Tahapan SPMB Kalbar Dimulai, Dikbud Siapkan Posko Aduan untuk Orang Tua dan Calon Siswa
- account_circle Admin
- calendar_month Senin, 15 Jun 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Plt Kadisdikbud Kalbar meninjau Posko SPMB di Kantor Dikbud Kalbar
YOKALBAR,-Antusiasme terhadap pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 terlihat tinggi di Kalimantan Barat. Baru beberapa jam sejak pembukaan pembuatan akun calon siswa pada Senin (15/6/2026), sebanyak 13.700 akun telah berhasil terverifikasi dalam sistem.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Barat, Syarif Faisal Indahmawan Alkadri, mengatakan capaian tersebut menunjukkan kesiapan sistem yang telah disiapkan pemerintah daerah sekaligus tingginya partisipasi masyarakat.
“Hari ini hari pertama pembuatan akun SPMB. Alhamdulillah, sampai pukul 11.45 WIB sudah ada 13.700 pendaftar akun SMA Negeri di Kalbar yang terverifikasi dalam sistem. Ini menjadi sesuatu yang baik karena menunjukkan antusias masyarakat sekaligus kesiapan sistem kita,” ujarnya saat meninjau Posko SPMB di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalbar.
Menurut Faisal, jumlah tersebut baru sekitar 40 persen dari kapasitas server yang telah dipersiapkan, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap kemampuan sistem dalam melayani proses pendaftaran.

Informasi Posko SPMB di Dikbud Kalbar
“Pada prinsipnya, orang tua atau calon siswa dapat melaporkan kendala terlebih dahulu ke sekolah. Namun jika sekolah tidak dapat menangani atau membutuhkan otorisasi tertentu, akan diarahkan ke posko di Dikbud Kalbar,” jelasnya.
Dikbud Kalbar menyiapkan lima petugas yang berjaga setiap hari kerja untuk membantu masyarakat menyelesaikan berbagai persoalan selama tahapan penerimaan berlangsung.
“Sejak pagi sudah ada yang datang. Ada yang mengalami kendala NISN tidak terdaftar, ada yang ingin mengubah email, bahkan ada yang meminta tutorial penggunaan sistem. Sebenarnya mereka bisa datang ke sekolah, tetapi banyak yang langsung ke sini karena merasa lebih nyaman,” katanya.
Posko layanan tersebut akan dibuka hingga seluruh tahapan SPMB selesai dilaksanakan.
Faisal juga mengimbau masyarakat agar mengikuti setiap tahapan pendaftaran sesuai jadwal yang telah ditetapkan serta rutin memantau informasi resmi melalui media sosial Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalbar.
“Saya menyampaikan kepada masyarakat yang akan mendaftarkan anaknya pada SPMB jenjang SMA dan SMK agar mengikuti seluruh tahapan yang telah disiapkan dan sering memantau informasi melalui akun media sosial @dikbudkalbar. Kami akan terus mempublikasikan informasi terkini agar seluruh proses tersosialisasi dengan baik,” ujarnya.
Ia menegaskan pelaksanaan SPMB tahun ini berada dalam pengawasan ketat berbagai pihak guna memastikan proses berjalan transparan dan akuntabel.
“Pengawasan dilakukan baik oleh pihak internal maupun eksternal, seperti Inspektorat, media, Ombudsman, Kejaksaan hingga Kepolisian,” tegasnya.
Adapun tahapan resmi SPMB 2026 diawali dengan pembuatan akun calon siswa pada 15–20 Juni 2026. Pendaftaran jalur afirmasi dan mutasi berlangsung pada 22–23 Juni, masa sanggah 24 Juni, pengumuman 25 Juni, serta daftar ulang pada 26–29 Juni 2026.
Selanjutnya, jalur domisili dibuka pada 30 Juni hingga 2 Juli, masa sanggah pada 3–6 Juli, pengumuman hasil seleksi pada 7 Juli, dan daftar ulang pada 8–9 Juli 2026.
Untuk jalur prestasi, pendaftaran dilaksanakan pada 10–12 Juli, masa sanggah 13–14 Juli, pengumuman 15 Juli, serta daftar ulang pada 16–17 Juli 2026.
Sementara itu, pendaftaran SMK reguler berlangsung mulai 22 Juni hingga 12 Juli 2026, dengan masa sanggah pada 13–14 Juli, pengumuman hasil seleksi pada 15 Juli, dan daftar ulang pada 16–17 Juli 2026.
Faisal berharap seluruh tahapan yang telah disusun secara berjenjang tersebut dapat menjamin proses seleksi berlangsung tertib, objektif, transparan, serta memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh calon peserta didik di Kalimantan Barat.
“Dengan alur yang telah disusun ini, kami berharap pelaksanaan SPMB 2026 berjalan lancar serta mampu memberikan akses pendidikan yang merata bagi seluruh siswa di Kalimantan Barat,” pungkasnya.
- Penulis: Admin

Saat ini belum ada komentar