BREAKING NEWS
light_mode
Tag Terpopuler
Beranda » Kalbar » BPBD Kalbar Terapkan Enam Pilar Penanganan Darurat Bencana, Daniel: Keselamatan Masyarakat Jadi Prioritas

BPBD Kalbar Terapkan Enam Pilar Penanganan Darurat Bencana, Daniel: Keselamatan Masyarakat Jadi Prioritas

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PONTIANAK – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Barat terus memperkuat sistem penanganan darurat bencana melalui penerapan enam pilar utama yang menjadi pedoman dalam setiap operasi penanggulangan bencana di lapangan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan penanganan bencana berlangsung cepat, tepat, terkoordinasi, akuntabel, dan tetap mengedepankan aspek kemanusiaan.

Ketua Satuan Tugas Informasi Bencana BPBD Provinsi Kalimantan Barat, Daniel, mengatakan enam pilar tersebut menjadi acuan seluruh personel BPBD bersama instansi terkait dalam menangani berbagai jenis bencana, mulai dari banjir, kebakaran hutan dan lahan (karhutla), tanah longsor, hingga bencana lainnya.

“Setiap penanganan bencana harus dilakukan secara terstruktur melalui enam pilar utama. Tujuannya agar setiap tahapan berjalan efektif, mulai dari respons awal hingga pemulihan pascabencana, sehingga keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas utama,” ujar Daniel.

Daniel menjelaskan, pilar pertama adalah kaji cepat, yaitu pengumpulan data dan informasi secara cepat di lokasi bencana untuk mengetahui dampak, jumlah korban, tingkat kerusakan, serta kebutuhan mendesak sebagai dasar pengambilan keputusan.

Pilar kedua adalah pencarian dan pertolongan, yang meliputi proses evakuasi korban secara cepat, aman, dan terkoordinasi bersama berbagai unsur, seperti Basarnas, TNI, Polri, relawan, dan instansi terkait.

Selanjutnya, pilar ketiga yakni pemenuhan kebutuhan dasar, berupa penyediaan bantuan logistik, air bersih, layanan kesehatan, hingga sanitasi bagi masyarakat terdampak. Seluruh bantuan didistribusikan secara efektif dan akuntabel agar dapat diterima secara merata.

“Pemerintah harus memastikan seluruh kebutuhan dasar masyarakat terdampak dapat terpenuhi dengan cepat. Penyaluran logistik menjadi bagian penting dalam fase tanggap darurat,” jelas Daniel.

Pilar keempat adalah penempatan pengungsi, dengan memastikan lokasi pengungsian aman, layak, sehat, dan memiliki sistem pelayanan yang tertata. BPBD juga melakukan pengelolaan data pengungsi serta menjamin kebutuhan dasar selama berada di lokasi pengungsian.

Sementara itu, pilar kelima berfokus pada perlindungan kelompok rentan, seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, penyandang disabilitas, serta kelompok masyarakat lain yang membutuhkan perhatian khusus selama masa tanggap darurat.

“Kelompok rentan harus mendapatkan perlindungan dan pelayanan yang lebih optimal. Mereka menjadi prioritas dalam setiap operasi penanggulangan bencana,” katanya.

Adapun pilar keenam adalah perbaikan sarana dan prasarana vital, meliputi pemulihan akses jalan, jembatan, jaringan listrik, air bersih, komunikasi, serta fasilitas umum lainnya agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.

Menurut Daniel, keberhasilan penanganan darurat tidak hanya bergantung pada BPBD, tetapi membutuhkan sinergi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, TNI, Polri, instansi teknis, relawan, dunia usaha, hingga masyarakat.

