bantuan suplai air melalui operasi water bombing karena keterbatasan akses darat dan jauhnya sumber air dari lokasi kebakaran.

Di Kabupaten Kapuas Hulu, pemadaman dilakukan di Desa Buak Limbang, Kecamatan Pengkadan, pada area terbakar seluas sekitar 400 hektare dengan dukungan tim gabungan dan armada PT CAE.

Adapun di Kabupaten Kayong Utara dan Mempawah, operasi pemadaman menghadapi tantangan berupa minimnya ketersediaan air akibat keringnya parit dan kanal, ditambah embusan angin kencang yang memicu munculnya titik api baru serta paparan asap tebal yang mengganggu aktivitas petugas.

Menghadapi kondisi tersebut, Ganda menjelaskan DLHK Kalbar bersama Satgas Karhutla terus memperkuat patroli, pemadaman dini, operasi malam hari, pembasahan lahan gambut, serta koordinasi pemadaman udara untuk mempercepat pengendalian kebakaran di lapangan.

Berdasarkan peta potensi kemudahan terjadinya Karhutla dari BMKG Stasiun Meteorologi Supadio, hampir seluruh wilayah Kalimantan Barat masih berada pada kategori Sangat Mudah Terbakar hingga 5 September 2026.

Karena itu, Gubernur Ria Norsan kembali mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar, tidak membakar sampah maupun sisa vegetasi, serta segera melaporkan apabila menemukan titik api.

“Masyarakat memiliki peran penting dalam pencegahan Karhutla. Jangan membuka lahan dengan cara membakar. Jika melihat adanya titik api, segera laporkan agar dapat ditangani lebih cepat sebelum meluas,” tegasnya.

Ia juga meminta masyarakat untuk menjaga kesehatan dengan mengurangi aktivitas di luar ruangan yang tidak mendesak dan menggunakan masker medis atau masker N95 ketika beraktivitas di wilayah yang terdampak kabut asap.

“Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama. Kami berharap seluruh elemen masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan dan mendukung upaya penanganan Karhutla yang sedang dilakukan,” pungkas Norsan.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dikbud Kalbar Matangkan Persiapan SPMB 2026, Operator Sekolah Mulai Dilatih

    Dikbud Kalbar Matangkan Persiapan SPMB 2026, Operator Sekolah Mulai Dilatih

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    PONTIANAK – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kalimantan Barat mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026. Berbagai tahapan teknis disiapkan sejak awal guna memastikan proses penerimaan peserta didik baru berjalan lancar, transparan, dan akuntabel. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalbar, Syarif Faisal, mengatakan persiapan diawali dengan sosialisasi petunjuk teknis […]

  • Satgas Pamtas Gagalkan Penyelundupan 16,4 Kg Sabu dari Malaysia ke Kalbar

    Satgas Pamtas Gagalkan Penyelundupan 16,4 Kg Sabu dari Malaysia ke Kalbar

    • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Yokalbar PONTIANAK – Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI-Malaysia Yonarmed 19/Bogani menggagalkan dua upaya penyelundupan narkotika dari Malaysia ke wilayah Kalimantan Barat. Dari dua pengungkapan tersebut, aparat mengamankan sabu dengan total berat 16,402 kilogram. Komandan Korem (Danrem) 121/Alambhana Wanawai (Abw) Brigjen TNI Purnomosidi mengatakan pengungkapan pertama terjadi di wilayah Kabupaten Bengkayang. “Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/Bogani […]

  • Tak Terbukti Membakar Lahan di Kawasan Ambalat Pontianak, Warga yang Sempat Diamankan Kini Dipulangkan Polisi

    Tak Terbukti Membakar Lahan di Kawasan Ambalat Pontianak, Warga yang Sempat Diamankan Kini Dipulangkan Polisi

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      Yokalbar PONTIANAK – Dugaan kebakaran lahan yang terjadi di kawasan Jalan Budi Karya, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, pada Jumat sore (30/1/2026), sempat menghebohkan warga dan mengganggu aktivitas pengguna jalan akibat asap tebal yang ditimbulkan. Kapolresta Pontianak, Kombes Pol Endang Tri Purwanto, membenarkan adanya peristiwa kebakaran lahan tersebut. Saat kejadian, petugas mendapati seorang warga berada […]

  • John Herdman Tak Memiliki Karier Bermain Seperti Patrick Kluivert, Namun Lebih Unggul dalam Kepelatihan photo_camera 1

    John Herdman Tak Memiliki Karier Bermain Seperti Patrick Kluivert, Namun Lebih Unggul dalam Kepelatihan

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle turnado
    • 0Komentar

    YOKALBAR – Pelatih anyar Timnas Indonesia, John Herdman, mendapat sorotan dari media ternama Inggris. Media tersebut menilai Herdman memiliki kapasitas kepelatihan yang jauh lebih mumpuni dibanding pendahulunya, Patrick Kluivert, meski tidak memiliki latar belakang karier bermain sekelas legenda Belanda itu. Profil Herdman memang kerap menarik perhatian media internasional ke mana pun ia melangkah. Pelatih asal […]

  • HIPZI Kalbar dan Satgas BGN Polda Kalbar Lakukan Evaluasi Pengelolaan dan Pengawasan Program MBG

    HIPZI Kalbar dan Satgas BGN Polda Kalbar Lakukan Evaluasi Pengelolaan dan Pengawasan Program MBG

    • calendar_month Rabu, 14 Okt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Kubu Raya –Ketua DPP HIPZI Kalimantan Barat, Hidayat, bersama Satgas BGN Polda Kalbar menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema “Evaluasi Pengelolaan dan Penguatan Pengawasan Program Makan Bergizi Gratis (MBG)” di Aula Kantor Bupati Kubu Raya, Kalimantan Barat, Selasa (13/10/2026). Kegiatan ini menjadi wadah evaluasi pengelolaan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), sekaligus memperkuat sistem pengawasan […]

  • Bikin Bangga, Tim Kirana Khatulistiwa Raih Juara 3 Lomba Senam Kreasi Tingkat Nasional

    Bikin Bangga, Tim Kirana Khatulistiwa Raih Juara 3 Lomba Senam Kreasi Tingkat Nasional

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    PONTIANAK – Tim Kirana Khatulistiwa yang mewakili Pengprov Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) Kalimantan Barat berhasil meraih Juara 3 dalam Lomba Senam Kreasi Tingkat Nasional. Prestasi tersebut menjadi pencapaian bagi Perwosi Kalbar dalam ajang yang mempertemukan peserta dari berbagai provinsi di Indonesia. Keberhasilan Tim Kirana Khatulistiwa juga mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat […]

expand_less