BREAKING NEWS
light_mode
Tag Terpopuler
Beranda » Lain-lain » Momentum Nataru 2025, BPBD Kalbar Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Bencana

Momentum Nataru 2025, BPBD Kalbar Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Bencana

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

YOKALBAR – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)  Provinsi Kalbar telah melakukan sejumlah langkah antisipasi dalam rangka Perayaan Natal dan Menjelang Tahun Baru 2026.

Kepala BPBD Provinsi Kalimantan Barat, melalui Ketua Satgas Informasi Bencana BPBD Kalbar, Daniel mengatakan bahwa beberapa hal telah dilakukan, mulai dari menyiapkan personil untuk siap siaga dalam menghadapi potensi bencana.

“Kami juga menyiapkan Sarana Prasarana Penanggulangan dan logistik bantuan yang dapat digeser ke wilayah bencana sewaktu-waktu, sehingga dapat memberikan respons cepat dan efektif dalam menghadapi bencana,”ujar Daniel .

Adapun beberapa hal yang menjadi arahan Mendagri kepada Pemerintah Daerah, diantaranya melakukan koordinasi dengan instansi terkait, TNI, dan Polri untuk mengantisipasi peningkatan permintaan di berbagai bidang, seperti Pangan, Hotel, Restoran, Tempat wisata, Transportasi.

Selain itu, terkait Potensi terjadinya Bencana Alam Hidrometeorologi (Curah Hujan Ekstrem, Angin Kencang, Puting Beliung, Banjir, Tanah Longsor, serta Gelombang Pasang).

“Dalam Rakor Pak Mendagri juga Mendorong seluruh pihak untuk bersinergi melakukan upaya-upaya antisipasi dalam menghadapi potensi bencana alam hidrometeorologi dan meningkatkan keamanan serta kenyamanan masyarakat selama perayaan Nataru 2025,”ujar Daniel.

Daniel mengatakan bahwa upaya mitigasi bencana banjir di Kalimantan Barat terus diperkuat melalui pengembangan kelembagaan berbasis masyarakat.

Dari 559 desa yang masuk kategori rawan banjir, BPBD Provinsi Kalimantan Barat telah membentuk lebih dari 100 Desa Tangguh Bencana (Destana) serta lebih dari 100 Kelompok Masyarakat Peduli Bencana (KMPB).

Adapun pembentukan dua kelembagaan masyarakat ini menjadi langkah strategis dalam menciptakan masyarakat yang mandiri dan tangguh menghadapi bencana.

“Banjir di Kalbar cenderung terjadi di lokasi yang sama dan melibatkan warga yang tinggal di bantaran sungai. Karena itu, paradigma penanggulangan bencana sekarang adalah membangun masyarakat yang tangguh,” jelas Daniel.

Melalui program Destana dan KMPB, masyarakat dibekali pengetahuan tentang ancaman di wilayahnya, prosedur evakuasi, serta cara bertindak cepat saat banjir tiba.

“Ketika masyarakat sudah mengenali ancaman di sekitar mereka, mereka tidak panik dan tahu apa yang harus dilakukan. Itu yang terus kami tanamkan,” ujarnya.

Daniel menambahkan bahwa kondisi geografis membuat bantuan peralatan dan logistik tidak selalu bisa tiba cepat. Karena itu, warga di desa rawan banjir didorong untuk mampu melakukan evakuasi mandiri, termasuk menyiapkan dokumen keluarga, memahami titik kumpul evakuasi, dan memastikan keselamatan rumah saat debit air meningkat.

Ia juga menekankan pentingnya koordinasi di tingkat lokal. Jika petugas belum tiba, maka penanganan awal berada di tangan RT, RW, dan kepala desa, termasuk berkoordinasi dengan PLN terkait keamanan aliran listrik saat banjir.

