Pencegahan Dini Jadi Fokus Pengendalian Karhutla di Kalbar
- account_circle Admin
- calendar_month Kamis, 25 Des 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
YOKALBAR – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menegaskan bahwa pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat saat ini lebih mengutamakan upaya pencegahan dini serta penguatan kelembagaan hingga ke tingkat desa.
Menurutnya, berbagai langkah strategis telah dilakukan sejak awal 2025, salah satunya dengan menetapkan status siaga darurat bencana asap terhitung sejak 17 April hingga 31 Oktober 2025.
“Pemerintah Provinsi Kalbar bersama seluruh pihak terkait terus berupaya maksimal. Strategi utama kami adalah mengedepankan pencegahan dan memperkuat kelembagaan pengendalian karhutla,” ujar Ria Norsan.
Ia menjelaskan, penguatan kelembagaan tersebut dilakukan melalui patroli gabungan lintas sektor, kegiatan penyuluhan kepada masyarakat, serta pemanfaatan teknologi untuk memantau titik api secara dini.
Ria Norsan menekankan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, TNI-Polri, dunia usaha, serta masyarakat menjadi kunci utama dalam menekan risiko terjadinya karhutla dan dampak kabut asap di Kalimantan Barat.
Dengan langkah pencegahan yang terintegrasi sejak awal, Pemerintah Provinsi Kalbar berharap kejadian karhutla dapat diminimalkan sehingga tidak mengganggu kesehatan masyarakat maupun aktivitas sosial dan ekonomi.
- Penulis: Admin
