DWP Kalbar Canangkan Program Sejuta Vaksin HPV, Perkuat Edukasi Kesehatan Perempuan
- account_circle Admin
- calendar_month Senin, 13 Jul 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PONTIANAK – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Kalimantan Barat menggelar Seminar bertajuk “Perempuan Sehat, Berdaya dan Berwawasan Kebangsaan” yang dirangkaikan dengan pencanangan Program Sejuta Vaksin HPV untuk Kalimantan Barat di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Senin (13/7/2026).
Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi berbagai pihak dalam meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya perempuan, akan pentingnya menjaga kesehatan dan mencegah kanker serviks melalui vaksinasi Human Papillomavirus (HPV).
Seminar dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Harisson, sekaligus sebagai keynote speaker. Sementara Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Kalimantan Barat, Windy Prihastari Harisson, menjadi salah satu narasumber yang memaparkan materi mengenai Peran Strategis Perempuan dalam Membangun Keluarga Sehat.
Selain itu, Ketua Perhimpunan Onkologi Indonesia (POI) Cabang Pontianak, dr. Manuel Hutapea, Sp.OG, Subsp.Onk, menyampaikan materi mengenai pencegahan kanker serviks melalui vaksin HPV. Seminar juga menghadirkan Ketua Ikatan Istri Dokter Indonesia (IIDI) Wilayah Kalimantan Barat, dr. Danayu Sanni, Sp.JP(K), yang membahas pentingnya menjaga kesehatan perempuan sejak usia dini. Kegiatan dipandu oleh Ketua Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK) IDI Kalimantan Barat, dr. Rifka, MM, MHKes, sebagai moderator.
Dalam pemaparannya, Ketua DWP Provinsi Kalbar, Windy Prihastari, menegaskan bahwa perempuan merupakan pilar utama dalam membangun keluarga yang sehat. Karena itu, kesehatan perempuan tidak hanya menjadi urusan pribadi, tetapi juga merupakan investasi bagi kesehatan keluarga, kualitas generasi penerus, pembangunan masyarakat, hingga masa depan Kalimantan Barat.
“DWP Kalbar hadir sebagai mitra strategis dalam meningkatkan kesadaran dan kepedulian perempuan terhadap kesehatan,” ujar Windy.
Menurutnya, salah satu ancaman kesehatan yang masih dihadapi perempuan adalah kanker serviks. Oleh sebab itu, DWP Kalbar mengajak seluruh perempuan untuk meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya pencegahan melalui vaksinasi HPV.
Ia menegaskan bahwa pencegahan jauh lebih baik dibandingkan pengobatan. Vaksin HPV merupakan langkah perlindungan yang efektif untuk menurunkan risiko kanker serviks, sekaligus menjadi bagian dari upaya menciptakan perempuan yang sehat dan keluarga yang berkualitas.
Windy juga menekankan bahwa perempuan memiliki peran strategis sebagai penggerak budaya hidup sehat di lingkungan keluarga. Melalui edukasi yang tepat, perempuan dapat menjadi agen perubahan dalam membangun keluarga yang lebih peduli terhadap kesehatan.
Sebagai organisasi yang menghimpun istri Aparatur Sipil Negara (ASN), DWP Kalbar berkomitmen menjadi motor edukasi kesehatan perempuan melalui berbagai program penyuluhan dan sosialisasi. Komitmen tersebut diwujudkan dengan meningkatkan literasi kesehatan perempuan, mengedukasi keluarga tentang pentingnya pencegahan penyakit, mendukung program pemerintah di bidang kesehatan, serta menggerakkan perempuan ASN dan masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat.
Melalui seminar sekaligus pencanangan Program Sejuta Vaksin HPV ini, DWP Provinsi Kalimantan Barat berharap semakin banyak perempuan yang memahami pentingnya menjaga kesehatan sejak dini, melakukan deteksi dini, serta mengikuti vaksinasi HPV sebagai langkah preventif untuk menekan angka kejadian kanker serviks di Kalimantan Barat.
“Kami percaya setiap perempuan berharga dan setiap kehidupan harus dilindungi. Dengan semangat kebersamaan, Dharma Wanita Persatuan Kalimantan Barat berkomitmen mendukung perempuan sehat melalui edukasi dan pencegahan kanker serviks,” tutup Windy Prihastari.
Seminar ini menjadi bagian dari dukungan DWP Kalbar terhadap program pemerintah dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sekaligus mewujudkan perempuan yang sehat, berdaya, dan berwawasan kebangsaan sebagai fondasi terciptanya keluarga yang tangguh dan berkualitas.
- Penulis: Admin

Saat ini belum ada komentar