“Kolaborasi menjadi kunci utama. Dengan koordinasi yang baik, seluruh tahapan penanganan darurat dapat berjalan lebih cepat, tepat sasaran, dan mampu meminimalkan dampak bencana bagi masyarakat,” pungkasnya.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lewat Dialog Kesbangpol, Pemprov Komitmen Wujudkan Demokrasi yang Berkualitas di Kalbar

    Lewat Dialog Kesbangpol, Pemprov Komitmen Wujudkan Demokrasi yang Berkualitas di Kalbar

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Kalimantan Barat menggelar Dialog Demokrasi bertema “Peran Partai Politik, Organisasi Kemasyarakatan, dan Masyarakat Sipil dalam Mewujudkan Demokrasi yang Berkualitas” di Hotel Mercure Pontianak, Selasa (30/6/2026). Kegiatan yang mempertemukan unsur pemerintah, partai politik, penyelenggara pemilu, akademisi, organisasi masyarakat, hingga tokoh masyarakat […]

  • Sekda Mempawah Serahkan SK Perpanjangan Kontrak 14 Guru PPPK

    Sekda Mempawah Serahkan SK Perpanjangan Kontrak 14 Guru PPPK

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      YOKALBAR MEMPAWAH – Sekretaris Daerah Kabupaten Mempawah, Ismail, menyerahkan Surat Keputusan (SK) Bupati Mempawah tentang Perpanjangan Kontrak Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) angkatan pertama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mempawah, Jumat (2/1/2026). Penyerahan SK tersebut berlangsung di ruang kerja Sekretaris Daerah Kabupaten Mempawah. SK perpanjangan kontrak diberikan kepada 14 orang guru Sekolah Dasar yang […]

  • Ledakan LPG 3 Kg Hancurkan RM Dapok Ngah Sho Pontianak, 7 Orang Terluka

    Ledakan LPG 3 Kg Hancurkan RM Dapok Ngah Sho Pontianak, 7 Orang Terluka

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      YOKALBAR PONTIANAK – Ledakan tabung gas LPG 3 kilogram mengguncang Rumah Makan Dapok Ngah Sho di Jalan Ampera, tepat di sebelah Pasar Sore Ampera, Kecamatan Pontianak Kota, Sabtu malam (4/4/2026) sekitar pukul 22.00 WIB. Akibat insiden tersebut, sebanyak tujuh orang mengalami luka bakar dan harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif. Kapolsek […]

  • Hadapi Dampak Asap, Pemprov Kalbar Pangkas Durasi Pembelajaran Jadi 35 Menit

    Hadapi Dampak Asap, Pemprov Kalbar Pangkas Durasi Pembelajaran Jadi 35 Menit

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Yokalbar PONTIANAK – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Barat (Kalbar) mengambil langkah penyesuaian terhadap pelaksanaan pembelajaran di tengah kondisi udara yang terdampak asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Gubernur Kalbar Ria Norsan melalui Surat Nomor 400.3/536/DIKBUD-C tertanggal 25 September 2026 mengatur pelaksanaan pembelajaran tatap muka/luring secara terbatas bagi SMA, SMK dan SLB negeri maupun swasta. Salah […]

  • OMC Terus Digencarkan, Potensi Hujan Meluas di Kalbar Diprediksi hingga 22 September

    OMC Terus Digencarkan, Potensi Hujan Meluas di Kalbar Diprediksi hingga 22 September

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Yokalbar PONTIANAK – Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat terus diperkuat melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Langkah tersebut dilakukan seiring prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menunjukkan potensi hujan masih terdapat di hampir seluruh kabupaten/kota di Kalbar hingga 22 September 2026. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah […]

  • Gubernur Kalbar Ria Norsan Perkuat Olahraga Inklusif melalui Kepengurusan SOIna 2025-2029

    Gubernur Kalbar Ria Norsan Perkuat Olahraga Inklusif melalui Kepengurusan SOIna 2025-2029

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menegaskan komitmennya dalam memperluas pembangunan olahraga yang inklusif dengan mendukung penuh pengukuhan Pengurus Provinsi Special Olympics Indonesia (SOIna) Kalimantan Barat masa bakti 2025–2029 di bawah kepemimpinan Stephani Yane, yang digelar di Pendopo Gubernur, Selasa pagi (20/1/2026). Pelantikan dilakukan langsung oleh Wakil Ketua I Pengurus Pusat SOIna, Novia, berdasarkan […]

expand_less