Pembentukan lebih dari 200 Destana dan KMPB ini diharapkan mampu memperkuat kesiapsiagaan masyarakat sehingga dampak banjir dapat diminimalkan.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wakil Gubernur Kalbar Sebut Gawai Dayak Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Berbasis Budaya dan Investasi Inklusif Kalbar

    Wakil Gubernur Kalbar Sebut Gawai Dayak Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Berbasis Budaya dan Investasi Inklusif Kalbar

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR PONTIANAK – Gawai Dayak XV Kabupaten Sekadau menjadi momentum untuk memperkuat peran budaya sebagai penggerak pembangunan daerah yang inklusif, dengan menempatkan pelestarian adat, pengembangan ekonomi kreatif, dan investasi yang berpihak kepada masyarakat sebagai satu kesatuan agenda pembangunan. Komitmen tersebut ditegaskan Wakil Gubernur Kalimantan Barat (Wagub Kalbar), Krisantus Kurniawan, saat membuka Gawai Dayak XV Kabupaten […]

  • Perkuat Penanganan Karhutla, Kalbar Siapkan Anggaran Rp60 Miliar

    Perkuat Penanganan Karhutla, Kalbar Siapkan Anggaran Rp60 Miliar

    • calendar_month Minggu, 13 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR PONTIANAK — Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menyiapkan anggaran sekitar Rp60 miliar untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta dampak asap yang masih terjadi di sejumlah wilayah. Dukungan anggaran tersebut terdiri dari alokasi daerah sebesar Rp20 miliar yang kemudian diperkuat bantuan pemerintah pusat sebesar Rp40 miliar, sehingga total dana penanganan karhutla mencapai Rp60 […]

  • Lonjakan Titik Panas Awal 2026, BPBD Kalbar Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla

    Lonjakan Titik Panas Awal 2026, BPBD Kalbar Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR – Lonjakan jumlah titik panas (hotspot) di Kalimantan Barat pada awal 2026 menjadi alarm dini potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Berdasarkan data Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), tercatat sebanyak 1.575 hotspot tersebar di 14 kabupaten/kota sepanjang periode 1–30 Januari 2026. Koordinator Harian Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Penanggulangan Bencana BPBD Kalimantan Barat, Daniel, […]

  • Hadiri Musrenbang, Gubernur Norsan Fokus Tuntaskan Ruas Jalan Strategis di Ketapang

    Hadiri Musrenbang, Gubernur Norsan Fokus Tuntaskan Ruas Jalan Strategis di Ketapang

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      Yokalbar Ketapang – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kalbar dalam mempercepat pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Ketapang. Hal ini disampaikannya saat menghadiri Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kabupaten Ketapang, Kamis (9/4/2026). Sejumlah ruas jalan yang menjadi kewenangan provinsi diprioritaskan untuk ditangani, di antaranya Pesaguan–Kendawangan, Air Upas–Manis Mata, serta Tumbang Titi–Tanjung. […]

  • Sabinee Hadir di Pontianak, Toko Fashion Wanita Sasar Remaja dan Ibu Muda

    Sabinee Hadir di Pontianak, Toko Fashion Wanita Sasar Remaja dan Ibu Muda

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR PONTIANAK – Brand fashion wanita Sabinee resmi membuka gerai barunya di Kota Pontianak pada Sabtu (7/2/2026) di Jalan Padat Karya, Pontianak. “Kenapa hari ini? Karena tanggal tujuh menurut saya unik, terus bertepatan weekend. Kita juga pengen sebelum momen puasa orang-orang sudah lebih familiar,” kata Dara selaku owner Sabinee. Sabinee menyasar pasar remaja hingga ibu-ibu […]

  • Next-Gen Consoles and Accessories for the Ultimate Experience

    Next-Gen Consoles and Accessories for the Ultimate Experience

    • calendar_month Minggu, 7 Jan 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Exploring the Tech-Savvy WondersThe delineation between digital and physical continues to blur, weaving a fabric of reality that resonates with the beats of progress. Within this exciting nexus, entrepreneurs and tech aficionados find a fertile ground to cultivate, explore, and thrive. As we navigate through the myriad of gadget-driven narratives, there are key trends and […]

expand_less