Wagub Kalbar Krisantus Tekankan Prestasi Lahir dari Pembinaan yang Berkualitas
- account_circle Admin
- calendar_month 15 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Wagub Kalbar Tekankan Prestasi Lahir dari Pembinaan yang Berkualitas
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
YOKALBAR PONTIANAK – Semangat untuk melahirkan karateka yang berkualitas dan berprestasi menjadi pesan utama yang disampaikan Wakil Gubernur Kalimantan Barat (Wagub Kalbar), Krisantus Kurniawan, saat menghadiri kegiatan Gashuku dan Ujian Kenaikan Tingkat (Kyu) Karateka INKANAS Kalbar di Rumah Radakng Pontianak, Minggu (26/7/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Krisantus yang juga menjabat sebagai Ketua Umum INKANAS Kalimantan Barat menyampaikan bahwa kenaikan tingkat bukan sekadar pergantian warna sabuk, tetapi harus mencerminkan peningkatan kemampuan, kedisiplinan, dan kualitas setiap karateka.
“Saya ingin kalian berkualitas, saya ingin kalian punya prestasi, saya ingin setiap karateka menggunakan sabuk sesuai dengan kualitas warna sabuknya. Jangan hanya naik tingkat, tetapi kemampuan juga harus benar-benar meningkat,” ucapnya.
Ia berharap INKANAS Kalimantan Barat mampu menjadi perguruan karate terbaik di daerah dan mampu mengharumkan nama Kalimantan Barat di berbagai ajang pertandingan.
“Saya ingin kalau ada pertandingan, kalian menjadi juara, baik di nomor kumite maupun kata. Saya ingin di Kalbar ini INKANAS menjadi perguruan yang tidak terkalahkan. Saya juga ingin INKANAS menjadi wakil terbaik Kalbar dan menjadi perguruan yang paling aktif di provinsi ini,” harapnya.
Target tersebut bukan hal yang mustahil, sejak dirinya dipercaya menjadi Ketua Umum INKANAS Kalbar, berbagai kegiatan pembinaan terus digelar secara rutin sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas atlet.
“Hari ini saya pantau, sejak saya dipilih menjadi Ketua Umum sampai sekarang, INKANAS merupakan salah satu perguruan yang paling banyak melaksanakan kegiatan di Kalbar. Itu harus kita pertahankan, tetapi yang lebih penting lagi adalah kualitas karatekanya juga harus meningkat,” katanya.
Wagub juga memberikan perhatian khusus kepada para karateka yang mengikuti ujian kenaikan tingkat menuju sabuk cokelat dan sabuk hitam. Pemegang sabuk tersebut harus benar-benar menunjukkan kemampuan yang jauh lebih matang dibandingkan tingkatan sebelumnya.
“Saya katakan secara khusus kepada pemegang sabuk cokelat. Kualitasnya harus beda tipis dengan sabuk hitam. Harus benar-benar siap. Jangan sampai sudah memakai sabuk cokelat, tetapi kemampuan teknik, fisik, dan mentalnya belum sesuai,” ujarnya.
Ia mengaku cukup serius dalam menilai peserta ujian karena ingin memastikan setiap karateka yang naik tingkat memang layak menyandang sabuk yang diperoleh.
“Saya tidak ingin ada kenaikan tingkat yang hanya formalitas, sabuk itu harus mencerminkan kemampuan,” terangnya.
Lebih lanjut, Wagub meminta seluruh karateka untuk terus berlatih dengan sungguh-sungguh, memperbaiki teknik, meningkatkan kondisi fisik, serta menjaga semangat berlatih agar mampu berkembang menjadi atlet yang berprestasi.
“Kita belum terlambat. Terus perbaiki gerakan, tingkatkan fisik, sesuaikan kemampuan dengan tingkatan sabuk yang dimiliki. Jangan cepat puas, terus belajar dan terus berlatih,” pesannya.
- Penulis: Admin

Saat ini belum ada komentar